Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyoroti praktik curang yang dilakukan sejumlah importir nakal di Indonesia. Salah satu modus yang kembali ditemukan adalah under invoicing, yakni melaporkan harga barang impor jauh di bawah nilai pasar sebenarnya. Praktik ilegal ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan persaingan tidak sehat di dunia usaha.
Purbaya mengungkapkan hal tersebut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/11). Ia menegaskan bahwa langkah tegas akan segera diberlakukan untuk menutup celah kecurangan yang selama ini dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Praktik Under Invoicing dan Dampaknya terhadap Penerimaan Negara
Modus Lama yang Masih Marak
Under invoicing merupakan salah satu modus paling umum dalam kejahatan impor. Pelaku sengaja menyatakan harga barang lebih rendah agar membayar bea masuk dan pajak yang jauh lebih kecil. Dengan manipulasi ini, negara kehilangan potensi penerimaan, sementara importir nakal meraih keuntungan besar.
Purbaya menyebut bahwa praktik tersebut masih ditemukan di lapangan, meski berbagai aturan dan sistem telah dikembangkan untuk menutup celah penipuan.
Artikel Lainnya:
Artikel Rekomendasi Cakwar.com :
Efek Berantai ke Dunia Usaha
Selain merugikan negara, tindakan under invoicing juga memberikan dampak buruk terhadap pelaku usaha lain yang taat aturan. Barang impor yang seharusnya memiliki nilai tinggi masuk dengan harga lebih murah, sehingga mematikan kompetisi yang sehat. Kondisi ini membuat industri lokal semakin sulit bersaing.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉 Baca juga artikel tentang: Citra Satelit Ungkap “Kota Kiamat” China: Kompleks Militer Raksasa Bawah Tanah di Dekat Beijing
Itjen Akan Dampingi Pemeriksaan Bea Cukai
Dalam pernyataannya, Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah konkret untuk mengawasi lebih ketat proses pemeriksaan barang impor. Salah satunya adalah dengan menempatkan pegawai Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan untuk ikut mendampingi petugas Bea Cukai di lapangan.
“Ke depan akan ada pegawai Itjen yang mendampingi proses pemeriksaan bea cukai. Saya sudah tahu permainan importir nakal ini,” kata Purbaya.
Langkah ini dianggap krusial untuk meningkatkan transparansi sekaligus memastikan bahwa proses pemeriksaan berlangsung objektif, bebas intervensi, dan minim potensi kecurangan.
Upaya Menkeu Mengonfirmasi dan Koordinasi dengan Irjen Kemenkeu
Purbaya menambahkan bahwa ia berupaya mengonfirmasi lebih jauh mengenai temuan ini dan segera mencari Irjen Kemenkeu untuk membahas langkah pengawasan lanjutan. Menurutnya, koordinasi antara pimpinan kementerian, inspektorat, dan Bea Cukai perlu diperkuat agar tindakan cepat bisa dilakukan setiap kali ditemukan indikasi penipuan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan negara, terlebih dalam situasi ekonomi yang membutuhkan stabilitas penerimaan fiskal.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Pemerintah Siap Tutup Celah Kecurangan dalam Impor
Praktik under invoicing bukan hal baru di Indonesia, namun pemerintah menegaskan komitmen untuk memperketat pengawasan. Kementerian Keuangan disebut telah menyiapkan beberapa strategi:
Dengan keterlibatan Itjen, setiap tahap pemeriksaan barang impor akan diawasi dua lapis—Bea Cukai dan inspektorat.
Rekomendasi Cakwar.com: Pertempuran Memanas di Timur Ukraina: Pokrovsk Jadi Fokus Baru Perebutan
Pemerintah mengembangkan sistem analisis data untuk mendeteksi pola transaksi yang mencurigakan, termasuk selisih harga yang tidak wajar.
Importir yang terbukti melakukan manipulasi akan dikenakan sanksi administratif hingga pidana sesuai ketentuan hukum.
Purbaya menekankan bahwa semua langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih sehat, adil, dan aman.
Media sosial:
Harapan Pemerintah untuk Dunia Usaha yang Lebih Jujur
Dengan pengawasan yang semakin ketat, pemerintah berharap dunia usaha semakin sadar pentingnya kepatuhan pajak dan regulasi impor. Praktik curang mungkin memberikan keuntungan jangka pendek, namun dampak negatifnya terhadap ekonomi nasional sangat besar.
Purbaya juga mengajak para pelaku usaha untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem perdagangan yang lebih baik dan bersih dari praktik ilegal.
Penutup
Demikian ulasan lengkap mengenai langkah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam menangani praktik under invoicing importir nakal. Untuk berita ekonomi, kebijakan, dan informasi edukatif lainnya, kunjungi cakwar.com dan dapatkan informasi terkini setiap hari.
Kritik Makan Bergizi Gratis Berujung Label ‘Antek Asing’, Ruang Diskusi Sehat Sedang Terancam? April 22, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa kalau sekarang ini mau...
Read MoreBareskrim & FBI Kompak! Bongkar Sindikat Phishing Tools GWL-FYT yang Rugikan Dunia Rp350 Miliar April 22, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa sudah aman karena...
Read MoreKedaulatan Harga Mati! Menlu Sugiono Luruskan Isu ‘Karpet Merah’ Akses Lintas Udara Amerika Serikat di Indonesia April 22, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com*! Baru-baru ini jagat media sosial dan...
Read MoreNegara Rugi Ratusan Miliar! Bareskrim Polri Sebut Jateng dan Jatim Jadi ‘Lautan’ Penyalahgunaan BBM serta LPG Bersubsidi April 22, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa...
Read MoreHanya Butuh 6 Digit untuk Hancurkan Hidup Anda! Mengapa Fitur ‘Stolen Device Protection’ di iPhone Wajib Aktif Sebelum Keluar Rumah? April 22, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernahkah kamu...
Read MoreDibalik Dinginnya Alumunium MacBook: Mengapa Debu di Dalam Kipas Bisa Membunuh Performa Chip Apple Silicon? April 22, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Bagi kamu pengguna setia laptop berlogo apel...
Read MoreMitos ‘Clean Install’ macOS: Kapan Anda Benar-benar Perlu Menghapus Seluruh Data MacBook? April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa MacBook kesayanganmu mulai terasa “berat”,...
Read MoreLembab Bukan Berarti Basah: Ancaman Cairan Tersembunyi yang Sering Merusak Sensor iPhone & MacBook April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa kaget luar biasa...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions