Korea Utara Uji Dua Rudal Jelajah Strategis, Klaim Perkuat Pencegahan Nuklir

Korea Utara Umumkan Uji Coba Rudal Jelajah Strategis

Korea Utara kembali menarik perhatian dunia internasional setelah mengumumkan keberhasilan uji coba dua rudal jelajah strategis jarak jauh. Peluncuran tersebut disebut sebagai bagian dari upaya Pyongyang untuk menguji dan memperkuat kemampuan pencegahan nuklir negara itu.

Menurut laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), peluncuran rudal dilakukan dari pantai barat Korea Utara pada Minggu (28/12/2025). Uji coba ini diklaim berlangsung di hadapan pemimpin tertinggi Kim Jong Un, yang disebut memberikan perhatian khusus terhadap hasil pengujian tersebut.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Langkah ini menambah daftar panjang aktivitas militer Korea Utara yang kerap memicu ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.

Foto KCNA Perlihatkan Rudal Menghantam Sasaran

KCNA merilis serangkaian foto yang memperlihatkan momen peluncuran rudal hingga dugaan rudal tersebut menghantam sebuah bangunan target. Dalam gambar-gambar itu, rudal tampak terbang rendah dan presisi sebelum mencapai sasaran.

Kim Jong Un Tidak Tampak dalam Foto

Meski KCNA menyebut uji coba disaksikan langsung oleh Kim Jong Un, foto-foto yang dirilis dan dikutip oleh APTN tidak menampilkan sosok Kim secara visual. Hal ini memunculkan beragam spekulasi, meski KCNA tetap menegaskan bahwa pemimpin Korea Utara tersebut hadir dan memantau langsung peluncuran rudal.

KCNA menyebut Kim Jong Un merasa puas dengan hasil uji coba dan menilai bahwa pengujian tersebut berhasil mengonfirmasi keandalan sistem pencegahan nuklir Korea Utara.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Badai Musim Dingin Hantam Jalur Gaza, Derita Pengungsi di Tenda Semakin Parah

Tujuan Uji Coba: Perkuat Daya Tangkal Nuklir

Dalam laporannya, KCNA menegaskan bahwa uji coba dua rudal jelajah strategis ini bertujuan untuk memastikan kesiapan militer dan meningkatkan kemampuan daya tangkal nuklir negara tersebut.

Rudal Jelajah sebagai Senjata Strategis

Rudal jelajah jarak jauh dinilai sebagai salah satu komponen penting dalam strategi militer Korea Utara. Dibandingkan rudal balistik, rudal jelajah memiliki lintasan terbang yang lebih rendah dan sulit dideteksi oleh sistem pertahanan udara.

Pyongyang kerap menekankan bahwa pengembangan persenjataan ini bersifat defensif dan ditujukan untuk menghadapi ancaman eksternal. Namun, banyak negara memandang uji coba semacam ini sebagai bentuk provokasi.

Respons Korea Selatan dan Amerika Serikat

Menanggapi peluncuran tersebut, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui adanya beberapa peluncuran rudal dari Korea Utara. Seoul menegaskan akan tetap berada dalam kondisi siaga penuh.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Aliansi dengan AS Tetap Siap Hadapi Provokasi

Militer Korea Selatan menyebut bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat untuk menghadapi potensi provokasi lanjutan dari Pyongyang. Kerja sama pertahanan antara Seoul dan Washington dinilai krusial dalam menjaga stabilitas kawasan.

“Kami memantau dengan ketat setiap aktivitas militer Korea Utara dan siap menanggapi segala bentuk ancaman,” demikian pernyataan singkat dari otoritas militer Korea Selatan.

Ketegangan Kawasan Kian Meningkat

Uji coba rudal terbaru ini semakin menambah ketegangan di Asia Timur, terutama di tengah hubungan yang belum membaik antara Korea Utara dengan Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat.

Rekomendasi Cakwar.com: Presiden Prabowo Teken KUHAP Baru, Ini Isi dan Alasan Penolakan Masyarakat Sipil

Para pengamat menilai bahwa Pyongyang sengaja meningkatkan intensitas uji coba senjata strategis untuk memperkuat posisi tawar politiknya di tingkat internasional.

Kekhawatiran Komunitas Internasional

Masyarakat internasional kembali menyerukan pentingnya dialog dan deeskalasi. Uji coba rudal, terutama yang dikaitkan dengan kemampuan nuklir, dinilai berisiko memicu salah perhitungan yang dapat berujung pada konflik lebih luas.

Meski demikian, Korea Utara sejauh ini tetap bersikukuh bahwa langkah-langkah militernya adalah hak kedaulatan negara untuk mempertahankan diri.

Media sosial:

Penutup

Pengumuman Korea Utara mengenai peluncuran dua rudal jelajah strategis jarak jauh menjadi sinyal kuat bahwa Pyongyang terus mengembangkan kemampuan militernya, khususnya dalam aspek pencegahan nuklir. Respons cepat dari Korea Selatan dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa dinamika keamanan kawasan masih berada dalam kondisi sensitif.

Untuk memahami isu geopolitik global, keamanan regional, serta berita internasional lainnya secara edukatif dan berimbang, jangan lewatkan berbagai informasi terbaru hanya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions