Banjir besar kembali melanda kawasan Thailand selatan, tepatnya di Kota Hat Yai, dan menewaskan sedikitnya 145 orang. Peristiwa tragis ini memicu kemarahan warga yang mengaku tidak mendapatkan peringatan apa pun dari otoritas setempat sebelum air tiba-tiba naik dengan sangat cepat. Dari total korban tersebut, 110 berasal dari Provinsi Songkhla, wilayah yang menjadi pusat terdampak paling parah.
Bencana ini bermula setelah hujan deras mengguyur Hat Yai selama tiga hari berturut-turut. Curah hujan ekstrem yang mencapai 335 mm dalam satu hari—rekor tertinggi dalam 300 tahun—membuat kota berpenduduk lebih dari 240.000 jiwa itu lumpuh total. Sistem drainase tidak mampu menahan limpahan air dari perbukitan, menciptakan arus deras yang menggenangi kawasan dataran rendah padat penduduk.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Peringatan Tak Kunjung Datang: Warga Merasa Terabaikan
Salah satu warga, Jantarakarn Kaewjan (40), menggambarkan kepanikan yang terjadi. Pada Jumat malam (21/11), ia melihat genangan air di depan apartemennya hanya sebatas genangan biasa. Ia pergi tidur dengan tenang, tidak menduga bahwa semuanya akan berubah drastis hanya dalam beberapa jam.
Artikel Lainnya:
Artikel Rekomendasi Cakwar.com :
Namun menjelang tengah malam, air mulai merangsek masuk ke bangunan. Ia terpaksa memindahkan motornya ke lantai yang lebih tinggi untuk menyelamatkannya.
“Sekitar jam 9 pagi, air sudah setinggi dada,” ujarnya. “Semua ini hanya karena hujan.”
Kesaksian seperti ini menjadi pemicu ketidakpuasan warga. Mereka menilai pemerintah daerah gagal memberikan peringatan dini, padahal hujan deras telah berlangsung sejak tiga hari sebelumnya. Minimnya komunikasi membuat ribuan penduduk tidak siap mengungsi dan kehilangan kesempatan untuk menyelamatkan barang-barang penting.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉 Baca juga artikel tentang: Indonesia Cetak Rekor Dunia Penggunaan Ponsel untuk Akses Internet
Mengapa Banjir Meningkat Begitu Cepat?
Curah hujan mencapai 335 mm dalam sehari, angka tertinggi dalam kurun waktu tiga abad. Intensitas ini dikenal sebagai once in centuries event—peristiwa yang sangat jarang terjadi.
Hat Yai merupakan kota yang dikelilingi perbukitan. Ketika hujan turun deras tanpa henti, volume air dari area yang lebih tinggi meluncur deras ke pusat kota yang berada di dataran rendah.
Sistem drainase Hat Yai tidak dirancang untuk menahan volume air sebesar itu.
Menurut laporan Lembaga GISTDA, banjir meningkat begitu cepat karena:
Kombinasi ketiga faktor ini menciptakan bencana besar yang sulit dikendalikan.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Dampak Besar bagi Kota Hat Yai dan Warganya
Jalan utama terendam, listrik padam, dan ribuan rumah rusak parah. Transportasi di dalam kota benar-benar terhenti.
Hat Yai merupakan pusat perdagangan dan pariwisata di Thailand selatan. Banjir besar membuat ratusan toko tutup, pasar tradisional tenggelam, dan hotel kehilangan tamu.
Banyak keluarga kehilangan anggota keluarga, aset, dan tempat tinggal. Bantuan darurat terus berdatangan, tetapi pemulihan mental dan ekonomi membutuhkan waktu lama.
Rekomendasi Cakwar.com: Indonesia & Sri Lanka Dilanda Banjir dan Longsor: Puluhan Tewas dan Hilang
Kemarahan Publik Menguat: Tuntutan Evaluasi Sistem Peringatan Dini
Kemarahan warga bukan hanya karena besarnya kerusakan, tetapi juga karena mereka merasa tidak dilindungi oleh sistem peringatan dini yang seharusnya berfungsi pada kondisi ekstrem seperti ini. Banyak yang percaya bahwa jika peringatan dikeluarkan lebih awal, korban jiwa dapat jauh lebih sedikit.
Para pengamat bencana menekankan bahwa:
Dalam era di mana cuaca ekstrem semakin sering terjadi, kesiapsiagaan menjadi faktor kunci keselamatan penduduk.
Media sosial:
Penutup: Pelajaran Berharga dari Banjir Besar Hat Yai
Banjir besar yang menelan 145 korban jiwa di Hat Yai menjadi peringatan serius tentang pentingnya sistem mitigasi bencana yang lebih kuat. Curah hujan ekstrem mungkin tak terhindarkan, tetapi dampaknya dapat diperkecil jika peringatan dini berjalan efektif dan infrastruktur siap menghadapinya.
Untuk membaca informasi menarik, analisis mendalam, dan berita edukatif lainnya, kunjungi cakwar.com dan dapatkan wawasan terbaru setiap hari.
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi Asabri Tapi Masih Terima Gaji: Mengapa Begitu? July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa elus dada saat membaca berita hukum di tanah air?...
Read MoreEks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Ironi Gelar Doktor Akuntabilitas July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) bersama keluarga untuk menikmati...
Read MoreKejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi BGN! Ulasan Skandal Pengadaan July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa sangat kecewa ketika program pemerintah yang niat awalnya mulia untuk kesejahteraan masyarakat justru...
Read MoreMotor Listrik BGN Rp1 Triliun Berujung Korupsi dan Disegel Kejagung July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda membayangkan membeli kendaraan atau perangkat canggih dengan harga mahal, tetapi begitu barang sampai...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read MoreBisa Bikin Lemot dan Baterai Boros! Ini Dampak Buruk Jarang Me-Restart iPhone Anda July 23, 2026 Rahmat Yanuar Coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mematikan atau me-restart iPhone kesayangan...
Read MoreJangan Langsung Update! Lakukan 6 Hal Penting Ini Sebelum Upgrade iPadOS July 23, 2026 Rahmat Yanuar Melihat notifikasi pembaruan sistem operasi iPadOS terbaru di layar tablet dan ingin langsung menekan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions