Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa gregetan kalau ada orang yang seharusnya memberikan keterangan penting tapi malah menghindar? Nah, perasaan itulah yang dialami oleh Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (27/4/2026).
Sidang ini membahas kasus yang sangat serius, yakni dugaan penculikan dan pembunuhan berencana terhadap Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta. Suasana sidang mendadak memanas saat dua saksi kunci yang juga merupakan terdakwa di pengadilan sipil, menolak hadir untuk memberikan kesaksian.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Kolonel Fredy tampak tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Menurutnya, ketidakhadiran saksi kunci ini bukan cuma menghambat proses keadilan, tapi juga bisa berujung pada ancaman pidana baru bagi mereka yang mangkir. Yuk, kita bedah apa yang sebenarnya terjadi di ruang sidang!
Drama Penolakan Saksi: Takut Memberatkan Diri Sendiri?
Awalnya, Oditur Militer Mayor Chk Wasinton Marpaung melaporkan bahwa dari tujuh saksi yang dijadwalkan, tiga orang absen. Salah satunya adalah anggota Polri yang sedang bertugas di Jawa Timur. Namun, yang bikin hakim geleng-geleng kepala adalah alasan dari dua saksi lainnya, yaitu Dwi Hartono dan Candy alias Ken.
Artikel Lainnya:
Kedua orang ini melalui pengacaranya mengirim surat yang menyatakan tidak bersedia hadir. Alasannya? Mereka khawatir keterangan yang mereka berikan di Pengadilan Militer justru akan memberatkan posisi mereka sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (sipil).
Mendengar alasan tersebut, Kolonel Fredy langsung “ngegas”. Menurut hakim, memberikan kesaksian adalah kewajiban hukum, bukan pilihan. Beliau menegaskan bahwa keterangan di peradilan militer itu berdiri sendiri dan tidak bisa dijadikan alasan untuk mangkir.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Babak Baru Isu Ijazah: Jokowi Siap Bawa Dokumen Asli ke Sidang, Kubu Roy Suryo Malah Ragu?
Ancaman Pidana Menanti Saksi yang Mangkir
Kolonel Fredy mengingatkan Oditur bahwa ada konsekuensi hukum yang sangat berat jika saksi menolak memberikan keterangan. Beliau tidak segan-segan membuka peluang untuk melakukan upaya panggil paksa jika para saksi kunci tersebut tetap bersikeras tidak mau hadir.
“Kalau sistemnya begini, ya berantakan nanti peradilan,” tegas Fredy. Beliau meminta Oditur bersikap tegas agar kebenaran materiil dalam kasus tragis ini bisa terungkap secara terang benderang.
Menilik Kembali Kasus Mohamad Ilham Pradipta: Tragedi di Bekasi
Bagi Sobat Cakwar yang mungkin terlewat informasinya, kasus ini bermula dari kejadian mengerikan pada 20 Agustus 2025. Mohamad Ilham Pradipta diduga diculik saat berada di area parkir sebuah lokasi pertemuan di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Ia dipaksa masuk ke dalam kendaraan oleh sekelompok orang.
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Keesokan harinya, publik dikejutkan dengan penemuan jasad korban di persawahan Kabupaten Bekasi. Kondisinya sangat memprihatinkan, terikat dan penuh tanda kekerasan. Hasil visum menunjukkan korban meninggal akibat kekurangan oksigen karena adanya tekanan benda tumpul pada leher dan dada.
Kasus ini melibatkan jaringan yang cukup besar dengan total 18 tersangka. Sebanyak 15 orang berasal dari warga sipil yang diadili di pengadilan umum, sedangkan 3 lainnya adalah oknum anggota TNI (Serka M. Nasir, Kopda Feri Herianto, dan Serka Frengky Yaru) yang kini diadili di Pengadilan Militer.
Rekomendasi Cakwar.com: Duka di Misi Perdamaian: Praka Rico Pramudia Gugur, Hidayat Nur Wahid Desak PBB Beri Sanksi Tegas ke Israel!
Kesimpulan: Keadilan Tidak Boleh Terhambat
Meskipun dua saksi kunci mangkir, sidang tetap dilanjutkan dengan memeriksa empat saksi lainnya yang hadir, yakni Antonius Maharjuni, Yohanes Joko Pamungtas, M. Umri, dan David Setia Darmawan. Keempatnya juga berstatus terdakwa di pengadilan negeri namun tetap memberikan keterangan di hadapan majelis hakim militer.
Tindakan tegas Ketua Majelis Hakim Kolonel Fredy menjadi sinyal kuat bahwa institusi hukum tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang mencoba menghalangi proses peradilan. Kematian tragis seorang pimpinan bank BUMN ini menuntut pertanggungjawaban yang jujur dari semua pihak yang terlibat.
Media sosial:
Insight Praktis bagi Saksi Persidangan
Agar kamu nggak kebingungan kalau suatu saat diminta menjadi saksi (semoga jangan ya!), ingat hal ini:
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
Hakim Militer Geram! Saksi Kunci Pembunuhan Kacab Bank BUMN Tolak Hadir, Kolonel Fredy: Bisa Dipanggil Paksa! April 27, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa gregetan...
Read MorePresiden Prabowo Resmi Reshuffle Kabinet: Jenderal Dudung Masuk Istana, Jumhur Hidayat Jabat Menteri LH April 27, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Teka-teki mengenai perombakan jajaran pembantu presiden akhirnya terjawab...
Read MoreBabak Baru Isu Ijazah: Jokowi Siap Bawa Dokumen Asli ke Sidang, Kubu Roy Suryo Malah Ragu? April 27, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Masih ingat dengan hiruk-pikuk isu ijazah...
Read MoreDuka di Misi Perdamaian: Praka Rico Pramudia Gugur, Hidayat Nur Wahid Desak PBB Beri Sanksi Tegas ke Israel! April 27, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com, kabar duka kembali menyelimuti...
Read MoreThe Apple Battery Anxiety: Mengapa Semua Gadget Apple Anda Mengalami Degradasi Baterai Secara Berbeda? April 27, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Siapa di sini yang hobi banget ngecek menu...
Read MoreMisteri Konektivitas Ekosistem Apple: Solusi Saat AirDrop, Handoff, dan Sidecar Mendadak Mogok April 27, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Kamu pasti pernah merasakan momen “ajaib” saat menyalin teks di...
Read MoreMisteri ‘System Data’ yang Membengkak: Mengapa Storage iPhone dan Mac Anda Cepat Penuh Tanpa Alasan? April 25, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa sudah rajin...
Read MoreThe Ghost in the Machine: Mengapa Sensor ‘Liquid Contact Indicator’ Apple Bisa Berubah Warna Padahal Tidak Pernah Nyebur? April 25, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernahkah kamu mengalami momen...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions