Halo Sobat cakwar.com! Pernah terbayang nggak sih, seorang petinggi raksasa teknologi dunia seperti Google harus duduk di kursi saksi Pengadilan Tipikor Jakarta? Itulah yang terjadi pada Senin (20/4/2026) kemarin. Caesar Sengupta, mantan bos besar Google Asia Pasifik, hadir memberikan pengakuan yang bikin satu ruang sidang terperangah.
Kasus korupsi pengadaan Chromebook periode 2019-2022 yang menyeret nama eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim, memang lagi panas-panasnya. Isu yang beredar menyebutkan ada “permainan” di balik penunjukan perangkat Google tersebut. Nama Caesar pun ikut terseret karena dianggap sebagai “jembatan” kepentingan antara Google, kementerian, dan perusahaan yang didirikan Nadiem, yakni Gojek (kini GoTo).
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Namun, Caesar datang dengan pembelaan yang cukup menohok. Ia tidak hanya membantah tuduhan suap, tapi juga membongkar fakta soal pendapatannya selama di Indonesia. Penasaran bagaimana detail pengakuannya? Yuk, kita bedah bareng-bareng!
Bantah Kickback: Bergabung ke GoTo Karena Keahlian, Bukan Imbal Jasa
Dalam persidangan, kuasa hukum Nadiem langsung menanyakan poin paling sensitif: apakah posisi Caesar sebagai Komisaris di GoTo merupakan bentuk imbal jasa (kickback) atas lancarnya proyek Chromebook di Kemendikbudristek? Dengan tegas, melalui penerjemah, Caesar membantah hal tersebut.
Artikel Lainnya:
Caesar menjelaskan bahwa perpindahannya ke dunia korporasi Indonesia murni karena alasan profesional. Ia direkrut oleh Andre Soelistyo, yang kala itu menjabat sebagai CEO GoTo, karena pengalamannya yang segudang di industri teknologi global.
Tujuannya satu: membantu GoTo melakukan langkah besar untuk melantai di bursa saham alias go public. “Mereka mengajak saya karena saya memiliki keahlian dan mereka sedang berusaha menjadi perusahaan terbuka,” ungkap Caesar. Ia juga menegaskan bahwa selama proses bergabung ke GoTo, ia sama sekali tidak berkomunikasi dengan Nadiem Makarim yang sudah menjabat sebagai menteri.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Jepang Diguncang Gempa Magnitudo 7,4: Muncul Peringatan Tsunami, Bagaimana Nasib Pesisir Indonesia?
Gaji Komisaris Disumbangkan ke Driver Gojek?
Poin yang paling mencuri perhatian adalah soal kompensasi. Banyak orang mengira posisi komisaris di perusahaan sebesar GoTo akan mendatangkan pundi-pundi rupiah yang fantastis. Namun, Caesar membuat klaim yang sangat berani di hadapan majelis hakim.
Ia menyatakan bahwa dirinya bekerja secara sukarela dan tidak mengambil sepeser pun keuntungan pribadi dari posisinya di GoTo.
Hal ini ia sampaikan untuk menepis anggapan bahwa ia mencari keuntungan materiil dari kedekatannya dengan ekosistem bisnis yang didirikan oleh Nadiem Makarim. Menurutnya, keputusannya keluar dari Google pada 2021 murni karena ingin mandiri secara bisnis.
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Duduk Perkara Kasus Chromebook dan Kerugian Negara
Mungkin Sobat Cakwar bertanya-tanya, kenapa proyek laptop ini sampai masuk ranah korupsi? Jadi begini, Nadiem didakwa terkait pengadaan jutaan unit laptop Chromebook untuk sekolah-sekolah di Indonesia. Jaksa menduga ada spesifikasi yang tidak sesuai atau proses yang merugikan keuangan negara hingga angka fantastis, yakni Rp2,1 triliun.
Pihak Nadiem sendiri sudah mengajukan keberatan (eksepsi), namun hakim memutuskan untuk tetap melanjutkan persidangan ke tahap pembuktian. Inilah mengapa saksi-saksi seperti Caesar Sengupta dihadirkan, guna meluruskan apakah ada aliran dana atau kesepakatan gelap di balik pengadaan teknologi pendidikan tersebut.
Hingga saat ini, persidangan masih terus menggali keterangan saksi-saksi lain. Kehadiran mantan petinggi Google ini diharapkan bisa memperjelas apakah penggunaan sistem operasi dari Amerika Serikat ini murni kebutuhan pendidikan atau ada unsur kolusi di dalamnya.
Rekomendasi Cakwar.com: Efek Domino! Harga LPG Nonsubsidi Naik Nyusul BBM, Pelaku Usaha Kuliner Mulai “Engap” Atur Modal
Insight Praktis: Mengapa Kasus Ini Begitu Penting?
Ada beberapa alasan kenapa kita harus peduli dengan kasus ini:
Media sosial:
Kesimpulan: Kejujuran atau Strategi Pembelaan?
Pengakuan Caesar Sengupta mengenai donasi gajinya ke driver Gojek tentu menjadi catatan penting dalam persidangan. Namun, apakah kesaksian ini cukup kuat untuk membebaskan Nadiem dari dakwaan korupsi Chromebook? Semuanya bergantung pada bukti-bukti dokumen dan keterangan saksi lain yang akan dihadirkan jaksa nantinya.
Sebagai masyarakat, kita wajib mengawal kasus ini agar pendidikan Indonesia benar-benar bersih dari praktik korupsi. Tetaplah kritis dan cari informasi dari sumber yang berimbang!
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi Asabri Tapi Masih Terima Gaji: Mengapa Begitu? July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa elus dada saat membaca berita hukum di tanah air?...
Read MoreEks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Ironi Gelar Doktor Akuntabilitas July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) bersama keluarga untuk menikmati...
Read MoreKejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi BGN! Ulasan Skandal Pengadaan July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa sangat kecewa ketika program pemerintah yang niat awalnya mulia untuk kesejahteraan masyarakat justru...
Read MoreMotor Listrik BGN Rp1 Triliun Berujung Korupsi dan Disegel Kejagung July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda membayangkan membeli kendaraan atau perangkat canggih dengan harga mahal, tetapi begitu barang sampai...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read MoreBisa Bikin Lemot dan Baterai Boros! Ini Dampak Buruk Jarang Me-Restart iPhone Anda July 23, 2026 Rahmat Yanuar Coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mematikan atau me-restart iPhone kesayangan...
Read MoreJangan Langsung Update! Lakukan 6 Hal Penting Ini Sebelum Upgrade iPadOS July 23, 2026 Rahmat Yanuar Melihat notifikasi pembaruan sistem operasi iPadOS terbaru di layar tablet dan ingin langsung menekan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions