Viral Tim UKP Pariwisata Minta Video Drone Gratisan, Canro Simarmata Kasih Jawaban Menohok: “Izin Drone Aja Mahal!”

Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu sudah kerja keras banting tulang, eh tiba-tiba ada orang—atau bahkan instansi besar—yang minta hasil kerjamu secara cuma-cuma alias gratisan dengan dalih “bantu promosi”? Pasti rasanya campur aduk antara gemas dan kesal, ya.

Nah, kejadian inilah yang baru saja menimpa pendaki sekaligus konten kreator berbakat, Canro Simarmata. Belakangan ini, jagat media sosial lagi heboh gara-gara tim Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata yang dipimpin oleh Zita Anjani mengirim pesan singkat (DM) ke Canro.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Bukannya menawarkan kerja sama profesional, mereka malah meminta izin menggunakan video drone jalur Torean, Gunung Rinjani milik Canro secara gratis untuk akun resmi mereka. Sontak saja, aksi “minta-minta” dari instansi pemerintah ini jadi sorotan tajam netizen. Yuk, kita bedah kronologinya!

Alasan Canro Simarmata Berani Pasang Rate Card Rp10 Juta

Banyak orang mungkin mengira menerbangkan drone di gunung itu tinggal “klik” langsung jadi. Padahal, realitanya nggak seindah hasil videonya, Sob! Canro pun memberikan edukasi penting lewat balasannya kepada akun @ukp_pariwisata.

Canro menolak memberikan videonya secara cuma-cuma dan justru menyodorkan rate card sebesar Rp10 juta per video. Kenapa harganya segitu? Ini alasan logis di baliknya:

  • Biaya Izin yang Selangit: Untuk menerbangkan drone di kawasan taman nasional secara legal, biayanya mencapai Rp2 juta per hari.
  • Risiko Alat yang Tinggi: Membawa drone canggih seperti DJI Mavic 4 Pro ke puncak gunung punya risiko jatuh, rusak karena cuaca ekstrem, atau hilang tertiup angin kencang.
  • Effort Fisik Luar Biasa: Mendaki Rinjani dengan beban perlengkapan berat itu butuh fisik yang nggak main-main. Tenaga, waktu, dan keringat yang keluar nggak bisa dihargai dengan sekadar “ucapan terima kasih”.
  • HAKI Harus Dihargai: Sebagai instansi pemerintah, UKP Pariwisata seharusnya menjadi garda terdepan dalam menghargai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Hakim Ragukan Motif “Dendam Pribadi” Prajurit BAIS TNI dalam Kasus Air Keras Andrie Yunus: Inisiatif Sendiri atau Perintah?

“Sedikit Ironis”: Perjuangan Besar vs Permintaan Gratisan

Melalui story Instagramnya, Canro membagikan keluh kesahnya yang mewakili suara hati banyak konten kreator di Indonesia. Ia merasa ironis ketika sebuah karya yang lahir dari proses panjang, biaya operasional mahal, dan risiko nyawa, masih dianggap sebagai sesuatu yang bisa diminta begitu saja.

“Kami para pembuat karya bukan hanya diminta hadir menunjukkan keindahan Indonesia, tetapi juga sering diminta memberi manfaat tanpa diberikan kemudahan ataupun dukungan yang sepadan,” tulis Canro.

Pernyataan ini seolah menampar realitas bahwa seringkali pihak otoritas ingin hasil yang instan dan bagus untuk publikasi pariwisata, namun enggan menganggarkan dana profesional untuk para kreator lapangan yang benar-benar “berdarah-darah” di lokasi.

Permintaan Maaf UKP Pariwisata dan Pelajaran ke Depan

Setelah kasus ini viral dan mendapat banyak dukungan dari sesama konten kreator, pihak UKP Pariwisata akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Canro. Mereka mengaku sangat menghargai kualitas karya Canro dan berharap bisa membangun kerja sama yang lebih profesional ke depannya.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Meski Canro menerima permintaan maaf tersebut, ia memberikan catatan penting: penghargaan terhadap sebuah karya tidak cukup hanya lewat kalimat manis di DM. Perlu ada tindakan nyata berupa profesionalisme kerja, terutama jika konten tersebut digunakan untuk kebutuhan publikasi resmi negara.

Jangan semena-mena atas nama negara bisa berbuat semaunya. Negara ini ada aturannya, pemerintah membuat aturan dalam hal membuat konten tentang keindahan alam Indonesia yang berbayar dan ada aturan HAKI. Harusnya yang menamakan UKP paham betul soal aturan yang berlaku, bukan semena-mena menggunakan kekuasaan mau menggunakan karya anak bangsa secara gratisan. Tindakan ini justru mencoreng wajah negara.

  1.  

Rekomendasi Cakwar.com: Gugatan Ijazah Jokowi Kembali Bergulir di PN Solo: Antara Obsesi Pembuktian dan Anomali Hukum Perdata

 

Tips Bagi Konten Kreator Agar Karyanya Dihargai:

  • Selalu Siapkan Rate Card: Jangan ragu untuk menunjukkan nilai profesionalmu sejak awal.
  • Pahami Aturan HAKI: Pastikan kamu tahu hak-hakmu sebagai pemilik karya asli.
  • Berani Berkata Tidak: Seperti yang dilakukan Canro, menolak permintaan gratisan adalah bentuk menjaga martabat profesi kreator.
  • Dokumentasikan Proses: Menunjukkan behind the scene perjuanganmu bisa membantu orang awam paham kenapa karyamu mahal.

 

Media sosial:

Kesimpulan: Kreator Bukan Sekadar Pelengkap Promosi

Kasus Tim UKP Pariwisata dan Canro Simarmata ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh instansi, baik pemerintah maupun swasta. Pariwisata Indonesia yang indah memang perlu dipromosikan, tapi jangan sampai mematikan kreativitas dan ekonomi para kreatornya.

Semoga ke depannya, para “pejuang visual” di lapangan tidak hanya dijadikan pelengkap promosi, tapi benar-benar dirangkul sebagai mitra profesional yang layak mendapatkan apresiasi setimpal. Salut untuk keberanian Canro!

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions