Di kalangan musisi dan penggemar, kata “royalti” sekarang layaknya kode rahasia yang bikin geleng kepala—bukan obrolan remake video trend, tapi soal cara artis dapat dollar dari karya mereka. Tapi apa kabar? Kini, bahasannya jadi heboh serius.
Puncaknya saat musisi besar seperti Ariel (Noah), Agnez Mo, Armand Maulana, Nadin Amizah, ikut dalam gugatan uji materi UU Hak Cipta ke MK. Mereka menuntut bahwa pengguna lagu cukup bayar royalti, tanpa perlu gabung izin langsung ke pencipta—selama lewat LMK (Lembaga Manajemen Kolektif). Intinya, mereka bosan sama sistem berbelit penuh drama.
Artikel Terkait : Fenomena Bendera One Piece Ketika Kampung dan Angkot Jadi Dunia Bajak Laut
Artikel Rekomendasi Cakwar.com : Masalah IC Audio (iPhone 11 Series)
Gak cuma di ranah legislatif, di lapangan juga riuh. Beberapa artis malah pilih jalur santai—bebasin lagu mereka untuk dibawakan siapa aja tanpa perlu izin atau mbayar. Charly, Rian D’Masiv, Rhoma Irama, dan Tompi masuk lineup ini. Salut? Bisa. Parah? Ada juga yang bilang gini sampai bikin bingung sistem hak cipta.
Beda pola, beda juga urusannya. Ariel sempat dikritik Ahmad Dhani karena “terlalu baik”. Ia sendiri menekankan: silakan bawain laguku, asal urusan royalti tetap lewat LMK, bukan ilegal. Prinsipnya: tetap adil, tapi gak ribet.
Di belantara birokrasi, muncul kritik tajam soal tata kelola LMKN yang kurang transparan. Kadri Mohammad menyebut distribusi royalti yang minim digitalisasi bikin trust issue antara pencipta lagu dan pengguna. Banyak pelaku usaha seperti kafe atau event organizer jadi gak yakin kalau royalti dibayar itu benar-benar sampai ke penulis lagunya. Akhirnya, banyak yang ogah bayar.
Melihat keributan ini, pemerintah langsung respon. Kemenparekraf bilang sudah di meja diskusi bareng WIPO untuk bikin sistem yang adil, transparan, dan modern. DPR juga ambil sikap: royalti buat diputar di ruang publik, tetap harus bayar, tapi waktunya sampai bisa fleksibel—bayarnya bisa pasca-event tergantung kondisi keuangan EO-nya.
Di sisi lain, Spotify kasih lampu hijau: royalti musisi lokal meningkat 14% di 2024, mostly dari pendengar luar negeri. Platform streaming ini jadi semacam ‘penyelamat’ bagi many indie musicians meski mekanisme LMK masih dianggap kurang meyakinkan.
Isu royalti musik bukan sekadar drama artis galau. Ini soal sistem yang sudah waktunya diganti: dari aturan hukum lama, tata kelola LMKN yang zamannya masih analog, sampai kebutuhan digitalisasi dan fairness.
Masyarakat kreatif berharap dapat solusi yang bikin semuanya enak: musisi dapat royalti adil; pengguna lagu (kafe, EO, promotor) bisa aman dari tuntutan hukum—semuanya tanpa drama. Kalau nggak, ya musisi bisa makin gremlek dan kita juga cuma duduk pasrah denger lagu streaming yang makin mahal.
Lebih dari Sekadar HP! Samsung Hadirkan Awesome Intelligence di Galaxy A57 & A37 5G untuk Generasi Kreatif April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa...
Read MoreAturan Main Pemilu Mau Dirombak? Dasco Ahmad Ungkap DPR Sedang Godok Ambang Batas Parlemen yang ‘Manusiawi’ April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa sayang...
Read MoreBukan Cuma Buat Perempuan! Vaksin HPV Kini Menyasar Laki-Laki, Ini Alasannya April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu mendengar tentang vaksin HPV? Sebagian besar dari...
Read MoreDunia Lagi Memanas! Kapolri Instruksikan Korps Brimob Siaga Penuh Hadapi Dampak Konflik Selat Hormuz April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah terpikir nggak sih, apa hubungannya konflik di...
Read MoreMitos ‘Clean Install’ macOS: Kapan Anda Benar-benar Perlu Menghapus Seluruh Data MacBook? April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa MacBook kesayanganmu mulai terasa “berat”,...
Read MoreLembab Bukan Berarti Basah: Ancaman Cairan Tersembunyi yang Sering Merusak Sensor iPhone & MacBook April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa kaget luar biasa...
Read MoreAnatomi Kerusakan Flexgate pada MacBook: Mengapa Desain Tipis Apple Menjadi Bumerang Bagi Pengguna? April 20, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu lagi asyik kerja atau nonton...
Read MoreSiklus Baterai dan Mitos 80%: Benarkah Fitur Limit Pengisian Baterai Bikin iPhone Lebih Awet? April 20, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa was-was setiap kali...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions