Halo Sobat cakwar.com! Pernah gak sih lo merasa dompet makin menipis padahal gaya hidup lo biasa-biasa saja? Tanpa kita sadari, harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar perlahan merangkak naik akibat pergerakan mata uang global yang sedang tidak menentu. Urusan finansial makro ini memang terdengar rumit, tapi efek dominonya langsung memukul isi dompet kita sehari-hari.
Bagi lo yang selalu memantau info berita terkini tentang ekonomi makro, politik dalam negeri, serta kebijakan publik, pergerakan mata uang garuda belakangan ini sedang menjadi sorotan panas. Banyak pengamat yang mulai ketar-ketir melihat dinamika pasar keuangan kita yang terus bergejolak dihantam sentimen global maupun kondisi domestik.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Kritik pedas pun akhirnya pecah dari kalangan internal. Ekonom Ferry Latuhihin sindir menteri Presiden Prabowo yang asal menghibur di tengah buruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (Amerika Serikat). Ferry menilai para pembantu presiden terlalu menggampangkan masalah demi menjaga perasaan sang kepala negara.
Rupiah Tembus Rp18.800: Antara Optimisme Menkeu dan Sentimen “Asal Bapak Senang”
Sobat cakwar.com, mari kita bedah dulu angka riil di papan perdagangan valuta asing. Berdasarkan data resmi dari laman Bank Indonesia (BI) per hari ini, Senin (25/5/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang berada di posisi yang cukup mengkhawatirkan. Kurs jual tercatat sudah menyentuh angka Rp18.805 per 1 dolar AS, sementara kurs belinya berada di level Rp17.628.
Artikel Lainnya:
Meskipun rapor nilai tukar rupiah memburuk secara signifikan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu justru menunjukkan sikap yang sangat santai. Sang bendahara negara meminta masyarakat luas untuk tidak panik dan tetap optimistis dengan pondasi ekonomi nasional.
Namun, sikap kalem pemerintah ini justru memicu kritik tajam dari Ferry Latuhihin yang juga mantan anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Ferry secara blak-blakan menyebut para menteri kabinet hanya sekadar memberikan hiburan semu alias menerapkan prinsip “Asal Bapak Senang” (ABS) kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Menteri-menterinya ini bilang gampang. Ini enggak masalah. Ya menghibur sifatnya, asal bapak senang. Pak Presiden yang mungkin niat awalnya baik, tapi karena dibilang ‘Gampang Pak, tenang Pak, ekonomi kuat’, jadi lengah,” sindir Ferry dalam sebuah siniar di kanal YouTube Hendri Satrio.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Sidang Panas! Oditur Militer II-07 Jakarta Tolak Mentah-Mentah Pleidoi Tiga Oknum Prajurit Pembunuh Kacab Bank BUMN
Ramalan Horor Ekonom: Dolar Bisa Tembus Rp22.000 dan Inflasi Double Digit
Berbeda total dengan sikap optimistis Purbaya, Ferry justru memaparkan analisis yang cukup bikin merinding. Menurutnya, jika kondisi fiskal Indonesia yang kedodoran ini terus dibiarkan tanpa adanya reformasi struktural, kepercayaan investor asing akan hilang total dari pasar keuangan domestik.
Dampaknya tidak main-main, Ferry memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi terus merosot hingga menjebol level psikologis baru yang sangat dalam. Krisis ini juga diprediksi akan menjalar ke sektor riil melalui kenaikan harga barang konsumsi masyarakat.
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Manipulasi Angka Pertumbuhan? Pengeluaran Jumbo Demi Gengsi 5 Persen
Ferry Latuhihin menunjuk hidung Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas rapuhnya kondisi moneter saat ini. Ia menyoroti angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen yang selama ini dibangga-banggakan oleh jajaran kementerian keuangan ke publik.
Menurut analisis Ferry, angka pertumbuhan tersebut adalah hasil polesan dari pengeluaran belanja pemerintah (government spending) yang digenjot habis-habisan hingga naik hampir 22 persen. Strategi ini dinilai hanya demi mengejar gengsi politik semata agar Indonesia terlihat sukses keluar dari jebakan pertumbuhan 5 persen.
Rekomendasi Cakwar.com: Skandal Impor Berdarah-darah! KPK Mulai Memanggil Sejumlah ASN DJBC Semarang Buntut Penyitaan Kontainer Suku Cadang Ilegal PT Blueray Cargo
“Padahal, kalau kita breakdown atau bongkar datanya, tanpa adanya pengeluaran pemerintah yang jor-joran itu, pertumbuhan ekonomi riil kita sebenarnya cuma berada di angka empat koma sekian persen saja,” tegas Ferry menjelaskan rapuhnya struktur fiskal internal.
Target Jangka Panjang Presiden Prabowo di Rapat Paripurna DPR
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto sendiri sebenarnya sudah menggariskan peta jalan ekonomi yang cukup terukur. Dalam pidato resminya mengenai kebijakan fiskal di depan rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026), Presiden menegaskan komitmennya untuk menstabilkan perekonomian jangka panjang.
Pemerintah menargetkan bahwa pada tahun 2027 mendatang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS harus mampu diredam dan dijaga secara ketat pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 melalui bauran strategi fiskal serta moneter yang solid.
1.Target Kurs Rupiah:Tahun 2027.
Menjaga stabilitas nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS berada pada rentang Rp16.800 – Rp17.500.
2.Pengendalian Inflasi:Sektor Moneter.
Menekan dan mengunci laju inflasi nasional agar tetap stabil di angka 1,5 persen hingga 3,5 persen.
3.Penurunan Kemiskinan:Sektor Sosial.
Menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi 6 persen – 6,5 persen, serta memangkas angka pengangguran terbuka ke level 4,30 persen – 4,87 persen.
Media sosial:
Solusi Praktis Menghadapi Gejolak Kurs dan Insight Cerdas Mengamankan Finansial
Sengkarut antara kritik ekonom dan optimisme menteri ini memberi pelajaran berharga bahwa kestabilan ekonomi tidak bisa dibangun di atas narasi hiburan semata. Sebagai solusi praktis di tingkat makro, pemerintah harus segera menghentikan ketergantungan pada utang luar negeri jangka pendek dan fokus mendorong hilirisasi industri yang menghasilkan devisa ekspor riil agar stok dolar di dalam negeri melimpah. Penghematan anggaran belanja operasional birokrasi yang kurang darurat juga wajib dilakukan agar ruang fiskal kita kembali sehat. Insight penting bagi kita semua sebagai masyarakat biasa di tengah melemahnya rupiah adalah mari mulai kurangi konsumsi barang-barang impor yang harganya melonjak, beralihlah ke produk lokal berkualitas, dan amankan aset finansial pribadi lo ke dalam bentuk instrumen investasi yang tahan inflasi seperti emas batangan atau reksa dana pasar uang.
Semoga artikel ini memberikan edukasi bagi pembaca artikel cakwar.com. Mari kita dukung langkah objektif para kritikus demi perbaikan kebijakan ekonomi bangsa yang lebih transparan!
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
RUU Perampasan Aset Ditargetkan 15 Desember 2026, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika Gagal August 29, 2026 R.Y. Fajri Ada satu tanggal yang kini mulai menjadi perhatian publik: 15 Desember 2026....
Read MoreKericuhan Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin: Kronologi Lapangan August 29, 2026 R.Y. Fajri Memantau perkembangan berita politik nasional serta kebijakan publik yang bergerak sangat cepat menuntut kita untuk selalu terhubung dengan...
Read MoreMK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru, Ini Alasan Lengkapnya August 29, 2026 R.Y. Fajri Kabar Baik untuk Kebebasan Berpendapat di Indonesia Buat kamu yang selama ini khawatir mengkritik...
Read MorePort Charger HP Karatan Setelah Kena Air? Jangan Buru-Buru Ganti, Ini Penjelasannya August 29, 2026 R.Y. Fajri HP Terkena Air, Sekarang Port Charger Karatan dan Tidak Mau Ngecas Sama Sekali?...
Read MoreiMac Sering Hang Saat Digunakan? Ini Penyebab yang Sering Terjadi August 29, 2026 R.Y. Fajri Lagi Kerja Serius, Tiba-Tiba iMac Membeku Total? Pernah nggak, lagi asyik mengerjakan desain, edit video,...
Read MoreLayar iPad 9 Tidak Responsif? Ini Penyebab dan Solusinya August 29, 2026 R.Y. Fajri Layar Sudah Disentuh Berkali-Kali Tapi Tidak Ada Respons? Pernah nggak, lagi asyik menggambar, mengetik catatan, atau...
Read MoreiPhone Dicas Semalaman Tapi Baterai Masih 1%? Ini Penyebab Aslinya August 28, 2026 R.Y. Fajri Batexrai iPhone Tidak Naik Padahal Sudah Dicolok Semalaman Pernah nggak, kamu colok iPhone sebelum tidur...
Read More“AirPods Mendadak Mati Padahal Baru Dicas? Ternyata BUKAN Salah Charging Case!” August 28, 2026 R.Y. Fajri Pernah Buru-Buru Pakai AirPods, Eh Ternyata Baterainya Kosong? Coba jujur, siapa di sini yang...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions