Hakim Cecar Saksi Soal Istilah ‘Atensi’ Kasus Suap Eks Ketua Ombudsman

Dinamika ruang sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menyedot perhatian publik pada Kamis (23/7/2026). Anggota Majelis Hakim Alfis Setiawan mencecar mantan Konsultan PT Tosida, Lukman Malanuang, terkait fakta kesaksiannya dalam perkara dugaan suap tata kelola niaga pertambangan nikel tahun 2013-2025.

Perkara ini menyeret mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, sebagai terdakwa.

Suasana sidang memanas saat hakim mendalami ucapan kelakar terkait “atensi” pengaduan masyarakat yang diajukan PT Tosida ke Ombudsman. Dicecer pertanyaan bertubi-tubi oleh majelis hakim, saksi akhirnya mengakui bahwa kepastian soal uang atensi pada percakapan awal sebenarnya belum spesifik ada.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Mengikuti perkembangan sidang kasus hukum nasional secara mendalam tentu memerlukan gawai yang responsif. Ketika Anda sedang asyik membaca berita atau menonton tayangan streaming jalannya persidangan lalu gawai mendadak stuck atau baterainya drop, hadirnya tempat perbaikan tepercaya seperti service apple surabaya atau service  HP android surabaya menjadi jawaban utama agar aktivitas digital Anda tidak terganggu.

Artikel ini akan mengulas secara detail rentetan pertanyaan cecaran hakim, dinamika kesaksian di persidangan, hingga kronologi istilah kode “atensi” tersebut.

Cecaran Hakim Alfis Setiawan Soal Makna “Atensi”

Persidangan bermula saat Majelis Hakim menanyakan kronologi komunikasi antara saksi Lukman Malanuang dan Terdakwa Hery Susanto pada akhir Februari 2025 terkait laporan pengaduan PT Tosida di Ombudsman RI.

Hakim Alfis mendalami kaitan antara masuknya laporan resmi dengan respons terdakwa yang menanyakan ada atau tidaknya “atensi”.

  • Pertanyaan Hakim: Hakim Alfis bertanya mengenai kaitan antara laporan resmi dan kata “atensi”, serta mempertanyakan apakah kata atensi tersebut langsung diartikan sebagai uang.
  • Jawaban Saksi: Lukman awalnya mengiyakan bahwa atensi yang dimaksud adalah dana/uang, dengan alasan ada kode isyarat dalam panggilan video call pada pertengahan April 2025.
  • Penegasan Hakim: Hakim menyoroti adanya jeda waktu sekitar satu hingga dua bulan antara percakapan akhir Februari dengan video call bulan April. Hakim mempertanyakan dasar kesimpulan saksi yang menganggap kata “atensi” di bulan Februari sudah berarti uang padahal belum ada penjelasan spesifik.

Setelah dicecer mengenai logika rentang waktu tersebut, Lukman akhirnya memperbaiki keterangan kesaksiannya di hadapan majelis hakim.

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Karena Alasan Kesehatan

Ia mengakui bahwa pada percakapan awal di bulan Februari, kata “atensi” memang tidak disampaikan secara spesifik sebagai uang, dan dirinya baru merasa yakin setelah adanya komunikasi susulan pada bulan April.

Latar Belakang Hubungan Saksi dan Pengaduan PT Tosida

Dalam persidangan tersebut, Lukman Malanuang menceritakan awal mula keterlibatannya dalam pusaran kasus ini.

Saksi mengaku sudah mengenal Hery Susanto sejak lama ketika mereka sama-sama aktif di organisasi pergerakan/aktivis.

Pada tahun 2025, Lukman bekerja sebagai konsultan untuk PT Tosida. Tugas utamanya meliputi:

  1. Melakukan identifikasi permasalahan hukum dan operasional perusahaan.
  2. Melakukan kajian regulasi yang berlaku.
  3. Memberikan solusi-solusi strategis atas kendala yang dihadapi perusahaan.

Direktur PT Tosida, Laode Sinarwan, kemudian menyampaikan adanya selisih perhitungan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Kementerian Kehutanan. Untuk menyelesaikan masalah ini, PT Tosida berencana mengajukan laporan pengaduan masyarakat ke Ombudsman RI.

Lukman lantas membantu merancang draft surat pengaduan tersebut sebelum difinalisasi oleh manajemen PT Tosida dan diserahkan ke Ombudsman.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Solusi Andal Service iPhone Surabaya dan Perawatan Ekosistem Apple

Membaca berita hukum, mengunduh salinan berkas perkara, hingga memantau perkembangan berita politik dan militer memerlukan gawai dengan performa prima.

Bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang menggunakan produk ekosistem Apple untuk menunjang kebutuhan harian, menjaga kesehatan gawai adalah hal yang sangat penting.

Pusat service iphone surabaya memberikan perbaikan profesional untuk menangani baterai boros, penggantian layar retak, hingga masalah motherboard.

Bagi Anda yang lebih suka membaca liputan persidangan panjang lewat tablet berlayar luas, performa perangkat dapat dirawat melalui service ipad surabaya. Kebutuhan perbaikan aksesori pendukung harian seperti jam tangan pintar dan earphone nirkabel juga dilayani secara presisi di service iwatch surabaya dan service airpods surabaya.

Sementara itu, bagi jurnalis, mahasiswa, maupun profesional yang mengolah data menggunakan komputer berkinerja tinggi, hadirnya layanan service macbook surabaya serta service imac surabaya menjamin laptop dan PC desktop Anda selalu siap dipakai tanpa kendala overheating atau masalah hardware lainnya.

Rekomendas Cakwar.com: Sudaryono Resmi Pimpin BGN Gantikan Nanik S Deyang, Cermati Sorotan Kritikus

Panggilan Video Call April dan Kelakar “Atensi” Rp500 Juta

Dalam kesaksiannya di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lukman menceritakan kelanjutan pengurusan laporan tersebut pada pertengahan April 2025.

Hery Susanto menghubungi saksi melalui sambungan telekomunikasi dan mengabarkan bahwa pengaduan masyarakat dari PT Tosida sedang diproses di Ombudsman.

Dalam percakapan tersebut, Hery disebut sempat berkelakar menanyakan apakah ada “atensi” terkait pengaduan itu. Lukman memperkirakan nominal atensi yang dimaksud berada di angka sekitar Rp500 juta.

Pesan tersebut kemudian diteruskan oleh Lukman kepada Direktur PT Tosida, Laode Sinarwan. Menurut saksi, pihak direksi PT Tosida menyatakan “siap” untuk memenuhi permintaan tersebut demi kelancaran proses pengaduan.

Media Sosial:

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions