Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa bingung saat melihat Pilkada atau Pilpres, tiba-tiba ada calon yang muncul entah dari mana, lalu tiba-tiba pakai jaket partai tertentu? Rasanya seperti melihat pemain bola naturalisasi yang baru mendarat langsung pakai jersey timnas, ya?
Nah, fenomena “kutu loncat” atau calon instan ini ternyata jadi perhatian serius Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. Mantan Gubernur Jawa Tengah ini baru saja memberikan pernyataan pedas tapi logis soal masa depan kepemimpinan di Indonesia.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Menurut Ganjar, sebuah partai politik harus punya harga diri dengan mengusung hasil didikan sendiri. Tapi, kenapa kok kenyataannya masih banyak partai yang hobi “impor” calon dari luar? Yuk, kita bedah bareng-bareng diskursus menarik ini!
Fungsi Rekrutmen: Bukti Partai Politik Tidak Sedang ‘Tidur’
Ganjar Pranowo menilai bahwa idealnya, setiap partai politik memang harus memiliki kandidat yang lahir dari rahim kaderisasi partai sendiri. Hal ini berlaku untuk semua tingkatan, mulai dari bupati, gubernur, hingga presiden.
Kenapa ini penting? Karena menurut Ganjar, keberhasilan partai mengusung kader internal adalah bukti bahwa fungsi pendidikan politik berjalan dengan baik. Partai bukan cuma “stempel” buat maju, tapi tempat belajar menjadi pemimpin.
“Itu menunjukkan bahwa partai melaksanakan fungsi pendidikan politik melalui kaderisasi karena itu merupakan pelaksanaan dari fungsi-fungsi partai sebagai sumber rekrutmen kader,” ujar Ganjar (24/4/2026). Jadi, kalau partai cuma cari tokoh yang punya uang atau populer tapi bukan kader, itu tandanya pendidikan di internalnya sedang macet, Sobat!
Celah Regulasi: UU Belum ‘Wajibkan’ Calon Harus Anggota Partai
Meskipun idealnya pakai kader sendiri, Ganjar memberikan catatan realistis soal aturan main kita. Ternyata, UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik maupun UU Pemilu yang ada sekarang memang belum memberikan kewajiban saklek soal status keanggotaan calon.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Indonesia Geram! Desak PBB Investigasi Serangan Tank Israel yang Tewaskan Praka Rico Pramudia
“Bunyi UU-nya, pasangan capres/cawapres diusung oleh parpol dan gabungan parpol. Tidak ada kewajiban dia anggota parpol,” jelas Ganjar. Inilah yang membuat fenomena “pinjam perahu” masih sangat subur di Indonesia.
Partai seringkali lebih memilih tokoh luar yang punya elektabilitas tinggi demi memenangkan kontestasi, daripada mengusung kader setia yang mungkin belum terlalu dikenal publik. Akibatnya, hubungan antara pemimpin dan partai pengusung seringkali hanya bersifat transaksional belaka.
KPK Ikut Turun Tangan: Dorong Revisi UU Partai Politik
Menariknya, pandangan Ganjar ini sejalan dengan rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah ini ternyata sudah melakukan kajian mendalam soal tata kelola partai politik di tanah air.
KPK mendorong adanya penguatan kaderisasi partai melalui revisi UU. Mereka ingin ada klausul yang mengatur bahwa syarat calon pejabat publik harus berasal dari sistem kaderisasi yang jelas di dalam partai.
Mengapa KPK ikut campur? Ternyata ada hubungannya dengan korupsi, Sobat! Jika sistem rekrutmen dilakukan secara instan dan mahal, potensi pemimpin untuk melakukan korupsi saat menjabat jadi jauh lebih tinggi karena harus “balik modal”. Dengan kaderisasi yang matang, diharapkan integritas pemimpin lebih teruji.
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Kepala daerah yang korupsi bukan hanya non-kader. Faktanya, mayoritas yang tertangkap adalah kader yang diusung parpol. KPK “ikut campur” karena parpol dianggap gagal melakukan rekrutmen yang berintegritas, sehingga menyebabkan biaya politik tinggi dan korupsi berjamaah.
Insight Praktis: Mengapa Kita Harus Peduli pada Kaderisasi?
Sebagai pemilih cerdas, memahami latar belakang calon itu penting banget. Ini alasan kenapa kita harus melirik calon hasil kaderisasi:
Rekomendasi Cakwar.com: Duka di Lebanon: Praka Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Panjang Pahlawan Perdamaian TNI
Kesimpulan: Menuju Demokrasi yang Lebih Sehat
Pernyataan Ganjar Pranowo dan rekomendasi KPK adalah sinyal bahwa sistem demokrasi kita harus naik kelas. Partai politik jangan hanya jadi “kendaraan” sewaan yang bisa dipakai siapa saja yang punya bensin banyak.
Membangun kaderisasi partai yang kuat memang butuh waktu dan biaya yang tidak sedikit. Namun, demi melahirkan pemimpin yang punya integritas dan ideologi yang jelas, langkah ini adalah harga mati yang harus diperjuangkan lewat regulasi yang lebih ketat.
Semoga ke depannya, surat suara yang kita coblos berisi nama-nama yang memang sudah “berkeringat” membesarkan partainya, bukan sekadar tokoh yang muncul saat musim kampanye tiba.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi ATR/BPN, Keterlambatan Layanan Capai 73,49 Persen September 19, 2026 R.Y. Fajri Urusan tanah selalu menyentuh bagian paling mendasar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ketika seseorang...
Read MoreLayar AMOLED Diganti IPS? Cek Dulu Dampaknya pada Baterai, Warna, dan HP Kamu September 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan situasi yang kerap dialami banyak pemilik smartphone: HP Anda tidak sengaja...
Read MoreiMac Mati Mendadak Saat Digunakan? Ini yang Harus Dicek Sebelum Servis September 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan situasi ini Anda sedang dikejar deadline pekerjaan—entah itu mengedit video, menyelesaikan desain grafis, atau...
Read MoreHP Android Pernah Kena Air? Ini Penyebab Korosi yang Bisa Bikin HP Rusak Bertahap September 18, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah perangkat kesayangan Anda tidak sengaja tercebur atau tersiram cairan? Momen...
Read MoreiMac Mati Mendadak Saat Digunakan? Ini yang Harus Dicek Sebelum Servis September 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan situasi ini Anda sedang dikejar deadline pekerjaan—entah itu mengedit video, menyelesaikan desain grafis, atau...
Read MoreMacBook Cepat Panas? Ini Penyebab dan Solusi yang Perlu Anda Ketahui September 18, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah Anda sedang asyik mengetik dokumen atau menonton video streaming, lalu tiba-tiba bodi aluminium...
Read MoreKenapa Baterai MacBook Cepat Habis? Ini Penyebab dan Solusi yang Bisa Dicoba September 17, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah Anda sedang asyik bekerja di coffee shop, dikejar deadline pekerjaan, tetapi indikator daya...
Read MoreiMac Lemot Parah? Ini 5 Upgrade Ampuh agar Mac Kembali Ngebut September 16, 2026 R.Y. Fajri Pernah gak sih kamu lagi buru-buru mau nyelesaiin pekerjaan, tapi iMac kesayangan malah cuma...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions