Andre Rosiade Soroti Dugaan Pemerasan di Pasar Raya Padang, Polisi Periksa Sosok ‘Tuan Takur’

Kasus dugaan pemerasan terhadap pedagang di Pasar Raya Padang memasuki babak baru. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengungkapkan bahwa sosok yang dikenal dengan sebutan “Tuan Takur” telah diperiksa oleh pihak kepolisian. Perkembangan ini menjadi sorotan publik, terutama para pedagang yang selama ini mengeluhkan praktik pemalakan di pusat perdagangan terbesar di Kota Padang tersebut.

Andre menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, satu orang berinisial M bersama dua orang lainnya yang diduga terkait kasus tersebut telah dipanggil dan diperiksa oleh Polresta Padang. Pemeriksaan ini dinilai sebagai langkah awal untuk mengungkap dugaan praktik pemerasan yang disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama.

Isu ini bukan sekadar persoalan hukum biasa. Dugaan pemerasan di Pasar Raya Padang menyentuh aspek ekonomi kerakyatan, rasa aman pedagang, hingga kredibilitas pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola pasar tradisional.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Polisi Periksa Terduga Pelaku

Dalam keterangannya, Andre Rosiade menegaskan bahwa aparat penegak hukum telah bergerak. Ia menyebut pemeriksaan terhadap terduga pelaku merupakan sinyal positif bahwa laporan dan keluhan pedagang mulai ditindaklanjuti secara serius.

“Pedagang tidak perlu takut bersaksi. Negara harus hadir melindungi masyarakat dari praktik pemalakan, baik oleh preman pasar maupun preman berdasi,” ujar Andre.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dugaan praktik pemerasan tidak hanya dikaitkan dengan premanisme konvensional, tetapi juga kemungkinan adanya keterlibatan oknum yang memiliki posisi formal. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait status hukum para pihak yang diperiksa.

Proses penyelidikan masih berlangsung, dan aparat diharapkan dapat mengusut perkara ini secara transparan. Publik pun menanti apakah kasus ini akan berkembang ke tahap penyidikan atau berhenti pada klarifikasi awal.

Pasar Raya Padang dan Dinamia Pengelolaannya

Pasar Raya Padang merupakan salah satu pusat perdagangan terbesar di Sumatera Barat. Ribuan pedagang menggantungkan hidupnya di kawasan ini, mulai dari pedagang kebutuhan pokok, pakaian, hingga kuliner.

Sebagai pusat ekonomi rakyat, pasar tradisional idealnya menjadi ruang usaha yang aman dan tertib. Namun dalam praktiknya, sejumlah pasar di berbagai daerah kerap menghadapi persoalan klasik seperti pungutan liar, praktik pemalakan, dan konflik pengelolaan lapak.

Jika dugaan pemerasan di Pasar Raya Padang terbukti, hal ini bukan hanya persoalan individu, melainkan cerminan lemahnya pengawasan dan tata kelola. Karena itu, penyelesaian kasus ini dinilai penting untuk memulihkan rasa aman para pedagang.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉Baca juga artikel tentang: Hasil Drawing Ronde Kelima Piala FA 2026: Deretan Duel Panas Menuju Perempatfinal

Andre: Aparat Harus Tegas, Tak Pandang Bulu

Andre Rosiade juga menyinggung komitmen pemberantasan korupsi dan praktik penindasan terhadap masyarakat kecil. Ia menilai aparat harus berani menindak siapa pun yang terbukti bersalah, tanpa memandang status atau jabatan.

“Sudah banyak koruptor besar ditangkap di era Presiden Prabowo. Apalagi hanya sebatas Tuan Takur yang diduga pegawai honorer di Dinas Perdagangan maupun preman pasar lainnya yang menjadi tukang palak para pedagang,” katanya.

Pernyataan ini merujuk pada semangat penegakan hukum yang menurutnya harus konsisten hingga ke level paling bawah. Meski begitu, Andre tetap menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah. Semua pihak yang diperiksa tetap harus dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan hukum tetap.

Seruan ini sekaligus menjadi tekanan moral bagi aparat penegak hukum agar tidak ragu menuntaskan perkara, apalagi jika melibatkan oknum aparatur.

Desakan untuk Wali Kota Padang

Tak hanya menyoroti aparat kepolisian, Andre juga meminta Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersikap tegas apabila ada aparatur yang terbukti terlibat dalam praktik pemerasan.

“Saudara Wali Kota Padang ditunggu nyalinya untuk memecat yang bersangkutan. Jangan kura-kura dalam perahu, karena ini sudah menjadi rahasia umum di Pasar Raya Padang,” ujarnya.

Desakan tersebut memperlihatkan bahwa kasus ini tak sekadar menyentuh ranah pidana, tetapi juga aspek etika pemerintahan dan disiplin aparatur. Jika benar ada oknum pegawai honorer atau aparatur dinas yang terlibat, maka sanksi administratif dinilai sama pentingnya dengan proses hukum pidana.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Padang terkait pernyataan Andre tersebut.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Pedagang Diminta Berani Bersaksi

Salah satu tantangan utama dalam pengungkapan kasus pemerasan di pasar tradisional adalah keberanian korban untuk bersaksi. Rasa takut akan intimidasi sering membuat pedagang memilih diam.

Andre secara terbuka mengimbau pedagang agar tidak ragu memberikan keterangan kepada penyidik. Menurutnya, negara memiliki kewajiban melindungi saksi dan korban.

Dalam sistem hukum Indonesia, perlindungan saksi sebenarnya telah diatur melalui mekanisme resmi. Namun implementasinya kerap menjadi sorotan. Karena itu, dukungan konkret dari aparat sangat diperlukan agar pedagang merasa aman untuk berbicara.

Jika para pedagang kompak memberikan kesaksian, proses pembuktian akan jauh lebih kuat. Sebaliknya, tanpa keterangan korban, perkara pemerasan kerap sulit dibuktikan secara hukum.

Rekomendasi Cakwar.com: Iran Tuduh Israel Sabotase Negosiasi Nuklir dengan AS, Ali Larijani: Kami Tak Kembangkan Senjata Nuklir

Momentum Pembenahan Tata Kelola Pasar

Kasus dugaan pemerasan di Pasar Raya Padang bisa menjadi momentum untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pasar. Pengawasan retribusi, transparansi pengelolaan lapak, serta mekanisme pengaduan perlu diperkuat.

Di banyak daerah, digitalisasi pembayaran retribusi pasar mulai diterapkan untuk mengurangi potensi pungutan liar. Sistem non-tunai dinilai mampu mempersempit ruang praktik pemalakan karena seluruh transaksi tercatat secara elektronik.

Selain itu, pembentukan satuan pengawas internal dan saluran pengaduan langsung juga menjadi opsi yang bisa dipertimbangkan pemerintah daerah.

Upaya pembenahan tentu membutuhkan komitmen bersama, baik dari aparat, pemerintah daerah, maupun komunitas pedagang itu sendiri.

Media sosial:

 

Menanti Kepastian Hukum

Perkembangan kasus ini kini berada di tangan penyidik. Publik menunggu apakah pemeriksaan yang telah dilakukan akan berlanjut ke penetapan tersangka atau tidak.

Bagi pedagang, kepastian hukum menjadi kunci utama. Mereka membutuhkan jaminan bahwa aktivitas usaha dapat berjalan tanpa tekanan dan ancaman pemalakan.

Kasus dugaan pemerasan di Pasar Raya Padang bukan sekadar isu lokal. Ia menyentuh persoalan mendasar tentang perlindungan ekonomi rakyat kecil dan integritas aparatur.

Transparansi proses hukum akan menjadi penentu apakah kepercayaan publik dapat terjaga. Aparat penegak hukum dan pemerintah daerah kini berada di bawah sorotan.

Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru secara berimbang dan terpercaya. Untuk membaca artikel menarik lainnya seputar isu nasional, hukum, dan kebijakan publik, kunjungi media digital cakwar.com dan temukan beragam ulasan informatif yang relevan dengan kebutuhan Anda.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions