Kenapa Bisa Kena Maag? Ini Asal Usul dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Maag?

Siapa sih yang nggak pernah dengar penyakit maag? Penyakit ini cukup populer di Indonesia, dan biasanya dikaitkan dengan kebiasaan telat makan. Tapi sebenarnya, maag bukan sekadar perut perih karena lambung kosong. Dalam istilah medis, maag dikenal sebagai dispepsia atau bisa juga terkait dengan gastritis, yaitu peradangan di dinding lambung.

Penyakit maag bisa muncul secara ringan sampai berat. Kalau masih tahap ringan, biasanya hanya bikin tidak nyaman. Tapi kalau dibiarkan, bisa berkembang jadi masalah serius seperti tukak lambung atau bahkan GERD (asam lambung naik ke kerongkongan).

Asal Usul Penyakit Maag

Banyak orang mengira maag hanya datang karena telat makan. Faktanya, penyebab maag jauh lebih kompleks. Yuk kita bedah satu per satu:

  1. Pola makan tidak teratur
    Ini yang paling sering. Sering skip sarapan, makan tengah malam, atau doyan makanan pedas dan asam bisa mengganggu lambung.
  2. Infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori)
    Nah, ini penyebab yang sering disepelekan. Bakteri ini bisa bikin peradangan kronis di lambung.
  3. Stres berlebihan
    Ternyata pikiran juga memengaruhi lambung. Saat stres, produksi asam lambung bisa meningkat, akhirnya lambung jadi lebih sensitif.
  4. Obat-obatan tertentu
    Konsumsi obat nyeri (NSAID) terlalu sering bisa melukai lapisan lambung.
  5. Gaya hidup tidak sehat
    Rokok, kopi berlebihan, minuman beralkohol, hingga begadang—semuanya bisa memperparah maag.

 

Jadi jelas, asal usul maag itu bukan hanya soal perut kosong, tapi kombinasi dari pola hidup, infeksi, dan kondisi mental.

Gejala Umum Penyakit Maag

Supaya lebih aware, kenali tanda-tanda maag berikut ini:

  • Perut perih atau terbakar
  • Mual atau muntah
  • Sering bersendawa
  • Kembung dan cepat kenyang
  • Asam naik ke tenggorokan (heartburn)

 

Kalau gejalanya muncul berulang kali, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Cara Mengatasi Penyakit Maag

Tenang, maag bukan berarti harus jadi musuh seumur hidup. Ada banyak cara untuk mengatasinya, baik secara alami maupun medis.

  1. Atur Pola Makan
  • Jangan pernah skip sarapan.
  • Makan dalam porsi kecil tapi sering.
  • Hindari makanan pedas, asam, berminyak, atau terlalu manis.
  1. Kurangi Stres, Meditasi, olahraga ringan, atau sekadar jalan sore bisa bantu pikiran lebih rileks.
  1. Perhatikan Gaya Hidup
  • Kurangi kopi dan soda.
  • Stop merokok.
  • Hindari begadang yang bikin lambung bekerja ekstra.
  1. Obat Medis, Kalau gejalanya cukup mengganggu, dokter biasanya memberi obat antasida, PPI (proton pump inhibitor), atau antibiotik kalau penyebabnya bakteri H. pylori.
  1. Bahan Alami, Beberapa orang merasa terbantu dengan konsumsi madu, jahe hangat, atau air kelapa muda. Meski begitu, tetap sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

 

Bisa Sembuh Total Nggak?

Banyak yang bertanya, “Maag bisa sembuh total nggak, sih?” Jawabannya bisa, asal kita disiplin menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Tapi kalau penyebabnya bakteri H. pylori, biasanya perlu perawatan medis khusus.

Penyakit maag berawal dari pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat, ditambah faktor bakteri atau stres. Gejalanya memang bikin nggak nyaman, tapi kabar baiknya: maag bisa dicegah dan dikontrol. Kuncinya adalah makan teratur, kelola stres, dan jaga gaya hidup sehat.

Jangan tunggu maag makin parah baru peduli. Mulai sekarang, sayangi lambungmu—karena perut yang sehat bikin hidup lebih bahagia!

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions