Prof. Dr. Dessy Harisanty Asal Lamongan Resmi Jadi Guru Besar Unair, Angkat Isu Literasi Digital di Era Disrupsi

  1. Putri Terbaik Lamongan Raih Gelar Guru Besar di Universitas Airlangga

Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia, khususnya bagi masyarakat Lamongan, Jawa Timur.

Salah satu putri terbaik daerah ini, Prof. Dr. Dessy Harisanty, S.Sos., M.A., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Pengukuhan tersebut digelar secara khidmat di Aula Garuda Mukti, Kampus C Unair Surabaya, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta keluarga besar Fakultas Vokasi.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Dengan pencapaian ini, Prof. Dessy Harisanty menjadi salah satu profesor muda asal Lamongan yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

Kehadirannya sebagai Guru Besar baru di lingkungan Unair juga diharapkan mampu memberikan warna baru bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

  1. Orasi Ilmiah: Literasi Digital Kunci Generasi Adaptif di Era Teknologi

Dalam momen pengukuhannya, Prof. Dessy menyampaikan orasi ilmiah berjudul:

“Transformasi Literasi Digital dalam Membangun Generasi Vokasi yang Adaptif di Era Disrupsi Teknologi

Melalui orasi tersebut, ia menegaskan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, melainkan juga keterampilan berpikir kritis, beretika, dan berkolaborasi dalam ekosistem digital.

Menurutnya, pendidikan vokasi memiliki peran vital dalam mencetak tenaga kerja terampil yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat.

Oleh karena itu, kampus vokasi perlu memperkuat kurikulum berbasis teknologi, inovasi, serta pengembangan karakter dan soft skills mahasiswa.

“Generasi vokasi harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton. Literasi digital adalah kunci untuk menghadapi era disrupsi yang penuh tantangan,” ujar Prof. Dessy dalam orasinya.

  1. Dorongan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pendidikan Vokasi

Prof. Dessy juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di KTT APEC 2025: Momen Penting bagi Hubungan Dagang AS-China

Menurutnya, tanpa kolaborasi lintas sektor, sulit bagi lembaga vokasi untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

Ia mendorong agar universitas membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan teknologi, lembaga riset, hingga komunitas kreatif untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

Model pembelajaran berbasis proyek dan magang industri perlu diperluas agar lulusan vokasi siap kerja, siap berinovasi, dan siap berwirausaha.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran dosen sebagai fasilitator digital yang mampu mengarahkan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara produktif dan etis.

Dengan pendekatan tersebut, dunia pendidikan vokasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan transformasi digital nasional.

  1. Inspirasi Bagi Generasi Muda Lamongan dan Indonesia

Pencapaian Prof. Dr. Dessy Harisanty tak hanya menjadi kebanggaan Universitas Airlangga, tetapi juga menginspirasi generasi muda Lamongan dan Indonesia untuk terus menuntut ilmu dan berkontribusi bagi negeri.

Sebagai akademisi perempuan, ia menunjukkan bahwa dedikasi, riset, dan inovasi mampu membuka jalan menuju prestasi tertinggi di dunia pendidikan tinggi.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen Unair dalam mengembangkan SDM unggul di bidang vokasi, terutama di tengah tantangan era digital yang menuntut kecepatan, kreativitas, dan kemampuan adaptasi.

Prof. Dessy diharapkan menjadi panutan akademisi muda yang fokus pada pengembangan ilmu terapan dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.

“Saya ingin menginspirasi mahasiswa vokasi agar tidak takut bermimpi besar. Dunia digital membuka peluang luas bagi siapa pun yang mau belajar dan berinovasi,” ujarnya penuh semangat.

Cak War merekomendasikan: Harga Emas Antam Turun Lagi, Anjlok Rp91.000 dalam Lima Hari — Rekor Terburuk 2025

  1. Penutup: Literasi Digital, Pondasi Masa Depan Vokasi Indonesia

Pengukuhan Prof. Dr. Dessy Harisanty sebagai Guru Besar Universitas Airlangga menandai babak baru bagi dunia vokasi Indonesia.

Pesan utamanya tentang transformasi literasi digital menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa bergantung pada kemampuan generasinya dalam menguasai teknologi dengan bijak.

Langkah Prof. Dessy menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi dan literasi digital adalah dua elemen penting dalam membangun masa depan Indonesia yang kompetitif dan berdaya saing global.

Untuk mendapatkan berita edukatif, inspiratif, dan analisis akademik terkini, kunjungi cakwar.com — portal berita yang menghadirkan informasi cerdas dan bermakna bagi pembaca Indonesia.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions