Kabar duka datang dari Jakarta. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) di usia 90 tahun. Mantan Panglima ABRI tersebut mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta banyak pihak yang pernah mengenalnya sebagai prajurit dan negarawan. Sosoknya dikenal sebagai figur militer senior dengan perjalanan karier panjang di tubuh TNI, sekaligus tokoh yang pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan pada era Orde Baru.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Mengembuskan Napas Terakhir di RSPAD
Informasi wafatnya Try Sutrisno dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan sejumlah tokoh nasional yang melayat. Ia tutup usia setelah menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto, rumah sakit militer yang kerap menjadi rujukan bagi para purnawirawan TNI dan pejabat negara.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh militer, politisi, hingga masyarakat umum. Banyak yang mengenang Try Sutrisno sebagai sosok tegas, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap negara.
Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk militer dan pemerintahan Indonesia.
Jejak Karier Militer yang Cemerlang
Lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 November 1935, Try Sutrisno meniti karier militer sejak usia muda. Dalam perjalanan panjangnya di TNI, ia dikenal sebagai perwira yang menanjak secara bertahap hingga mencapai pangkat jenderal bintang empat.
Salah satu tonggak penting dalam kariernya adalah saat menjabat sebagai Panglima ABRI pada 1988 hingga 1993. Pada masa itu, ABRI—yang kini dikenal sebagai TNI—memiliki peran ganda, baik dalam pertahanan keamanan maupun dalam kehidupan sosial politik nasional.
Sebelum menjadi Panglima ABRI, Try Sutrisno terlebih dahulu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 1986 hingga 1988. Posisi tersebut menempatkannya sebagai pimpinan tertinggi di lingkungan Angkatan Darat.
Tak hanya itu, ia juga pernah memimpin sejumlah komando wilayah strategis, di antaranya sebagai Panglima Kodam V/Jaya dan Pangdam IV/Sriwijaya. Penugasan di berbagai daerah tersebut memperkaya pengalaman kepemimpinannya di tingkat operasional maupun strategis.
Dalam fase awal kariernya, Try Sutrisno bahkan sempat dipercaya menjadi ajudan pribadi Presiden Soeharto. Kedekatan profesional itu menjadi salah satu faktor yang kemudian membawanya masuk dalam lingkaran elite pemerintahan.
.Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉Baca juga artikel tentang: 180 Anak Tewas dalam Serangan Israel ke SD di Iran, Dunia Internasional Bereaksi Keras
Dari Militer ke Panggung Politik Nasional
Setelah menuntaskan karier militernya, Try Sutrisno dipercaya mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden ke-6 RI untuk periode 1993–1998. Ia dilantik dalam Sidang Umum MPR pada Maret 1993, menggantikan Sudharmono.
Sebagai wakil presiden di era Orde Baru, perannya lebih banyak bersifat mendukung kebijakan presiden dan menjalankan tugas-tugas kenegaraan sesuai mandat konstitusi. Pada masa tersebut, Indonesia tengah menghadapi dinamika ekonomi dan sosial yang cukup kompleks, termasuk tekanan eksternal menjelang krisis moneter Asia 1997–1998.
Meski dikenal sebagai figur militer, Try Sutrisno relatif jarang tampil kontroversial di ruang publik. Ia lebih dikenal sebagai tokoh yang menjaga stabilitas dan loyal terhadap sistem pemerintahan yang berlaku saat itu.
Kontribusi dan Warisan Kepemimpinan
Sebagai bagian dari generasi perwira yang tumbuh pada masa awal kemerdekaan hingga Orde Baru, Try Sutrisno menjadi saksi sekaligus pelaku dalam berbagai fase penting sejarah Indonesia modern.
Pada masa kepemimpinannya di militer, ABRI memainkan peran signifikan dalam menjaga keamanan dalam negeri. Di sisi lain, era tersebut juga menjadi periode yang banyak dikaji ulang dalam konteks reformasi dan perubahan sistem politik pasca-1998.
Warisan kepemimpinannya tak lepas dari konteks zamannya. Sejumlah pengamat menilai Try Sutrisno sebagai perwira yang disiplin dan organisatoris. Ia juga dikenal memiliki pendekatan kepemimpinan yang tegas, mencerminkan kultur militer yang melekat kuat dalam dirinya.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Reaksi dan Penghormatan Terakhir
Sejumlah tokoh nasional menyampaikan penghormatan terakhir atas wafatnya Try Sutrisno. Para purnawirawan TNI menyebutnya sebagai senior yang berpengaruh dalam pembinaan generasi perwira berikutnya.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan secara militer sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya selama mengabdi kepada negara. Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi panjangnya di institusi pertahanan dan pemerintahan.
Bagi keluarga, Try Sutrisno bukan hanya seorang tokoh nasional, tetapi juga ayah dan kakek yang dihormati. Duka yang dirasakan keluarga besar tentu tak terukur, mengingat panjangnya perjalanan hidup yang telah dilalui bersama.
Rekomendasi Cakwar.com: Ali Shamkhani Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel-AS ke Iran, Nasib Perundingan Nuklir Terancam
Mengenang Sosok di Tengah Perubahan Zaman
Indonesia telah banyak berubah sejak masa ketika Try Sutrisno aktif menjabat. Reformasi 1998 menjadi titik balik sistem politik nasional, memisahkan peran militer dari ranah politik secara formal.
Namun, nama Try Sutrisno tetap tercatat dalam lembar sejarah sebagai salah satu wakil presiden yang pernah mendampingi kepala negara dalam periode penting. Ia menjadi bagian dari generasi pemimpin yang membentuk arah kebijakan nasional pada masanya.
Kepergiannya mengingatkan publik pada perjalanan panjang bangsa ini—tentang dinamika kekuasaan, perubahan sistem, dan peran individu dalam arus besar sejarah.
Media sosial:
Penutup: Selamat Jalan, Jenderal
Wafatnya Try Sutrisno menandai berakhirnya perjalanan seorang prajurit dan negarawan yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Di usia 90 tahun, ia meninggalkan jejak panjang dalam sejarah militer dan pemerintahan Indonesia.
Terlepas dari dinamika politik yang melingkupi zamannya, kontribusinya sebagai Panglima ABRI dan Wakil Presiden ke-6 RI menjadi bagian dari narasi perjalanan bangsa. Indonesia hari ini berdiri di atas fondasi sejarah panjang yang dibentuk oleh berbagai tokoh, termasuk dirinya.
Media digital cakwar.com akan terus menghadirkan liputan mendalam, profil tokoh, serta perkembangan terkini seputar peristiwa nasional dan internasional. Simak artikel menarik lainnya untuk memahami perjalanan bangsa dengan sudut pandang yang jernih dan berimbang.
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi Asabri Tapi Masih Terima Gaji: Mengapa Begitu? July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa elus dada saat membaca berita hukum di tanah air?...
Read MoreEks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Ironi Gelar Doktor Akuntabilitas July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) bersama keluarga untuk menikmati...
Read MoreKejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi BGN! Ulasan Skandal Pengadaan July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa sangat kecewa ketika program pemerintah yang niat awalnya mulia untuk kesejahteraan masyarakat justru...
Read MoreMotor Listrik BGN Rp1 Triliun Berujung Korupsi dan Disegel Kejagung July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda membayangkan membeli kendaraan atau perangkat canggih dengan harga mahal, tetapi begitu barang sampai...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read MoreBisa Bikin Lemot dan Baterai Boros! Ini Dampak Buruk Jarang Me-Restart iPhone Anda July 23, 2026 Rahmat Yanuar Coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mematikan atau me-restart iPhone kesayangan...
Read MoreJangan Langsung Update! Lakukan 6 Hal Penting Ini Sebelum Upgrade iPadOS July 23, 2026 Rahmat Yanuar Melihat notifikasi pembaruan sistem operasi iPadOS terbaru di layar tablet dan ingin langsung menekan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions