Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Berujung Korupsi dan Disegel Kejagung

Pernahkah Anda membayangkan membeli kendaraan atau perangkat canggih dengan harga mahal, tetapi begitu barang sampai justru tidak bisa dipakai dan hanya berdebu di sudut ruangan?

Perasaan gusar dan kecewa tentu menyelimuti pikiran kita saat melihat anggaran besar terbuang sia-sia tanpa memberikan manfaat operasional.

Pengalaman buruk akibat perencanaan pengadaan yang kurang matang ini kini menjadi sorotan nasional dalam skala yang sangat fantastis.

Hampir setahun setelah 21.801 unit motor listrik senilai sekitar Rp1,03 triliun dibeli pada era Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, nasib puluhan ribu aset negara tersebut hingga kini masih tidak menentu.

Ribuan motor listrik yang semula disiapkan untuk mendukung kelancaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu justru berujung tragis.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Kendaraan tersebut kini menjadi barang bukti dalam perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), memaksa pemerintah memutar otak mencari skema pemanfaatan agar tidak berakhir menjadi barang mangkrak yang mubazir.

Sama halnya dengan penataan anggaran negara yang membutuhkan akuntabilitas, menjaga keandalan gawai dan komputer kerja harian kita juga memerlukan kecermatan. Bagi warga Surabaya dan sekitarnya yang mengalami kendala pada gawai pendukung aktivitas harian, layanan profesional service apple surabaya atau service  HP android surabaya hadir sebagai solusi pemeliharaan perangkat elektronik yang transparan dan tepercaya.

Mari kita bahas secara detail jejak pengadaan janggal triliunan rupiah ini, kronologi penyegelan oleh penyidik Kejagung, hingga teka-teki pemanfaatan asetnya.

Jejak Pengadaan Janggal Rp1 Triliun yang Berujung Korupsi

Pengusutan skandal ini bermula dari temuan tim penyidik Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung terhadap indikasi penyimpangan sistematis dalam proses pengadaan.

Penyidik menemukan dugaan intervensi Kerangka Acuan Kerja (KAK) serta indikasi penggelembungan harga (mark-up) dalam pembelian 21.801 unit motor listrik tersebut.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian dan kejaksaan, Dadan Hindayana sempat mengeklaim di media bahwa harga beli sekitar Rp42 juta per unit sudah berada di bawah harga pasaran, dengan alasan spesifikasi teknis khusus untuk menjangkau wilayah terpencil.

Namun, temuan Kejagung menunjukkan hal sebaliknya: pengadaan ini cacat hukum sejak awal.

Pemenang proyek pengadaan, PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terbukti bukan merupakan agen pemegang merek (APM) resmi dan sama sekali tidak memiliki fasilitas layanan purnajual (after-sales service) yang memadai.

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang:  Menteri PU Bidik Pidana Kasus Surat Cuti ASN Palsu! Begini Tanggapan PERADI YLC Surakarta

Tak berhenti pada kendaraan listrik, penyidikan kasus ini turut membongkar dugaan penggelembungan harga pada pengadaan sarana penunjang lainnya, seperti sepatu, komputer tablet, hingga televisi.

Hingga saat ini, Kejagung telah menetapkan total tujuh orang tersangka.

Tiga di antaranya merupakan mantan pejabat tinggi BGN, yakni Dadan Hindayana (mantan Kepala BGN) serta dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Menumpuk di Gudang dan Garis Segel Kejagung

Sebelum tindakan penyitaan dan penyegelan dilakukan, kondisi puluhan ribu motor listrik berlogo BGN tersebut sempat terpantau menumpuk hingga meluber ke area halaman luar gudang Emmo Electric Mobility di Sentul, Bogor.

Ratusan deretan motor ditutupi kain jaring hitam di samping truk kontainer milik PT YAT yang terparkir tanpa aktivitas operasional.

Pada Rabu (17/6/2026), tim penyidik Jampidsus Kejagung mendatangi lokasi gudang tersebut untuk melakukan pemeriksaan fisik mendalam dan penyegelan secara resmi.

“Iya, untuk mengecek jumlah dan penyegelan,” tegas Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi saat dikonfirmasi media.

Pasca-penyegelan, suasana lokasi gudang tampak lengang. Garis kuning segel Kejaksaan Agung terbentang melintang di antara deretan motor jenis trail dan bebek listrik yang mangkrak.

Solusi Service iPhone Surabaya dan Pemeliharaan Perangkat Digital

Melihat ribuan aset teknologi yang tak terpakai tentu mengingatkan kita akan pentingnya merawat gawai yang kita miliki agar tetap berumur panjang dan selalu siap mendukung produktivitas.

Bagi Anda yang beraktivitas di Surabaya dan kerap menghadapi kendala pada HP seperti baterai cepat habis, layar retak, atau masalah mesin, tempat service iphone surabaya siap memberikan solusi perbaikan cepat bergaransi.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Pada Rabu (17/6/2026), tim penyidik Jampidsus Kejagung mendatangi lokasi gudang tersebut untuk melakukan pemeriksaan fisik mendalam dan penyegelan secara resmi.

“Iya, untuk mengecek jumlah dan penyegelan,” tegas Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi saat dikonfirmasi media.

Pasca-penyegelan, suasana lokasi gudang tampak lengang. Garis kuning segel Kejaksaan Agung terbentang melintang di antara deretan motor jenis trail dan bebek listrik yang mangkrak.

Solusi Service iPhone Surabaya dan Pemeliharaan Perangkat Digital

Melihat ribuan aset teknologi yang tak terpakai tentu mengingatkan kita akan pentingnya merawat gawai yang kita miliki agar tetap berumur panjang dan selalu siap mendukung produktivitas.

Bagi Anda yang beraktivitas di Surabaya dan kerap menghadapi kendala pada HP seperti baterai cepat habis, layar retak, atau masalah mesin, tempat service iphone surabaya siap memberikan solusi perbaikan cepat bergaransi.

 

Rekomendas Cakwar.com: Heboh Dugaan Surat Cuti ASN Palsu di Kementerian PU! Begini Pandangan Hukum PERADI YLC Surakarta

Namun, meski statusnya sudah lunas menggunakan uang negara, ribuan motor tersebut belum bisa dicatat sebagai aset definitif karena masih terikat proses hukum yang berjalan di Kejagung.

Di sisi lain, muncul dilema mengenai siapa pihak yang paling berhak menerima pemanfaatan kendaraan tersebut jika kelak izin penggunaan dikeluarkan.

Berbagai Usulan Pemanfaatan Aset

Sebelum penyegelan terjadi, beberapa usulan skema pemanfaatan sempat mengemuka dari berbagai instansi:

  • Pencicilan Pegawai SPPG: Mantan Kepala KSP Dudung Abdurachman sempat mengusulkan agar motor tersebut dicicil oleh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Hibah untuk Guru Honorer: Usulan untuk mengalihkan hibah aset kepada guru-guru honorer didukung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini.
  • Pengajuan Kementerian Lain: Agustina Arumsari menyebut beberapa kementerian seperti Kemendukbangga dan Kementerian Pertanian juga sempat mengajukan minat pemanfaatan.

Agustina menegaskan bahwa keputusan akhir peruntukan motor listrik tersebut berada di tangan tim kajian Presiden Prabowo Subianto.

“Tapi kembali, silakan mengajukan kata Pak Presiden. Silakan kementerian yang membutuhkan apa, nanti dikaji oleh tim dari Pak Presiden sendiri. Kalau kami sifatnya nanti mengikuti saja,” tutur Agustina di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Kendala Teknis dan Ketidaktepatan Peruntukan Awal

Agustina mengakui bahwa perencanaan awal pengadaan kendaraan ini kurang tepat sasaran.

Motor tersebut awalnya diperuntukkan bagi Kepala SPPG. Padahal, sebagian besar tugas harian Kepala SPPG berfokus pada pengawasan administrasi di dalam ruangan.

 

Media Sosial:

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions