Kim Jong-un Sebut Israel Proyek Teror Bikinan AS, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Palestina

Pernyataan Kim Jong-un Kembali Guncang Panggung Politik Global

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali menarik perhatian dunia internasional setelah secara terbuka menyebut Israel sebagai proyek teror bikinan Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut menegaskan sikap lama Pyongyang yang menolak mengakui Israel sebagai negara yang sah sejak berdirinya pada tahun 1948.

Ucapan Kim Jong-un itu disampaikan dalam sebuah pernyataan resmi yang membahas dinamika konflik global dan ketegangan geopolitik. Dalam narasinya, Kim menilai Israel bukanlah entitas negara yang berdiri mandiri, melainkan alat kekuasaan Washington untuk mempertahankan dan memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Israel Disebut Instrumen Kekuasaan Amerika Serikat

Tuduhan sebagai Proyek Politik AS

Dalam pernyataannya, Kim Jong-un menggambarkan Israel sebagai instrumen geopolitik Amerika Serikat, bukan sebagai negara yang memiliki legitimasi penuh. Ia menuding Washington menggunakan Israel untuk memajukan kepentingan strategisnya, termasuk pengaruh militer dan politik di Timur Tengah.

Menurut Kim, kebijakan luar negeri AS selama ini kerap memicu ketidakstabilan global, dan keberadaan Israel disebutnya sebagai bagian dari skema tersebut. Pernyataan ini mencerminkan pandangan keras Korea Utara terhadap peran AS dalam konflik-konflik internasional.

Penolakan Tegas terhadap Pengakuan Israel

Kim Jong-un juga menegaskan bahwa Korea Utara tidak akan pernah mengakui rezim Israel dalam bentuk apa pun. Sikap tersebut bukanlah kebijakan baru, melainkan konsistensi politik luar negeri Pyongyang yang telah dipertahankan selama puluhan tahun.

Penolakan ini memperkuat posisi Korea Utara sebagai salah satu negara yang secara terbuka menentang legitimasi Israel di forum internasional.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 Diperbarui, Zona Megathrust Bertambah Jadi 14 Titik

Dukungan Korea Utara terhadap Perjuangan Palestina

Sikap Historis Sejak 1948

Korea Utara secara historis dikenal berpihak pada perjuangan Palestina dan menolak keberadaan Israel sejak negara tersebut berdiri pada tahun 1948. Sikap ini menjadi bagian dari ideologi anti-imperialisme yang dianut Pyongyang, khususnya terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Dalam berbagai pernyataan resmi, Korea Utara kerap menyuarakan dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan mengutuk kebijakan Israel yang dianggap menindas.

Kecaman terhadap Operasi Militer Israel

Selain menolak pengakuan, Pyongyang juga berulang kali mengutuk tindakan militer Israel, terutama yang berdampak pada warga sipil Palestina. Korea Utara menilai operasi militer tersebut sebagai bentuk agresi dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Tak hanya itu, Korea Utara juga menyatakan dukungan politik kepada kelompok-kelompok yang menentang Tel Aviv, meski tanpa menjalin hubungan diplomatik resmi secara terbuka.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Dampak Pernyataan Kim Jong-un di Kancah Internasional

Mempertegas Poros Anti-AS

Pernyataan Kim Jong-un ini semakin memperjelas posisi Korea Utara dalam poros negara-negara yang menentang dominasi Amerika Serikat. Sikap tersebut sejalan dengan hubungan Pyongyang dengan sejumlah negara yang juga kritis terhadap kebijakan luar negeri AS.

Meski tidak memiliki pengaruh langsung terhadap dinamika Timur Tengah, pernyataan ini tetap memiliki makna simbolis dalam konteks geopolitik global.

Rekomendasi Cakwar.com: Jeffrey Epstein dan “Pulau Pedofil”: Misteri Little St. James serta Dugaan Daftar Klien

Reaksi Dunia Internasional

Hingga kini, pernyataan tersebut lebih banyak dipandang sebagai sikap ideologis yang konsisten, bukan perubahan kebijakan baru. Namun, pernyataan keras Kim Jong-un tetap berpotensi memanaskan retorika politik di tengah situasi global yang sudah tegang.

Bagi Korea Utara, pernyataan ini juga menjadi sarana untuk menegaskan identitas politiknya sebagai negara yang menentang apa yang mereka sebut sebagai imperialisme global.

Konsistensi Sikap Pyongyang Jadi Sorotan

Sikap Korea Utara terhadap Israel menunjukkan konsistensi kebijakan luar negeri yang jarang berubah, meski dinamika internasional terus berkembang. Dukungan terhadap Palestina dan penolakan terhadap Israel menjadi bagian dari narasi politik Pyongyang selama lebih dari tujuh dekade.

Media sosial:

Hal ini sekaligus mencerminkan bagaimana konflik Timur Tengah masih memiliki resonansi global, bahkan hingga ke Semenanjung Korea.

Penutup

Pernyataan Kim Jong-un yang menyebut Israel sebagai proyek teror buatan Amerika Serikat kembali menegaskan sikap keras Korea Utara terhadap Israel dan AS. Dengan konsistensi dukungan terhadap Palestina sejak 1948, Pyongyang menunjukkan bahwa posisinya dalam konflik Timur Tengah tidak akan berubah dalam waktu dekat.

Untuk terus mengikuti informasi berita edukasi, isu geopolitik global, dan analisis kebijakan internasional, jangan lupa mencari dan membaca berita terpercaya di cakwar.com. Tetap kritis, tetap terinformasi.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions