Dari Galian Kapur Jadi Wisata Setigi: Ide Cemerlang Abdul Halim di Desa Sekapuk Gresik

Dari Bekas Tambang Jadi Wisata Andalan

Siapa sangka, sebuah galian tambang kapur yang dulunya hanya meninggalkan lubang menganga, kini menjelma jadi destinasi wisata megah. Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, kini punya Setigi atau Selo Tirto Giri, sebuah kawasan wisata yang lahir dari tangan dingin Kepala Desa Abdul Halim.

Dulu, lokasi ini hanyalah bekas tambang yang terbengkalai. Penuh lubang, panas, dan sama sekali tidak menarik. Namun, dengan ide cemerlang dan keberanian untuk melangkah, Abdul Halim berhasil menyulapnya menjadi tempat wisata yang kini jadi kebanggaan warga Gresik.

Visi Seorang Kepala Desa

Keberhasilan ini tidak terjadi begitu saja. Abdul Halim, kepala desa Sekapuk, melihat potensi yang tersembunyi di balik bekas galian kapur. Daripada dibiarkan jadi lahan kosong yang tak berguna, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kawasan ini menjadi destinasi wisata.

Dengan konsep perpaduan keindahan alam kapur, seni ukir, dan kolam tirta, lahirlah Wisata Setigi. Nama Setigi sendiri berasal dari singkatan Selo Tirto Giri yang berarti batu, air, dan gunung. Filosofi ini menggambarkan bahwa dari kerasnya batu kapur, bisa lahir kehidupan baru yang penuh harapan.

Wisata Edukatif, Religi, dan Rekreasi

Wisata Setigi bukan hanya sekadar tempat foto-foto. Di dalamnya, pengunjung bisa menemukan berbagai spot yang mengedukasi sekaligus menghibur. Ada patung-patung bersejarah, replika peninggalan budaya, hingga nuansa religi yang membuat tempat ini punya nilai lebih.

Bahkan, keberadaan air di antara bebatuan kapur memberi kesan segar dan alami, sehingga suasana gersang bekas tambang berubah jadi kawasan yang ramah untuk liburan keluarga. Tak heran, Setigi kini jadi salah satu destinasi wisata Gresik yang populer.

Manfaat Ekonomi untuk Warga

Transformasi bekas tambang ini tidak hanya mengubah wajah desa, tetapi juga meningkatkan perekonomian warga sekitar. Banyak lapangan kerja tercipta, mulai dari penjaga parkir, pedagang UMKM, hingga pemandu wisata.

Menurut Cak War, langkah yang dilakukan Abdul Halim ini adalah bukti nyata bahwa ide kreatif bisa menghidupkan ekonomi lokal. Bukan hanya sekadar tempat wisata, tapi juga ruang pemberdayaan masyarakat.

“Dengan ide cemerlang Abdul Halim, bekas galian kapur yang dulunya ditinggalkan kini jadi tempat favorit liburan di Gresik. Dari batu yang keras, lahir harapan baru untuk masyarakat.”

Inspirasi untuk Daerah Lain

Apa yang dilakukan Desa Sekapuk bisa menjadi inspirasi bagi banyak daerah lain di Indonesia. Bekas tambang, lahan kosong, atau area terbengkalai bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat jika ada visi, kreativitas, dan kolaborasi dengan masyarakat.

Keberhasilan wisata Setigi membuktikan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari nol. Bahkan lahan yang dianggap “tidak berguna” bisa disulap jadi sumber kebahagiaan sekaligus penggerak ekonomi.

Penutup: Dari Desa untuk Indonesia

Hari ini, Setigi menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa lahir dari desa. Transformasi bekas tambang kapur menjadi destinasi wisata ini bukan hanya kebanggaan warga Sekapuk, tetapi juga inspirasi bagi seluruh Indonesia.

Menurut Cak War,

“Desa yang dulu dipandang sebelah mata kini menjelma jadi magnet wisata. Semua berawal dari satu hal: keberanian bermimpi dan bertindak.”

Dengan demikian, kisah Abdul Halim dan Setigi adalah pengingat bahwa perubahan besar bisa lahir dari tangan kecil yang berani.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions