Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali mengirimkan sinyal kuat ke dunia internasional. Dalam kunjungannya ke Kementerian Pertahanan Korea Utara, Kim secara terbuka menyatakan kepercayaan dirinya terhadap kekuatan dan peran militer negaranya. Pernyataan itu bukan sekadar simbolik. Kim menegaskan bahwa dalam lima tahun ke depan, tentara Korea Utara akan memegang peranan yang semakin penting dan “luar biasa” dalam strategi nasional Pyongyang.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang Kongres Partai Buruh Korea ke-9, forum politik paling penting di negara itu yang digelar setiap lima tahun sekali. Kongres ini diperkirakan akan menjadi panggung utama bagi Kim Jong-un untuk mengumumkan arah kebijakan strategis Korea Utara, mulai dari militer, diplomasi, hingga ekonomi.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Sinyal Kuat dari Kunjungan ke Kementerian Pertahanan
Kantor Berita Korea Utara (KCNA) pada Senin (9/2/2026) melaporkan bahwa Kim Jong-un menyampaikan keyakinannya itu saat melakukan inspeksi dan pertemuan dengan pejabat tinggi militer di Kementerian Pertahanan. Dalam pidatonya, Kim menekankan bahwa militer bukan hanya alat pertahanan, tetapi juga pilar utama dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.
“Lima tahun mendatang yang akan diumumkan pada Kongres Partai ke-9 akan menjadi tahun-tahun di mana peran luar biasa tentara kita, yang tidak dapat dilakukan oleh siapa pun, akan semakin ditingkatkan,” ujar Kim Jong-un seperti dikutip KCNA.
Pernyataan ini langsung menarik perhatian pengamat internasional. Selain karena waktu penyampaiannya yang strategis, nada optimistis Kim mencerminkan keyakinan bahwa militer Korea Utara telah mencapai tingkat kemampuan yang dianggap signifikan oleh kepemimpinan negara tersebut.
Artikel Lainnya:
Kongres Partai ke-9 dan Arah Kebijakan Lima Tahunan
Kongres Partai Buruh Korea selalu menjadi momen krusial dalam politik Korea Utara. Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang konsolidasi internal, tetapi juga sebagai penanda arah kebijakan negara dalam jangka menengah.
Dalam kongres mendatang, Kim Jong-un diperkirakan akan memaparkan rencana lima tahun ke depan yang mencakup penguatan kemampuan pertahanan, penyesuaian strategi diplomasi, serta langkah-langkah untuk menopang ekonomi di tengah tekanan sanksi internasional.
Isyarat yang disampaikan Kim tentang “peran luar biasa” tentara menunjukkan bahwa sektor militer akan tetap menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan kebijakan lama Pyongyang yang menempatkan militer sebagai fondasi utama kekuatan negara.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉Baca juga artikel tentang: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Klaim Prestasi Militer dan “Peristiwa Dramatis”
Pada peringatan hari jadi Tentara Rakyat Korea baru-baru ini, Kim Jong-un menilai militernya telah mengalami “peristiwa dramatis yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Ia juga menyebut adanya “prestasi luar biasa” yang dicapai sepanjang tahun lalu.
Meski tidak dijelaskan secara rinci, pernyataan tersebut secara luas dipahami merujuk pada keterlibatan tentara Korea Utara dalam membantu Rusia dalam konflik melawan Ukraina. Isu pengiriman pasukan ini telah menjadi sorotan global dan memicu kekhawatiran baru terkait eskalasi geopolitik.
Bagi Kim Jong-un, keterlibatan tersebut tampaknya diposisikan sebagai bukti kemampuan militer Korea Utara untuk beroperasi di luar negeri serta memperkuat posisi strategisnya di panggung internasional.
Ambisi Teknologi Militer yang Terus Didorong
Jika menilik kembali Kongres Partai ke-8 pada 2021, Korea Utara telah mengumumkan daftar ambisius pengembangan persenjataan berteknologi tinggi. Janji itu mencakup pengembangan satelit mata-mata militer, rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat, hingga kapal selam bertenaga nuklir.
Sejak saat itu, Pyongyang memang menunjukkan kemajuan bertahap dalam uji coba rudal dan teknologi militer lainnya. Meskipun banyak detail yang sulit diverifikasi secara independen, langkah-langkah tersebut memperkuat narasi internal bahwa Korea Utara terus bergerak menuju kemandirian pertahanan.
Dalam konteks inilah, pernyataan Kim Jong-un tentang lima tahun ke depan menjadi relevan. Ia tampaknya ingin menegaskan bahwa agenda modernisasi militer bukan hanya berlanjut, tetapi akan ditingkatkan secara signifikan.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Dampak terhadap Stabilitas Kawasan
Kepercayaan diri Kim Jong-un terhadap militer Korea Utara tentu memiliki implikasi luas, terutama bagi stabilitas kawasan Asia Timur. Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat secara konsisten memantau perkembangan militer Pyongyang dengan kewaspadaan tinggi.
Setiap sinyal penguatan pertahanan dari Korea Utara kerap memicu respons diplomatik dan militer dari negara-negara tetangga. Di sisi lain, Pyongyang berulang kali menegaskan bahwa langkah-langkahnya bersifat defensif dan ditujukan untuk menjaga kedaulatan negara.
Namun, bagi komunitas internasional, rencana lima tahun yang berfokus pada peran militer tetap menimbulkan pertanyaan tentang arah hubungan Korea Utara dengan dunia luar, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.
Rekomendasi Cakwar.com: Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada Ancaman Lahar Dingin
Membaca Pesan Politik di Balik Retorika
Pernyataan Kim Jong-un tidak bisa dilepaskan dari konteks politik domestik. Dengan menonjolkan kekuatan militer, Kim memperkuat legitimasi kepemimpinannya di dalam negeri. Narasi tentang tentara yang kuat, berprestasi, dan memiliki peran “luar biasa” menjadi alat penting untuk membangun persatuan nasional.
Retorika ini juga berfungsi sebagai pesan eksternal: Korea Utara ingin dipandang sebagai aktor yang percaya diri dan siap menghadapi tantangan apa pun. Dalam sistem politik tertutup seperti Pyongyang, pesan semacam ini memiliki bobot strategis yang besar.
Media sosial:
Penutup: Menanti Arah Baru Korea Utara
Kepercayaan diri Kim Jong-un terhadap militernya menandai fase penting menjelang Kongres Partai Buruh Korea ke-9. Dengan berbagai sinyal penguatan pertahanan dan agenda lima tahunan yang akan diumumkan, dunia internasional kini menanti dengan cermat arah kebijakan Korea Utara selanjutnya.
Apakah fokus militer ini akan diimbangi dengan langkah diplomasi baru, atau justru memperkeras sikap Pyongyang di panggung global, masih menjadi pertanyaan terbuka. Yang jelas, peran tentara akan tetap berada di pusat strategi Korea Utara dalam beberapa tahun ke depan.
Untuk memahami lebih dalam dinamika politik dan keamanan global lainnya, jangan lewatkan artikel-artikel menarik dan informatif lainnya yang bisa Anda baca di media digital cakwar.com.
KPP Madya Banjarmasin Terseret Kasus Suap, KPK Ungkap Mulyono Jadi Komisaris di 12 Perusahaan February 10, 2026 Rahmat Yanuar Kasus dugaan suap restitusi pajak yang menyeret Kepala Kantor Pajak Pratama...
Read MoreIndonesia Siapkan Opsi Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Pemerintah Tunggu Kesepakatan Internasional February 10, 2026 Rahmat Yanuar Pemerintah Indonesia mulai mempersiapkan langkah strategis terkait kemungkinan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza,...
Read MoreFC Porto vs Sporting CP Berakhir Imbang 1-1, Persaingan Puncak Klasemen Primeira Liga Kian Panas February 10, 2026 Rahmat Yanuar Persaingan menuju gelar juara Primeira Liga Portugal musim ini semakin...
Read MoreKasat Narkoba Polres Bima Kota Dipecat, Terlibat Peredaran Sabu 488 Gram February 10, 2026 Rahmat Yanuar Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam membersihkan institusinya dari praktik penyalahgunaan narkoba kembali diuji. Kali...
Read MoreHarga iPhone Terbaru di iBox hingga Pertengahan Februari 2026, Ini Daftar Lengkap dan Promonya February 9, 2026 Rahmat Yanuar Promo iPhone 16 Masih Berlaku, iPhone 17 Series dan iPhone Air...
Read MoreApple Siapkan Teknologi Layar Lipat Lebih Tahan Gores, Tantang Standar Ponsel Lipat Android February 9, 2026 Rahmat Yanuar Apple Pertimbangkan Material Film Baru untuk iPhone Lipat, Produksi Uji Coba Dimulai...
Read MoreHonor Power2 Disorot Global: Desain Mirip iPhone Jadi Strategi atau Bumerang? February 9, 2026 Rahmat Yanuar Baterai Jumbo dan Spesifikasi Kompetitif Bikin Optimistis, Tapi Kritik Desain Mengiringi Langkah Honor di...
Read MoreMusim Hujan dan Risiko iPhone Kemasukan Air: Teknisi Ungkap Fakta di Balik Klaim Water Resistant February 6, 2026 Rahmat Yanuar Musim hujan dengan intensitas tinggi yang hampir selalu terjadi pada...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions