Siapa sih yang nggak suka permen karet? Rasanya manis, bisa bikin mulut lebih segar, bahkan katanya bisa membantu mengurangi stres. Tapi di balik keseruannya, ada risiko kecil yang kadang bikin panik: tersedak. Yup, permen karet memang bukan makanan yang dimakan sampai habis, tapi kadang tanpa sengaja bisa ikut tertelan. Nah, kalau sudah nyangkut di tenggorokan, situasinya bisa jadi gawat.
Banyak orang masih salah kaprah soal bahaya menelan permen karet. Ada mitos yang bilang permen karet bakal bertahan di perut selama tujuh tahun sebelum akhirnya dicerna. Faktanya, tubuh manusia cukup pintar untuk mengeluarkan zat yang tidak bisa dicerna, termasuk permen karet. Biasanya, ia akan keluar bersama sisa makanan lain lewat pencernaan. Tapi masalahnya berbeda kalau permen karet nyangkut di tenggorokan. Di sinilah kita harus tahu cara mengatasinya.
Artikel Terkait : Minum Air Saat Cegukan, Emang Ngaruh?
Artikel Rekomendasi Cakwar.com :Masalah Layar iPhone 12 yang Gampang Tergores
Kenapa Bisa Tersedak Permen Karet?
Permen karet teksturnya kenyal, licin, dan tidak mudah hancur. Saat seseorang tertawa, bicara, atau bahkan menelan air liur sambil mengunyah, permen karet bisa “nyelonong” ke arah saluran napas. Kalau ukurannya kecil, mungkin hanya bikin rasa tidak nyaman. Tapi kalau cukup besar dan benar-benar menghalangi jalan napas, itu bisa jadi kondisi darurat medis.
Tersedak biasanya ditandai dengan batuk hebat, wajah memerah, suara serak, hingga kesulitan bernapas. Dalam kasus serius, orang bisa memegangi lehernya—tanda universal bahwa ia sedang tersedak. Situasi seperti ini tidak boleh dianggap enteng.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Tersedak?
Kalau kamu atau orang di sekitarmu tersedak permen karet, langkah pertama yang paling penting adalah jangan panik. Panik justru bikin napas semakin kacau dan memperburuk keadaan. Jika permen karet hanya tersangkut ringan, biasanya tubuh akan bereaksi dengan batuk otomatis untuk mengeluarkannya. Jadi, jangan tahan batuk—biarkan tubuh berusaha membersihkan saluran napas.
Namun, kalau permen karet benar-benar menghalangi napas dan batuk tidak cukup membantu, teknik Heimlich maneuver bisa jadi penyelamat. Caranya, berdirilah di belakang orang yang tersedak, lingkarkan tangan di sekitar pinggangnya, lalu tekan keras bagian perut atas (di bawah tulang rusuk) ke arah dalam dan atas. Tekanan ini bisa memaksa udara keluar dari paru-paru dan mendorong benda asing keluar.
Kalau kamu sendirian, trik ini juga bisa dilakukan dengan cara menekan perut sendiri ke sandaran kursi atau meja dengan cepat. Intinya, harus ada tekanan kuat di bagian perut untuk mendorong permen karet keluar.
Kalau setelah beberapa kali percobaan permen karet masih tidak keluar, segera hubungi bantuan medis. Jangan tunggu sampai napas benar-benar hilang.
Bisakah Permen Karet Membahayakan Pencernaan?
Kalau permen karet tidak nyangkut di tenggorokan tapi tertelan masuk ke perut, sebenarnya jarang menimbulkan masalah serius. Tubuh manusia tidak bisa mencerna permen karet karena kandungan utamanya berupa polimer sintetis yang mirip plastik. Tapi jangan khawatir, biasanya usus akan tetap menggerakkannya sampai akhirnya keluar bersama kotoran.
Namun, pada anak-anak kecil, menelan permen karet dalam jumlah banyak bisa menyebabkan penyumbatan saluran cerna. Karena itu, dokter biasanya menyarankan agar anak di bawah 5 tahun tidak diberikan permen karet.
Cara Mencegah Tersedak Permen Karet
Seperti kata pepatah, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa kebiasaan kecil yang bisa membantu mengurangi risiko tersedak permen karet. Pertama, hindari mengunyah permen karet sambil bicara atau tertawa terbahak-bahak. Kedua, jangan mengunyah saat berolahraga, apalagi aktivitas yang membuat tubuh banyak bergerak. Ketiga, ajarkan anak-anak untuk tidak menelan permen karet dan selalu mengawasi mereka saat mengunyah.
Kebiasaan sederhana ini mungkin terlihat sepele, tapi bisa sangat menentukan ketika situasi darurat terjadi
Permen karet memang nikmat dan menyenangkan, tapi kita juga harus sadar akan risikonya. Tersedak mungkin jarang terjadi, tapi begitu menimpa, bisa sangat membahayakan. Mengetahui cara pertolongan pertama, seperti batuk dengan kuat atau melakukan Heimlich maneuver, bisa jadi perbedaan antara selamat atau kondisi fatal.
Dan yang paling penting, jangan remehkan hal-hal kecil. Sesuatu yang terlihat sepele seperti sepotong permen karet, ternyata bisa membuat kita sadar betapa pentingnya menjaga kewaspadaan. Jadi, lain kali saat mengunyah permen karet, nikmati sensasinya tapi tetap waspada. Karena kesehatan bukan cuma soal makanan bergizi dan olahraga, tapi juga soal kebiasaan kecil yang sering kita abaikan.
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Ray Rangkuti Desak DPR Bersikap, Ini Ulasan Politiknya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Pernyataan bernada tajam dari panggung politik nasional kembali memicu ruang publik tanah air....
Read MoreMAKI Soroti Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tanpa Rompi Pink August 6, 2026 Rahmat Yanuar Kabar penegakan hukum di tanah air kembali menghiasi halaman utama berita nasional. Proses penahanan mantan...
Read MoreFebrie Adriansyah Ditahan, Mengapa Tanpa Rompi Pink? Ini Penjelasan dan Faktanya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Penegakan hukum kasus korupsi di tanah air kembali menghadirkan pemandangan yang menarik perhatian publik...
Read MoreBabak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Rencana Praperadilan Penyitaan Emas dan Uang Tunai Jadi Sorotan August 6, 2026 Rahmat Yanuar Dinamika hukum kasus dugaan korupsi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)...
Read MoreBaterai Apple Watch Cepat Boros? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Baru beli Apple Watch belum ada sebulan, tetapi kapasitas maksimal baterai (Battery Health) di menu...
Read MoreFace ID iPhone Tidak Mengenali Wajah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Buka HP di pagi hari sambil pasang muka bantal, eh iPhone malah nolak unlock...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions