KPK Umumkan 21 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim

Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim 2019–2022 Jadi Sorotan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik setelah resmi mengumumkan 21 tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Jatim pada Rabu, 2 Oktober 2025.

Kasus ini menyeret banyak nama besar, mulai dari anggota DPR RI, DPD RI, hingga Gubernur Jawa Timur. Menurut KPK, dana hibah yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat (pokmas) justru disalahgunakan demi keuntungan pribadi dan politik.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Nama Abdul Halim, La Nyalla, hingga Khofifah Ikut Terseret

Dalam konferensi pers, KPK menyebut adanya keterkaitan sejumlah tokoh politik seperti Abdul Halim Iskandar (anggota DPR RI sekaligus mantan Mendes PDTT), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti (anggota DPD RI), dan Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur).

Meski begitu, KPK menegaskan bahwa status hukum para tokoh tersebut masih dalam proses pendalaman. Publik pun menunggu apakah mereka akan ikut ditetapkan sebagai tersangka atau hanya disebut dalam konteks aliran dana hibah.

Daftar Lengkap 21 Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim

KPK merinci 21 tersangka yang terdiri dari penerima dan pemberi suap.

Empat Tersangka Penerima Suap

  • Kusnadi (KUS) – Ketua DPRD Jatim 2019–2024
  • Anwar Sadad (AS) – Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024
  • Achmad Iskandar (AI) – Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024
  • Bagus Wahyudiono (BGS) – staf Anwar Sadad

 

👉 Baca juga artikel tentang  Tumpak Sewu, Pesona Air Terjun Seribu Tirai dari Jawa Timur

Tempat dan Daftar Harga Service Apple Surabaya: IJOE PRICELIST UPDATE

17 Tersangka Pemberi Suap

Di antaranya:

  • Mahfud (MHD) – Anggota DPRD Jatim 2019–2024
  • Fauzan Adima (FA) – Wakil Ketua DPRD Sampang
  • Jon Junaidi (JJ) – Wakil Ketua DPRD Probolinggo
  • Hasanuddin (HAS) – pihak swasta Gresik, kini Anggota DPRD Jatim 2024–2029
  • Jodi Pradana Putra (JPP) – pihak swasta dari Blitar

  *lengkap total 17 nama diumumkan KPK

Dampak Politik dan Kepercayaan Publik

Kasus ini bukan hanya soal kerugian negara, tapi juga soal kepercayaan publik terhadap pejabat daerah Jawa Timur. Banyak masyarakat yang kecewa karena dana hibah yang mestinya dipakai untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat justru dijadikan bancakan.

Tak heran, publik kini menantikan langkah tegas KPK untuk menyeret semua pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

👉 Untuk referensi tambahan, simak juga laporan lengkap di [situs resmi KPK](https://www.kpk.go.id/).

Cak War merekomendasikan: Forto – Premium Gadget Repair Service tempat service handphone android terpercaya di surabaya

Kesimpulan

Kasus korupsi dana hibah Jatim 2019–2022 yang menjerat 21 tersangka ini membuka mata kita bahwa praktik penyalahgunaan anggaran publik masih marak. Dengan disebutnya nama-nama besar seperti Abdul Halim Iskandar, La Nyalla, hingga Khofifah, kasus ini dipastikan akan terus menjadi perhatian nasional.

Bagaimana menurut kamu, apakah kasus ini bisa menjadi momentum besar untuk bersih-bersih dunia politik Jawa Timur? Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar makin banyak yang peduli pada isu korupsi di Indonesia.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions