Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengusulkan kebijakan baru yang menarik perhatian publik. Dalam kunjungannya ke Cirebon, Jawa Barat, ia menyampaikan usulan untuk menghapus BI Checking bagi masyarakat yang hendak mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi.
Kebijakan ini diusulkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan perumahan.
Ara, sapaan akrab Maruarar, mengatakan bahwa usulan tersebut telah disampaikannya kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
“Saya sudah keliling Indonesia, banyak sekali masyarakat yang ingin punya rumah bersubsidi, namun terkendala BI checking,” ujar Ara saat berbicara di hadapan warga Cirebon.
Menurutnya, animo masyarakat untuk memiliki rumah bersubsidi sangat tinggi. Namun, sebagian besar terhambat oleh proses penilaian kelayakan kredit melalui BI Checking (atau Sistem Layanan Informasi Keuangan – SLIK) yang dinilai terlalu ketat bagi kalangan pekerja informal dan masyarakat berpenghasilan rendah.
BI Checking atau SLIK merupakan sistem yang digunakan oleh lembaga keuangan untuk menilai riwayat kredit calon debitur. Tujuannya adalah memastikan bahwa pemohon tidak memiliki tunggakan atau catatan kredit buruk.
Namun, dalam praktiknya, sistem ini kerap menjadi penghalang utama bagi masyarakat kecil yang ingin memiliki rumah melalui program subsidi pemerintah.
Banyak masyarakat yang ditolak pengajuan KPR-nya bukan karena tidak mampu membayar cicilan, tetapi karena terdapat catatan kredit masa lalu — seperti keterlambatan pembayaran kartu kredit, cicilan motor, atau pinjaman kecil lainnya.
Padahal, sebagian besar dari mereka sebenarnya telah memperbaiki kondisi keuangan dan siap membayar KPR dengan disiplin.
Maruarar menilai bahwa untuk program KPR bersubsidi, seharusnya pemerintah memberikan fleksibilitas khusus. Ia menyebut, jika tujuan utama pemerintah adalah menyediakan rumah layak bagi seluruh warga, maka syarat administratif seperti BI Checking tidak boleh menjadi penghalang utama.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉 Baca juga artikel tentang: Donald Trump Perintahkan Uji Coba Nuklir AS Dimulai Lagi, Dunia dalam Ketegangan Baru
Usulan penghapusan BI Checking ini disambut positif oleh masyarakat dan sejumlah pengembang perumahan, terutama mereka yang terlibat dalam program rumah bersubsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
Banyak pihak berharap kebijakan ini bisa segera dibahas dan direalisasikan agar target kepemilikan rumah rakyat dapat tercapai.
Seorang warga Cirebon, misalnya, mengaku telah tiga kali gagal mengajukan KPR bersubsidi karena masalah BI Checking.
“Padahal saya sudah kerja tetap dan punya penghasilan cukup. Tapi karena pernah telat bayar cicilan motor dua tahun lalu, pengajuan saya ditolak,” ujarnya.
Para pengembang perumahan juga mendukung langkah ini. Mereka menilai, jika aturan BI Checking untuk KPR bersubsidi dihapus atau dilonggarkan, penyerapan unit rumah rakyat akan meningkat signifikan.
Hal ini juga dapat membantu mempercepat realisasi program satu juta rumah yang menjadi target pemerintah setiap tahun.
Meski banyak pihak mendukung, sejumlah ekonom mengingatkan agar penghapusan BI Checking tidak dilakukan secara total tanpa pengawasan.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Mereka menyarankan agar pemerintah menciptakan mekanisme verifikasi alternatif, misalnya melalui penilaian kemampuan bayar berdasarkan data gaji, rekening bank, atau status pekerjaan terbaru.
Dengan demikian, kebijakan tersebut tetap bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam sektor pembiayaan perumahan.
Maruarar sendiri menegaskan bahwa niat utama usulannya bukan untuk meniadakan tanggung jawab finansial, melainkan untuk memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat yang pernah memiliki catatan kredit buruk, agar tetap bisa memiliki rumah yang layak.
Cak War merekomendasikan: Industri Sepatu Global Tertekan: Ribuan Pekerja Kena PHK Imbas Masalah Produksi PT Victory Chingluh Indonesia
Usulan penghapusan BI Checking untuk KPR bersubsidi yang disampaikan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait menjadi langkah penting dalam membuka akses perumahan yang lebih inklusif.
Jika kebijakan ini diterapkan dengan hati-hati dan adil, maka jutaan masyarakat berpenghasilan rendah dapat lebih mudah memiliki rumah impian tanpa harus terhalang oleh riwayat kredit masa lalu.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial di sektor perumahan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan hunian yang layak.
Untuk mengikuti berita terkini seputar kebijakan perumahan, ekonomi rakyat, dan isu nasional lainnya, kunjungi cakwar.com — sumber informasi terpercaya dan edukatif untuk pembaca cerdas Indonesia.
HP Huawei Cepat Panas? Ini Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Sedang asyik scrolling media sosial, berkirim pesan di aplikasi obrolan, atau sekadar mengambil beberapa foto...
Read MoreHP Realme Kena Air Tidak Bisa Dicas? Jangan Langsung Charge, Ini Solusinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar HP Realme Anda tidak sengaja kecemplung air, kena tumpahan kopi hangat, atau kehujanan...
Read MoreFace ID iPhone Tidak Mengenali Wajah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Buka HP di pagi hari sambil pasang muka bantal, eh iPhone malah nolak unlock...
Read MoreEks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi Asabri Tapi Masih Terima Gaji: Mengapa Begitu? July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa elus dada saat membaca berita hukum di tanah air?...
Read MoreFace ID iPhone Tidak Mengenali Wajah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Buka HP di pagi hari sambil pasang muka bantal, eh iPhone malah nolak unlock...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read MoreBisa Bikin Lemot dan Baterai Boros! Ini Dampak Buruk Jarang Me-Restart iPhone Anda July 23, 2026 Rahmat Yanuar Coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mematikan atau me-restart iPhone kesayangan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions