BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Ancam Jawa hingga Nusa Tenggara

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia selama sepekan ke depan. Sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai angin kencang dan peningkatan risiko bencana hidrometeorologi.

Prakirawan BMKG Nur Rahmat Jatmiko menyampaikan bahwa wilayah terdampak meliputi Sumatera bagian selatan, hampir seluruh Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Sulawesi Selatan.

“Untuk peringatan dini, cuaca ekstrem di wilayah Indonesia dengan kategori potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sepekan ke depan terjadi di sebagian wilayah Sumatera bagian selatan,” ujar Nur Rahmat, Senin (2/2/2026).

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Wilayah-Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sumatera Bagian Selatan Masuk Zona Waspada

BMKG mencatat sejumlah provinsi di Sumatera bagian selatan berpotensi mengalami hujan lebat. Wilayah tersebut meliputi Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Curah hujan yang meningkat berpeluang memicu banjir, tanah longsor, serta genangan di daerah rawan.

Masyarakat di wilayah ini diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah aliran sungai dan kawasan perbukitan.

Hampir Seluruh Pulau Jawa Berpotensi Cuaca Ekstrem

Nur Rahmat menegaskan bahwa potensi hujan lebat juga mencakup hampir seluruh wilayah Pulau Jawa, mulai dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat tingginya kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi di Pulau Jawa. Hujan dengan intensitas tinggi dapat berdampak pada kemacetan, gangguan transportasi, banjir perkotaan, hingga potensi longsor di wilayah selatan Jawa.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉Baca juga artikel tentang: Said Didu Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Oposisi di Kertanegara

NTB, NTT, dan Sulawesi Selatan Juga Terkena Dampak

Selain Sumatera dan Jawa, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian wilayah Sulawesi Selatan juga diprediksi masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

BMKG mengingatkan bahwa wilayah Nusa Tenggara, yang umumnya dikenal lebih kering, tetap berisiko mengalami dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang, petir, dan gelombang laut tinggi di wilayah pesisir.

Penyebab Cuaca Ekstrem di Indonesia Bagian Selatan

Monsun Asia Masih Aktif

Menurut BMKG, salah satu faktor utama penyebab cuaca ekstrem adalah masih kuatnya Monsun Asia yang terpantau aktif di wilayah Indonesia bagian selatan. Aliran angin dari Asia membawa massa udara lembap yang memicu pembentukan awan hujan secara intensif.

“Fenomena yang berpengaruh terhadap cuaca di wilayah Indonesia, khususnya Indonesia bagian selatan, karena memang masih kuatnya monsun Asia,” jelas Nur Rahmat.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Diperkuat Cold Surge dan Aliran Udara Lintas Ekuator

Selain Monsun Asia, kondisi cuaca ekstrem diperkuat oleh fenomena cold surge, yaitu aliran udara dingin dari wilayah utara yang bergerak menuju selatan. Fenomena ini terjadi bersamaan dengan cross equatorial flow, di mana aliran udara melewati garis ekuator.

Perpaduan kedua faktor tersebut menyebabkan terbentuknya pola konvergensi (confluence) yang semakin kuat di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, hingga NTB.

Rekomendasi Cakwar.com: Snow Moon Awali Tahun 2026, Bulan Purnama Salju Hiasi Langit Indonesia

Pertemuan Awan Konvektif Semakin Intens

BMKG mencatat bahwa pertemuan massa udara tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif yang signifikan. Awan jenis ini dikenal sebagai pemicu hujan lebat dalam durasi singkat, yang sering kali disertai kilat dan angin kencang.

“Sehingga potensi untuk terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi,” tambah Nur Rahmat.

Media sosial:

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah rawan bencana.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk nelayan dan pengguna transportasi laut, diharapkan lebih berhati-hati mengingat potensi cuaca buruk yang masih tinggi.

Penutup

Peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG menjadi sinyal penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan. Dengan masih aktifnya Monsun Asia dan penguatan pola atmosfer, hujan lebat berpotensi terjadi di banyak wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Ikuti terus perkembangan cuaca, informasi bencana, dan berita edukatif lainnya hanya di cakwar.com, sumber informasi tepercaya untuk membantu Anda tetap waspada dan siap menghadapi dinamika alam.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions