Presiden Prabowo Teken KUHAP Baru, Ini Isi dan Alasan Penolakan Masyarakat Sipil

KUHAP Resmi Ditandatangani Presiden Prabowo

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menandatangani Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang sebelumnya telah disahkan oleh DPR RI. Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (29/12/2025).

“Ya, undang-undang sudah ditandatangani Presiden,” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media.

KUHAP ini disahkan DPR RI dalam Rapat Paripurna pada 18 November 2025, menggantikan KUHAP lama yang telah berlaku sejak 1981. Pemerintah dan DPR menilai pembaruan KUHAP penting untuk menyesuaikan sistem hukum pidana dengan perkembangan zaman. Namun, pengesahan beleid ini justru memicu gelombang penolakan dari mahasiswa dan kritik keras dari koalisi masyarakat sipil.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

DPR Bantah Pembahasan Terburu-buru

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman membantah tudingan bahwa pembahasan RKUHAP dilakukan secara terburu-buru. Politikus Partai Gerindra tersebut menyatakan bahwa pembahasan telah berlangsung cukup panjang.

Menurutnya, pembahasan RKUHAP telah dimulai sejak 6 November 2024 dan berlangsung hampir satu tahun. DPR dan pemerintah, kata Habiburokhman, telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dan praktisi hukum.

Meski demikian, klaim tersebut tidak sepenuhnya meredam kritik. Sejumlah kalangan menilai proses pembahasan minim partisipasi publik yang bermakna dan kurang transparan.

Isi KUHAP Baru yang Menuai Kontroversi

Penolakan terhadap KUHAP baru tidak muncul tanpa alasan. Sejumlah pasal dinilai berpotensi melemahkan perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan memperkuat kewenangan aparat penegak hukum secara berlebihan.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Harga iPhone Air Turun Drastis di Indonesia, Kini Lebih Murah hingga Rp 2,2 Juta

Perluasan Kewenangan Aparat Penegak Hukum

Salah satu sorotan utama adalah perluasan kewenangan penyidik dan penuntut umum. Dalam KUHAP baru, aparat diberi ruang lebih besar dalam proses penangkapan, penahanan, dan penyitaan. Koalisi masyarakat sipil khawatir kewenangan ini rawan disalahgunakan, terutama jika pengawasan tidak diperketat.

Pembatasan Peran Praperadilan

KUHAP baru juga dinilai melemahkan mekanisme praperadilan. Beberapa ketentuan dianggap membatasi ruang bagi tersangka untuk menggugat keabsahan penangkapan atau penetapan tersangka. Padahal, praperadilan selama ini menjadi instrumen penting untuk mengontrol tindakan aparat agar tidak sewenang-wenang.

Ancaman terhadap Hak Tersangka dan Terdakwa

Koalisi masyarakat sipil menilai KUHAP baru belum sepenuhnya menjamin prinsip fair trial atau peradilan yang adil. Beberapa pasal dianggap kurang tegas dalam menjamin hak tersangka, seperti hak atas bantuan hukum sejak tahap awal penyidikan dan hak untuk tidak disiksa atau ditekan dalam pemeriksaan.

Gelombang Penolakan Mahasiswa dan Masyarakat Sipil

Sejak sebelum pengesahan, berbagai elemen mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di sejumlah daerah. Mereka menilai KUHAP baru lebih berpihak pada kepentingan aparat ketimbang melindungi warga negara.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari lembaga bantuan hukum, akademisi, dan aktivis HAM menyebut KUHAP baru berpotensi mengulang praktik represif masa lalu. Mereka menyoroti lemahnya mekanisme akuntabilitas dan minimnya perlindungan terhadap kelompok rentan.

Pemerintah Tetap Yakin KUHAP Baru Lebih Modern

Di sisi lain, pemerintah menilai KUHAP baru merupakan langkah maju dalam pembaruan sistem hukum pidana nasional. Pemerintah menyebut KUHAP lama sudah tidak relevan dengan dinamika hukum modern, terutama dalam menghadapi kejahatan transnasional, digital, dan terorganisasi.

Rekomendasi Cakwar.com: FFI Rilis Daftar 18 Pemain Timnas Futsal Indonesia untuk Piala Asia Futsal 2026

Pemerintah juga menegaskan bahwa KUHAP baru tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum, serta akan diiringi dengan peraturan turunan dan pengawasan ketat dalam implementasinya.

Tantangan Implementasi di Lapangan

Meski telah resmi diteken Presiden, tantangan sesungguhnya justru berada pada tahap implementasi. Tanpa pengawasan yang kuat, kekhawatiran masyarakat sipil bisa menjadi kenyataan. Oleh karena itu, banyak pihak mendesak agar pemerintah membuka ruang evaluasi dan revisi jika dalam praktik KUHAP baru terbukti merugikan hak warga negara.

Media sosial:

Penutup

Pengesahan dan penandatanganan KUHAP baru oleh Presiden Prabowo Subianto menandai babak baru dalam sistem hukum pidana Indonesia. Namun, polemik yang menyertainya menunjukkan pentingnya keterbukaan, partisipasi publik, dan pengawasan ketat dalam penerapan undang-undang strategis.

Untuk memahami isu hukum, kebijakan nasional, dan berita edukasi penting lainnya secara mendalam dan berimbang, terus ikuti informasi terpercaya hanya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions