Evakuasi Santri dengan Alat Berat Disetujui Keluarga
Sidoarjo – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa keluarga santri korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, telah menyetujui penggunaan alat berat dalam proses evakuasi.
Menurut Pratikno, keputusan ini tidak diambil secara sepihak. Melainkan hasil komunikasi intensif antara pihak keluarga, tim Basarnas, dan pemerintah yang bertugas di lapangan. Hal ini dilakukan demi mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun reruntuhan.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Alasan Penggunaan Alat Berat
Mempercepat Proses Evakuasi
Tim penyelamat sejak awal mengandalkan cara manual agar tidak menimbulkan risiko tambahan terhadap korban yang mungkin masih selamat. Namun, setelah tiga hari penuh pencarian, proses manual dianggap kurang efektif. Dengan restu keluarga, alat berat akhirnya diterjunkan untuk mengurai puing-puing bangunan yang berat dan sulit dipindahkan secara manual.
Pertimbangan Kemanusiaan
Pratikno menegaskan, keputusan ini bukan semata soal teknis, melainkan pertimbangan kemanusiaan. “Kami harus menghormati perasaan keluarga korban. Karena itu, keputusan ini baru diambil setelah semua pihak setuju,” ujarnya.
👉 Baca juga artikel tentang Pemerintah Buka Program Magang Bergaji UMP Mulai 15 Oktober 2025
Tempat dan Daftar Harga Service Apple Surabaya: IJOE PRICELIST UPDATE
Suasana Haru di Lokasi Pesantren
Penggunaan alat berat di lokasi evakuasi disambut penuh haru oleh keluarga dan para santri yang menunggu. Banyak dari mereka berharap proses pencarian bisa segera menemukan korban lain, baik yang selamat maupun meninggal dunia, agar bisa segera dimakamkan dengan layak.
Sejumlah relawan juga menekankan pentingnya menjaga keamanan para petugas penyelamat yang bekerja siang dan malam. “Semoga dengan alat berat, proses bisa lebih cepat tanpa mengurangi kehati-hatian,” ujar seorang relawan di lokasi.
Suasana Haru di Lokasi Pesantren
Penggunaan alat berat di lokasi evakuasi disambut penuh haru oleh keluarga dan para santri yang menunggu. Banyak dari mereka berharap proses pencarian bisa segera menemukan korban lain, baik yang selamat maupun meninggal dunia, agar bisa segera dimakamkan dengan layak.
Sejumlah relawan juga menekankan pentingnya menjaga keamanan para petugas penyelamat yang bekerja siang dan malam. “Semoga dengan alat berat, proses bisa lebih cepat tanpa mengurangi kehati-hatian,” ujar seorang relawan di lokasi.
Cak War merekomendasikan: Forto – Premium Gadget Repair Service tempat service handphone android terpercaya di Surabaya
Pemerintah dan Basarnas Turun Langsung
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, serta relawan telah dikerahkan sejak hari pertama kejadian. Pratikno menambahkan bahwa pemerintah pusat akan terus mendukung segala kebutuhan teknis di lapangan.
Baca juga artikel terkait: Musala Pesantren Al Khoziny Ambruk: 4 Santri Meninggal, Haikal (13) Selamat dari Reruntuhan
Untuk informasi lebih detail tentang penanganan bencana dan evakuasi, Anda juga bisa merujuk ke situs resmi
Kesimpulan: Harapan di Tengah Duka
Keputusan keluarga santri menyetujui penggunaan alat berat menjadi titik balik dalam upaya pencarian korban di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Langkah ini diharapkan mempercepat proses evakuasi sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga yang masih menunggu kabar.
👉 Menurut Anda, bagaimana cara terbaik pemerintah memastikan keselamatan bangunan pesantren agar tragedi serupa tak terulang? Tulis pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar semakin banyak yang peduli.
PWI Jaya Sayangkan Tudingan ‘Londo Ireng’ terhadap Jurnalis, Ini Ulasannya August 19, 2026 R.Y. Fajri Dinamika politik di tanah air kembali menghangat dan memicu perhatian publik nasional. Penggunaan frasa bernada...
Read MoreEmas 74 Kg Febrie Adriansyah: Bantahan Kepemilikan dan Fakta yang Masih Jadi Sorotan August 19, 2026 R.Y. Fajri Perkembangan sidang praperadilan yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan...
Read MoreLayar HP Pecah? Jangan Paksa Pasang LCD Baru di Frame Bengkok, Ini Alasannya August 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan seorang ahli bedah yang nekat memasang gips lurus pada kaki pasien...
Read MoreHP Tidak Mau Dicas? Jangan Langsung Ganti Baterai, Ternyata Thermistor NTC Bisa Jadi Penyebabnya August 19, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan Anda baru saja melangkah masuk ke dalam ruangan ber-AC yang...
Read MoreTanda-Tanda iMac Perlu Dicek Sebelum Terjadi Kerusakan Lebih Parah August 19, 2026 R.Y. Fajri Apakah iMac kesayangan di meja kerja Anda belakangan ini sering mengeluarkan suara dengungan kipas yang sangat...
Read MoreiPhone Rusak Mendadak? Ini yang Harus Dilakukan Sebelum Membawanya ke Tempat Servis August 19, 2026 R.Y. Fajri Pernahkah Anda berada di situasi krusial ketika sedang dikejar deadline pekerjaan, menyiapkan presentasi penting,...
Read MoreMacBook Cepat Panas dan Kipas Berisik? Cek Penyebabnya Sebelum Terlanjur Servis Mahal August 19, 2026 R.Y. Fajri Baru saja membuka beberapa tab peramban untuk membaca berita harian atau mengerjakan tugas...
Read MoreiMac Mati Mendadak Saat Digunakan? Cek Penyebabnya Sebelum Terlanjur Servis Mahal August 18, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan skenario ini: Anda sedang fokus mengedit video, merancang desain grafis, atau menyusun laporan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions