Saham-Saham Grup Barito Serentak Anjlok di Bursa
Orang terkaya Indonesia, Prajogo Pangestu, kembali menjadi sorotan publik setelah kekayaannya anjlok drastis di awal pekan ini.
Pada perdagangan sesi pertama Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10/2025), portofolio saham milik konglomerat Grup Barito tersebut kompak terjun bebas, menyebabkan penurunan nilai kekayaan hingga Rp126 triliun hanya dalam beberapa jam perdagangan.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Dari enam saham utama yang berada di bawah kendali Prajogo, tiga di antaranya bahkan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB), yakni:
Sementara dua saham lainnya, yaitu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT), juga nyaris menyentuh ARB akibat tekanan jual yang masif.
Satu-satunya saham yang masih cukup tangguh adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), yang hanya terkoreksi tipis kurang dari 1% pada hari yang sama.
Kerugian Raksasa Rp126 Triliun dalam Sehari
Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index, nilai kekayaan Prajogo Pangestu turun signifikan akibat anjloknya saham-saham unggulan grupnya di pasar modal.
Jika dikonversi ke nilai pasar, total kerugian yang ditanggung mencapai sekitar Rp126 triliun, menjadikannya salah satu penurunan kekayaan tercepat yang pernah tercatat di Indonesia dalam satu hari perdagangan.
Penyebab utama penurunan harga saham ini diduga berasal dari aksi ambil untung (profit taking) oleh investor setelah sebelumnya harga saham-saham grup Barito mengalami kenaikan tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉 Baca juga artikel tentang: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ingatkan SPBU Swasta Soal Aturan Pencampuran Etanol dalam BBM
Selain itu, munculnya sentimen negatif dari pasar energi global turut menekan harga saham-saham sektor energi dan petrokimia di Tanah Air.
Analis pasar modal dari Mandiri Sekuritas menyebutkan,
“Saham-saham grup Barito memang sempat overvalued setelah reli panjang. Koreksi ini adalah bentuk penyesuaian pasar, bukan indikasi fundamental perusahaan yang memburuk.”
Faktor Eksternal Tekan Kinerja Saham Energi
Tekanan terhadap saham milik Grup Barito Pacific juga tidak lepas dari penurunan harga energi dunia, terutama minyak mentah dan batu bara yang menjadi sektor pendukung utama perusahaan.
Investor global kini mulai berhati-hati terhadap sektor energi terbarukan, termasuk Barito Renewables (BREN), yang sempat menjadi saham favorit di BEI berkat ambisi pengembangan energi hijau.
Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah juga memengaruhi sentimen investor. Banyak perusahaan di bawah grup Prajogo memiliki utang dan kontrak internasional yang sensitif terhadap perubahan kurs mata uang.
“Dalam kondisi pasar global yang tidak pasti, sektor energi dan infrastruktur menjadi yang paling terdampak. Investor memilih menahan diri sambil menunggu arah kebijakan ekonomi berikutnya,” ungkap seorang analis dari Trimegah Sekuritas.
Saham TPIA Tahan Tekanan, Tanda Ketahanan Fundamental
Meski mayoritas saham grupnya rontok, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi satu-satunya saham Prajogo yang menunjukkan ketahanan harga.
Koreksi TPIA yang hanya kurang dari 1% dinilai sebagai sinyal bahwa fundamental perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia ini masih cukup kuat.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended :Â Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
TPIA saat ini tengah melakukan ekspansi besar melalui proyek kompleks petrokimia kedua (CAP2) yang akan memperbesar kapasitas produksi nasional.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pendapatan perusahaan, sekaligus menjadi penopang utama kinerja grup di tengah fluktuasi pasar saham.
Analis memandang, meski koreksi harga saham Grup Barito bersifat sementara, investor disarankan tetap berhati-hati terhadap saham-saham yang volatil, khususnya yang bergerak di sektor energi terbarukan dan tambang.
Prajogo Pangestu Tetap Masuk Daftar Orang Terkaya Indonesia
Meskipun mengalami kerugian besar, Prajogo Pangestu masih bertahan sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia, dengan total kekayaan yang kini ditaksir masih berada di kisaran US$35 miliar (sekitar Rp560 triliun).
Sebagai pendiri dan pengendali Barito Pacific Group, Prajogo dikenal sebagai sosok yang cermat dalam membangun bisnis jangka panjang di bidang energi, petrokimia, dan logistik.
Penurunan ini, menurut para analis, bersifat sementara dan bagian dari dinamika pasar modal yang wajar. Jika kinerja fundamental perusahaan tetap solid, harga saham grup Barito diprediksi akan pulih dalam jangka menengah.
Cak War merekomendasikan: Zohran Mamdani Unggul di Jajak Pendapat Wali Kota New York, Simbol Kebangkitan Sayap Kiri Demokrat
Penutup: Simak Berita Ekonomi dan Investasi di Cakwar.com
Kejatuhan harga saham Prajogo Pangestu menjadi pengingat penting bagi investor tentang volatilitas pasar saham.
Fluktuasi besar bisa terjadi kapan saja, bahkan bagi perusahaan besar sekalipun.
Untuk terus memahami dinamika ekonomi, investasi, dan bisnis terkini secara mendalam, kunjungi cakwar.com — sumber berita edukatif dan inspiratif bagi Anda yang ingin selalu selangkah lebih maju dalam dunia finansial.
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi ATR/BPN, Keterlambatan Layanan Capai 73,49 Persen September 19, 2026 R.Y. Fajri Urusan tanah selalu menyentuh bagian paling mendasar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ketika seseorang...
Read MoreLayar AMOLED Diganti IPS? Cek Dulu Dampaknya pada Baterai, Warna, dan HP Kamu September 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan situasi yang kerap dialami banyak pemilik smartphone: HP Anda tidak sengaja...
Read MoreiMac Mati Mendadak Saat Digunakan? Ini yang Harus Dicek Sebelum Servis September 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan situasi ini Anda sedang dikejar deadline pekerjaan—entah itu mengedit video, menyelesaikan desain grafis, atau...
Read MoreHP Android Pernah Kena Air? Ini Penyebab Korosi yang Bisa Bikin HP Rusak Bertahap September 18, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah perangkat kesayangan Anda tidak sengaja tercebur atau tersiram cairan? Momen...
Read MoreiMac Mati Mendadak Saat Digunakan? Ini yang Harus Dicek Sebelum Servis September 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan situasi ini Anda sedang dikejar deadline pekerjaan—entah itu mengedit video, menyelesaikan desain grafis, atau...
Read MoreMacBook Cepat Panas? Ini Penyebab dan Solusi yang Perlu Anda Ketahui September 18, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah Anda sedang asyik mengetik dokumen atau menonton video streaming, lalu tiba-tiba bodi aluminium...
Read MoreKenapa Baterai MacBook Cepat Habis? Ini Penyebab dan Solusi yang Bisa Dicoba September 17, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah Anda sedang asyik bekerja di coffee shop, dikejar deadline pekerjaan, tetapi indikator daya...
Read MoreiMac Lemot Parah? Ini 5 Upgrade Ampuh agar Mac Kembali Ngebut September 16, 2026 R.Y. Fajri Pernah gak sih kamu lagi buru-buru mau nyelesaiin pekerjaan, tapi iMac kesayangan malah cuma...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions