Kasus kematian Affan Kurniawan (21 tahun), seorang driver ojek online, terus menjadi sorotan publik. Affan tewas pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, setelah terlindas kendaraan taktis saat aksi massa di kawasan Pejompongan, Jakarta. Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat luas karena dianggap sebagai bentuk kekerasan aparat yang fatal.
Setelah dilakukan pemeriksaan, Bripka Rohmat, anggota Korps Brimob Polri, dinyatakan terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian. Dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), Bripka Rohmat dijatuhi sanksi demosi, yaitu penurunan jabatan dalam struktur keanggotaan Polri.
🔹 Apa Itu Sanksi Demosi?
Demosi berarti penurunan jabatan atau pemindahan ke posisi yang lebih rendah dari sebelumnya. Dalam konteks Polri, hal ini menunjukkan bahwa seorang anggota dianggap tidak lagi layak menduduki jabatan tertentu karena melakukan pelanggaran serius.
Meski begitu, berbeda dengan sanksi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat), hukuman demosi masih memungkinkan seorang anggota tetap aktif di institusi Polri.
🔹 Jalannya Sidang Etik
Dalam sidang etik, majelis menilai bahwa tindakan Bripka Rohmat telah:
Atas dasar itu, majelis memutuskan menjatuhkan hukuman demosi dengan masa tertentu, disertai kewajiban Bripka Rohmat untuk meminta maaf secara terbuka.
🔹 Reaksi Publik dan Netizen
Keputusan ini langsung menuai kritik. Banyak pihak menilai hukuman demosi terlalu ringan jika dibandingkan dengan beratnya akibat, yakni hilangnya nyawa seorang anak muda.
Di media sosial, berbagai komentar bermunculan:
Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan komunitas driver ojol juga menyerukan agar kasus ini tidak berhenti di sidang etik, tetapi harus dilanjutkan dengan proses hukum pidana yang transparan.
🔹 Pesan dari Cak War
Menurut analisa Cak War, kasus ini menjadi ujian besar bagi kredibilitas Polri di mata rakyat.
“Warga Suroboyo, warga Indonesia, pengin lihat hukum tegak lurus. Jangan sampai ada kesan kalau aparat kebal hukum. Nyawa Affan nggak bisa dibayar cuma dengan penurunan jabatan. Harus ada proses pidana yang jelas dan transparan,” ujar Cak War.
🔹 Harapan ke Depan
Kasus Affan Kurniawan diharapkan menjadi momentum evaluasi besar-besaran bagi Polri, khususnya dalam penggunaan kendaraan taktis dan standar pengendalian massa. Publik menuntut agar tragedi serupa tidak terulang lagi, dan setiap aparat yang melanggar SOP ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Kesimpulan
Sanksi demosi terhadap Bripka Rohmat memang jadi langkah awal, tapi masyarakat masih menunggu pertanggungjawaban pidana yang lebih adil. Kasus kematian Affan Kurniawan tidak boleh dianggap selesai hanya dengan sidang etik, karena keadilan sejati baru tercapai jika hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Ray Rangkuti Desak DPR Bersikap, Ini Ulasan Politiknya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Pernyataan bernada tajam dari panggung politik nasional kembali memicu ruang publik tanah air....
Read MoreMAKI Soroti Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tanpa Rompi Pink August 6, 2026 Rahmat Yanuar Kabar penegakan hukum di tanah air kembali menghiasi halaman utama berita nasional. Proses penahanan mantan...
Read MoreFebrie Adriansyah Ditahan, Mengapa Tanpa Rompi Pink? Ini Penjelasan dan Faktanya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Penegakan hukum kasus korupsi di tanah air kembali menghadirkan pemandangan yang menarik perhatian publik...
Read MoreBabak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Rencana Praperadilan Penyitaan Emas dan Uang Tunai Jadi Sorotan August 6, 2026 Rahmat Yanuar Dinamika hukum kasus dugaan korupsi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)...
Read MoreBaterai Apple Watch Cepat Boros? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Baru beli Apple Watch belum ada sebulan, tetapi kapasitas maksimal baterai (Battery Health) di menu...
Read MoreFace ID iPhone Tidak Mengenali Wajah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Buka HP di pagi hari sambil pasang muka bantal, eh iPhone malah nolak unlock...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions