Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) resmi memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dengan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kepala Badan Keahlian DPR RI, Kamis (15/1/2026). Langkah ini dinilai sebagai momentum penting dalam penguatan sistem penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam menangani tindak pidana yang bermotif keuntungan finansial.
Pembahasan RUU Perampasan Aset menjadi bagian dari agenda strategis Komisi III DPR RI untuk memastikan bahwa penegakan hukum tidak hanya berfokus pada penghukuman pelaku, tetapi juga pada pemulihan dan pengembalian kerugian keuangan negara.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Komisi III DPR Tegaskan Pentingnya RUU Perampasan Aset
Fokus pada Pemulihan Kerugian Negara
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pembentukan RUU Perampasan Aset merupakan langkah konkret dalam memperkuat upaya pemberantasan kejahatan serius seperti korupsi, terorisme, dan narkotika.
“Hari ini kita mulai pembentukan RUU tentang Perampasan Aset terkait dengan tindak pidana, sebagai salah satu upaya kita memaksimalkan penanganan tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, tindak pidana narkotika, serta tindak pidana lain dengan motif keuntungan finansial,” ujar Sari Yuliati, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Menurutnya, selama ini penegakan hukum sering kali berhenti pada pidana penjara, sementara aset hasil kejahatan belum sepenuhnya dapat dirampas dan dikembalikan kepada negara.
Artikel Lainnya:
Artikel Rekomendasi Cakwar.com :
Bukan Sekadar Hukuman Penjara
Komisi III DPR RI menilai paradigma penegakan hukum perlu diperluas. Hukuman penjara saja dinilai tidak cukup memberikan efek jera, terutama bagi pelaku kejahatan ekonomi yang masih dapat menikmati hasil kejahatannya.
RUU Perampasan Aset diharapkan menjadi instrumen hukum yang memungkinkan negara menyita aset ilegal tanpa harus menunggu putusan pidana inkrah, dengan tetap menjunjung prinsip keadilan dan hak asasi manusia.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉Baca juga artikel tentang: Korban Tewas Protes Nasional Iran Disebut Tembus 2.000 Orang, Situasi Masih Memanas
Peran Badan Keahlian DPR RI dalam Penyusunan RUU
Penyusunan Naskah Akademik dan Draf RUU
Dalam RDP tersebut, Komisi III DPR RI memerintahkan Badan Keahlian DPR RI untuk menyusun dan menyempurnakan draf naskah akademik serta RUU Perampasan Aset terkait tindak pidana.
Badan Keahlian DPR RI diminta bekerja secara komprehensif dengan:
Langkah ini penting agar RUU yang dihasilkan memiliki landasan akademik kuat serta dapat diterapkan secara efektif di lapangan.
Sinergi dengan RUU Hukum Acara Perdata
Selain RUU Perampasan Aset, Komisi III DPR RI juga menugaskan Badan Keahlian untuk menyusun dan menyempurnakan Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Acara Perdata (HAPer).
RUU HAPer dinilai memiliki keterkaitan erat dengan mekanisme perampasan aset, terutama dalam aspek pembuktian, gugatan perdata, dan penyelesaian sengketa terkait kepemilikan aset.
Target dan Harapan Pembentukan RUU Perampasan Aset
Menutup Celah Hukum Kejahatan Finansial
Selama ini, Indonesia dinilai masih memiliki celah hukum dalam upaya perampasan aset hasil kejahatan. Banyak pelaku korupsi dan kejahatan finansial lain yang telah menjalani hukuman, namun asetnya sulit disentuh oleh negara.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Dengan adanya RUU Perampasan Aset, diharapkan negara memiliki alat hukum yang lebih efektif untuk mengejar dan menyita aset, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.
Mendukung Agenda Pemberantasan Korupsi
RUU ini juga sejalan dengan agenda besar pemberantasan korupsi nasional. Pemulihan aset hasil kejahatan diyakini dapat:
Komisi III DPR RI menegaskan bahwa pembahasan RUU ini telah, sedang, dan akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga menghasilkan regulasi yang matang dan berkeadilan.
Rekomendasi Cakwar.com: Bertani di Lahan Rumah: Solusi Cerdas Manfaatkan Lahan Terbatas untuk Sayur Sehari-hari
Laporan Berkala dan Transparansi Proses
Pengawasan Ketat dari Komisi III DPR
Komisi III DPR RI juga memerintahkan Badan Keahlian DPR RI untuk melaporkan secara berkala progres penyusunan dan penyempurnaan draf naskah akademik serta RUU Perampasan Aset dan RUU HAPer.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan proses legislasi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan hukum nasional.
Keterlibatan Publik Jadi Kunci
Selain pengawasan internal, Komisi III DPR RI membuka ruang partisipasi publik agar RUU ini benar-benar mencerminkan rasa keadilan masyarakat. Masukan dari akademisi, praktisi hukum, dan masyarakat sipil dinilai sangat penting dalam menyempurnakan substansi RUU.
Media sosial:
Penutup
Dimulainya pembahasan RUU Perampasan Aset oleh Komisi III DPR RI menandai langkah serius negara dalam memperkuat penegakan hukum dan memaksimalkan pemulihan kerugian keuangan negara. Dengan dukungan kajian akademik yang kuat dan partisipasi publik yang luas, RUU ini diharapkan menjadi fondasi hukum yang efektif dalam melawan korupsi dan kejahatan finansial lainnya.
Untuk terus mengikuti perkembangan isu hukum, politik, dan kebijakan publik yang dikemas secara edukatif dan mendalam, kunjungi cakwar.com dan temukan beragam informasi terpercaya setiap hari.
Pro Kontra TNI Jaga Jaksa di Perpres Baru, Ini Penjelasan Resmi Istana July 15, 2026 Rahmat Yanuar Membahas dinamika politik dalam negeri dan kebijakan pertahanan-keamanan nasional memang tidak pernah ada...
Read MoreBukan Supermarket! Zulhas Luruskan Konsep Koperasi Desa Merah Putih Era Prabowo July 15, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda mendengar tentang program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang belakangan ini ramai...
Read MoreHeboh Isu Proyek Kipas Angin Rp1,8 Triliun di DPR, Menkop Ferry Juliantono Buka Suara! July 15, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa terkejut saat mendengar kabar tentang anggaran proyek pemerintah...
Read MoreSkandal Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim Kian Panas, KPK Periksa 5 ASN July 15, 2026 Rahmat Yanuar Mengikuti perkembangan berita terkini mengenai penegakan hukum dan isu kebijakan publik di...
Read MoreMacBook Colok Charger tapi Indikator Diam? Ini 4 Keteledoran Sepele yang Bikin Pengisian Daya Mogok, Atasi Segera di Service Apple Surabaya July 15, 2026 Rahmat Yanuar Tidak ada momen yang...
Read MoreJangan Buru-Buru Transfer! Ini 5 Langkah Krusial Inspeksi iPhone Bekas Biar Enggak Tertipu Unit Rekondisi July 15, 2026 Rahmat Yanuar Membeli iPhone bekas adalah cara cerdas untuk hemat anggaran belanja...
Read MoreColok Charger tapi Malah Diam? Ini 4 Keteledoran Sepele yang Bikin USB-C iPhone 15 Mogok Mengisi Daya July 14, 2026 Rahmat Yanuar Keputusan raksasa teknologi Apple untuk akhirnya beralih menggunakan...
Read MoreBodi Aluminium Serasa Setrikaan? Ini 4 Keteledoran Pengguna yang Bikin MacBook Cepat Panas Menyengat July 14, 2026 Rahmat Yanuar Desain MacBook yang ramping, elegan, dan minimalis memang sangat memikat mata...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions