Banjir Bandang Kembali Melanda Kawasan Wisata Guci
Kawasan wisata alam Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kembali dilanda banjir bandang yang menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas wisata. Bencana ini menghantam area wisata pada Jumat sore (23/1/2026) hingga dini hari, menyapu kolam air panas dan merusak infrastruktur vital di lokasi tersebut.
Akibat banjir bandang, kolam air panas yang menjadi ikon wisata Guci hancur, sementara tiga jembatan di kawasan wisata dilaporkan putus karena tak mampu menahan derasnya arus air bercampur lumpur dan pasir.
Peristiwa ini menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di kawasan pegunungan dengan curah hujan tinggi.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Kolam Air Panas Rata dengan Tanah, Alat Berat Ikut Hanyut
Mengutip laporan dari detik.com, banjir bandang menyebabkan sejumlah pancuran kolam air panas di Guci rata dengan tanah. Kerusakan yang terjadi disebut cukup parah dan memerlukan penanganan serius.
Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam, mengungkapkan bahwa beberapa fasilitas utama wisata benar-benar tidak tersisa.
“Banjir bandang Kali Gung menyebabkan Pancuran 13 rata dengan tanah, jembatan besar juga roboh. Pancuran Barokah juga sudah rata tanah, Pancuran Lima juga sama. Jembatan gantung di Pancuran Lima sudah hanyut. Satu alat berat beko di Pancuran 13 juga hanyut,” ujar Wisnu, Sabtu (24/1/2026).
Selain kolam dan jembatan, material bangunan, pasir, dan lumpur menumpuk di area wisata, membuat kawasan tersebut sementara waktu tidak dapat diakses wisatawan.
Debit Kali Gung Naik Drastis Secara Tiba-tiba
Warga setempat menyebut banjir bandang terjadi secara mendadak. Taufiq, warga RT 04 RW 02 Desa Guci, mengungkapkan bahwa debit air Kali Gung meningkat drastis sekitar pukul 16.30 WIB.
“Awalnya hanya hujan deras. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah hulu. Air langsung datang besar dan keruh,” kata Taufiq.
Suara gemuruh tersebut menjadi tanda khas datangnya banjir bandang dari wilayah hulu sungai, yang biasanya membawa material kayu, lumpur, dan pasir dalam jumlah besar.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉Baca juga artikel tentang: Longsor Gunung Burangrang Telan Korban Jiwa, Alih Fungsi Lahan Diduga Jadi Pemicu
Tinggi Air Capai 7 Meter, Jembatan Tak Mampu Bertahan
Situasi semakin memburuk pada dini hari. Menurut laporan warga, pada pukul 02.00 WIB, tinggi air di kawasan wisata Guci mencapai sekitar 7 meter. Arus deras yang bercampur lumpur dan pasir menghantam jembatan-jembatan di lokasi wisata.
“Air naik sangat cepat. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan tidak kuat menahan hantaman air yang membawa material lumpur dan pasir,” lanjut Taufiq.
Tiga jembatan dilaporkan putus, termasuk jembatan utama dan jembatan gantung yang menjadi akses penting bagi pengunjung dan warga sekitar.
Wisata Guci Lumpuh Sementara, Evaluasi Keamanan Diperlukan
Banjir bandang ini membuat aktivitas wisata di Guci lumpuh total. Pemerintah daerah bersama BPBD Kabupaten Tegal tengah melakukan pendataan kerusakan dan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan kawasan wisata.
Guci dikenal sebagai destinasi unggulan Kabupaten Tegal yang ramai dikunjungi wisatawan karena pemandian air panas alami dan panorama pegunungan. Namun, bencana ini kembali menegaskan tingginya risiko bencana alam di kawasan tersebut, terutama saat musim hujan.
Evaluasi terhadap tata kelola sungai, drainase, serta bangunan di sekitar aliran Kali Gung dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan Jadi Kunci
Peristiwa banjir bandang di Guci menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat di kawasan rawan bencana. Curah hujan tinggi di daerah hulu sering kali tidak terpantau oleh warga di hilir, sehingga banjir bandang datang tanpa peringatan yang cukup.
BPBD mengimbau masyarakat dan pengelola wisata agar:
Langkah preventif menjadi kunci untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian material.
Rekomendasi Cakwar.com: Hujan Deras di Puncak Bogor, Bendung Katulampa Naik ke Status Siaga 3
Ancaman Bencana Hidrometeorologi Masih Tinggi
Banjir bandang Guci menjadi pengingat bahwa ancaman bencana hidrometeorologi masih tinggi di berbagai daerah Indonesia, khususnya di wilayah pegunungan dan aliran sungai besar.
Perubahan cuaca ekstrem, intensitas hujan tinggi, serta kondisi lingkungan menjadi faktor yang memperbesar risiko terjadinya banjir bandang secara tiba-tiba.
Media sosial:
Penutup
Banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, menyebabkan kerusakan parah pada kolam air panas dan memutus tiga jembatan akibat derasnya aliran Kali Gung. Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan penataan kawasan wisata berbasis mitigasi bencana.
Untuk mendapatkan informasi berita bencana, edukasi lingkungan, dan perkembangan nasional terkini, jangan lupa terus mencari dan membaca berita terpercaya di cakwar.com.
Melesat dari Rp7 Miliar Jadi Rp109 Miliar, Harta Kekayaan Zita Anjani di LHKPN Terbaru Jadi Sorotan Publik June 19, 2026 Rahmat Yanuar Isu mengenai transparansi finansial para pejabat negara selalu...
Read MorePembahasan RUU Pemilu Mulai Memanas: Tarik Ulur Antara Kepentingan Rakyat atau Elektoral Elite Politik June 19, 2026 Rahmat Yanuar Sistem demokrasi di Indonesia kembali berada di persimpangan jalan yang krusial....
Read MoreRoy Suryo Ditangkap Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kuasa Hukum Pertanyakan Upaya Paksa Polisi June 19, 2026 Rahmat Yanuar Panggung politik dan penegakan hukum di tanah air kembali diguncang...
Read MoreKuota Terbatas! Segera Daftar Lowongan Kerja Padat Karya Jakarta 2026 Sebelum Ditutup June 19, 2026 Rahmat Yanuar Bagi warga Ibu Kota yang sedang aktif mencari peluang penghasilan tambahan, Pemerintah Provinsi...
Read MoreiPad is Disabled atau Security Lockout? Ini Cara Memulihkannya Menggunakan iCloud June 19, 2026 Rahmat Yanuar Bagi para orang tua, memberikan iPad kepada anak-anak sebagai sarana belajar atau menonton hiburan...
Read MoreLayar MacBook Muncul Garis-Garis Vertikal? Kenali Gejala dan Penyebab “Dustgate” June 19, 2026 Rahmat Yanuar Bagi Anda pemilik laptop premium besutan Apple, mendapati layar MacBook muncul garis-garis vertikal atau tiba-tiba...
Read MoreiPhone Gagal Cas saat Ditaruh Menyamping? Ini Cara Mengatasi Bug StandBy Mode June 18, 2026 Rahmat Yanuar Bagi pemilik iPhone model modern, kehadiran fitur StandBy Mode tentu menjadi daya tarik...
Read MoreLayar Apple Watch Muncul Kotak Hijau dan Tidak Bisa Disentuh? Ini Cara Mematikannya June 18, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda dibuat panik karena layar Apple Watch mendadak bertingkah aneh? Bayangkan,...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions