Produsen Alkohol Satu-Satunya di Bangladesh Catat Rekor Keuntungan di Tengah Aturan Ketat

Carew and Co Cetak Rekor Laba di Tengah Larangan Alkohol

Bangladesh dikenal sebagai salah satu negara dengan aturan konsumsi alkohol paling ketat di dunia, namun di tengah pembatasan tersebut, Carew and Co, satu-satunya produsen minuman keras berlisensi di negara itu, justru mencatat rekor keuntungan tertinggi.

Perusahaan milik negara yang berdiri sejak era kolonial Inggris ini berhasil membukukan laba bersih sebesar US$10 juta atau sekitar Rp157 miliar pada tahun fiskal 2024–2025. Angka ini merupakan pencapaian terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

“Ini adalah keuntungan tertinggi sejak perusahaan ini berdiri,” ungkap Rabbik Hasan, Direktur Pelaksana Carew and Co, seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/11/2025). “Kami memperkirakan pertumbuhan lebih lanjut di tahun mendatang.”

Kesuksesan ini menjadi fenomena menarik karena terjadi di negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan menerapkan aturan ketat terhadap peredaran serta konsumsi alkohol.

Sejarah Panjang Carew and Co Sejak Era Kolonial Inggris

Carew and Co memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak abad ke-19, tepatnya pada masa kolonial Inggris di India. Perusahaan ini kemudian din nasionalisasi setelah Bangladesh merdeka pada 1971 dan dikelola langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Industri.

Pabrik utama Carew berlokasi di Darsana, Distrik Chuadanga, dekat perbatasan dengan India. Selain memproduksi minuman beralkohol seperti rum, wiski, dan brandy, perusahaan ini juga dikenal sebagai pengolah gula dan produk turunan tebu.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Kehidupan Sederhana Presiden Soekarno di Awal Kemerdekaan: Gaji Kecil, Pengabdian Besar

Uniknya, alkohol yang diproduksi Carew hanya dapat dibeli oleh warga non-Muslim, diplomat, dan turis asing dengan izin khusus. Namun, dalam praktiknya, banyak laporan menunjukkan bahwa produk-produk Carew juga beredar secara ilegal di pasar gelap, menjadi sumber pasokan utama bagi konsumsi alkohol domestik Bangladesh.

Keuntungan di Tengah Ketatnya Regulasi

Keberhasilan Carew and Co meraih keuntungan besar tak lepas dari peningkatan penjualan di kalangan konsumen terbatas, termasuk ekspor ke negara tetangga dan kalangan elite domestik. Meski pemerintah Bangladesh membatasi izin konsumsi alkohol, permintaan terhadap produk-produk Carew justru meningkat.

Faktor lain yang turut berperan adalah minimnya kompetisi, karena perusahaan ini memegang monopoli penuh dalam industri alkohol berlisensi di Bangladesh.

Menurut laporan keuangan internal, pendapatan perusahaan naik lebih dari 25% dibandingkan tahun sebelumnya, sebagian besar disumbang dari penjualan minuman rum dan brandy.

“Permintaan meningkat secara stabil dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari sektor pariwisata dan kalangan ekspatriat,” ujar Rabbik Hasan. Ia menambahkan, perusahaan kini tengah menjajaki peluang diversifikasi produk untuk menjaga pertumbuhan di tengah situasi ekonomi nasional yang masih tidak stabil.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Laba Besar di Tengah Krisis Politik Bangladesh

Pencapaian rekor Carew terjadi di tengah situasi politik yang bergolak di Bangladesh. Pemerintahan otoriter Sheikh Hasina tumbang pada Agustus 2024 setelah gelombang protes besar-besaran mengguncang negara tersebut.

Kondisi politik yang tidak menentu sempat mempengaruhi sektor ekonomi, termasuk distribusi dan produksi di berbagai industri. Namun, Carew mampu bertahan berkat manajemen yang solid dan sistem distribusi tertutup yang dikontrol langsung oleh negara.

Rekomendasi Cakwar.com: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Praktik Underinvoicing di Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya

Keberhasilan ini menjadikan Carew sebagai salah satu badan usaha milik negara paling menguntungkan di Bangladesh, sekaligus contoh unik bagaimana industri yang sangat dibatasi bisa tetap berkembang pesat dengan pengelolaan yang efektif.

Harapan Ekspansi dan Tantangan ke Depan

Meski berhasil mencetak laba besar, Carew menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan dari kelompok konservatif yang menuntut penutupan pabrik alkohol tersebut. Di sisi lain, perusahaan juga harus menghadapi isu penyelundupan dan pasar ilegal yang merugikan pendapatan negara.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah Bangladesh berencana memperketat pengawasan distribusi, sekaligus mendorong Carew untuk fokus pada ekspor produk yang legal dan berkualitas tinggi.

Media sosial:

“Carew adalah simbol warisan industri Bangladesh. Selama dikelola dengan baik, perusahaan ini bisa tetap menjadi aset penting bagi negara,” ujar seorang analis ekonomi dari Dhaka.

Penutup

Keberhasilan Carew and Co mencetak rekor keuntungan di tengah ketatnya regulasi alkohol di Bangladesh menjadi bukti bahwa efisiensi dan tata kelola yang baik mampu mengalahkan keterbatasan sistem.

Perusahaan milik negara ini kini berdiri sebagai contoh langka tentang bagaimana sebuah bisnis dapat berkembang di tengah tekanan sosial dan politik yang kompleks.

Untuk berita ekonomi internasional, sejarah bisnis unik, dan informasi edukatif lainnya, kunjungi [cakwar.com](https://cakwar.com) — portal berita terpercaya yang menghadirkan wawasan cerdas setiap hari.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions