Polisi Periksa Nenek 70 Tahun di Kebon Jeruk Diduga Gunakan Uang Palsu Saat Belanja di Pasar Patra

Polisi Amankan Seorang Lansia di Pasar Patra Jakarta Barat

Kabar mengejutkan datang dari Pasar Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di mana seorang wanita berusia 70 tahun diperiksa polisi karena diduga menggunakan uang palsu saat berbelanja. Kasus ini mencuri perhatian publik lantaran pelakunya merupakan seorang lansia, yang sehari-hari dikenal berbelanja di pasar tersebut.

Informasi ini berawal dari laporan warga yang curiga dengan uang yang digunakan oleh sang nenek. Setelah menerima laporan, petugas Polsek Kebon Jeruk segera menuju lokasi untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

“Kami ke sana, kami cek, ada ibu-ibu perempuan tua, umur 70 tahun. Penyerahan dari warga, ada empat lembar uang pecahan Rp100 ribu diduga palsu. Lalu (lansia itu) kami bawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan,”

 ujar Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani, dikutip dari Antara, Kamis, 13 November 2025.

Kronologi Dugaan Penggunaan Uang Palsu

Kejadian bermula saat sang nenek berbelanja di Pasar Patra menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Salah satu pedagang merasa curiga dengan tekstur dan warna uang yang berbeda dari biasanya. Setelah diperiksa lebih lanjut, uang tersebut terlihat lebih pucat dan tidak memiliki benang pengaman, seperti uang asli pada umumnya.

Pedagang tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan pasar, yang selanjutnya meneruskan laporan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas datang dan mengamankan wanita lansia itu untuk dimintai keterangan.

Saat diperiksa di lokasi, ditemukan empat lembar uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu. Polisi kemudian membawa sang nenek ke Polsek Kebon Jeruk untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan apakah yang bersangkutan mengetahui atau tidak mengetahui bahwa uang tersebut palsu.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Mentan Andi Amran Sulaiman Tegas: Copot Pejabat BRMP dan Ultimatum Bersihkan Lahan Serta Kantor

Polisi Dalami Asal Uang Palsu

Meski sang nenek telah diamankan, pihak kepolisian belum menetapkan status hukum terhadapnya. Polsek Kebon Jeruk masih mendalami asal-usul uang tersebut dan apakah yang bersangkutan terlibat secara langsung dalam peredaran uang palsu.

AKP Ganda Jaya Sibarani menjelaskan bahwa penyidik akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk memastikan keaslian uang tersebut melalui pemeriksaan laboratorium forensik.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Jika uangnya benar palsu, kami akan cari tahu dari mana asalnya dan bagaimana bisa sampai ke tangan ibu ini,” jelasnya.

Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pedagang pasar dan warga yang melaporkan kejadian, untuk mendapatkan gambaran utuh dari peristiwa ini.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Warga Diimbau Waspadai Peredaran Uang Palsu

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama menjelang akhir tahun ketika aktivitas ekonomi meningkat. Uang palsu sering kali beredar di pasar tradisional karena transaksi dilakukan secara tunai dan cepat.

Beberapa ciri uang palsu yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Tekstur lebih halus dan tidak terasa kasar seperti uang asli.
  • Warna lebih pucat atau terlalu mengilap.
  • Tidak ada benang pengaman atau watermark ketika diterawang.
  • Tulisan dan angka tidak timbul ketika diraba.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu melakukan “3D” — Dilihat, Diraba, Diterawang — untuk memastikan keaslian uang sebelum bertransaksi. Jika menemukan uang mencurigakan, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau Bank Indonesia.

Rekomendasi Cakwar.com: Mentan Andi Amran Copot Pejabat yang Sewakan Lahan Negara, Tegaskan Disiplin di Kementan

Empati terhadap Lansia dan Pentingnya Edukasi Keuangan

Meski kasus ini masih dalam penyelidikan, publik diharapkan tetap menunjukkan empati terhadap pelaku lansia yang mungkin menjadi korban peredaran uang palsu tanpa disadarinya. Banyak masyarakat lanjut usia yang masih belum memahami cara membedakan uang asli dan palsu secara detail.

Oleh karena itu, edukasi keuangan dasar menjadi penting agar masyarakat, terutama kalangan lansia dan pedagang pasar, tidak mudah tertipu oleh peredaran uang palsu. Pemerintah dan lembaga keuangan diharapkan dapat terus melakukan sosialisasi dan pelatihan sederhana mengenai ciri-ciri uang asli.

Media sosial:

Penutup

Kasus dugaan penggunaan uang palsu oleh wanita lansia di Pasar Patra, Kebon Jeruk menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kewaspadaan dan edukasi finansial di masyarakat. Polisi kini terus menyelidiki asal-usul uang tersebut untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

Untuk berita terkini seputar hukum, sosial, dan edukasi masyarakat, kunjungi [cakwar.com](https://cakwar.com) — sumber berita edukatif dan inspiratif yang membantu Anda tetap terinformasi dengan cerdas.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions