Panggil Aku Ayah: Film Keluarga Penuh Haru yang Siap Menggetarkan Bioskop Tanah Air

“Panggil Aku Ayah”, film drama keluarga terbaru produksi Sinema Karya Nusantara, dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 September 2025. Film ini digarap oleh sutradara ternama Hanung Bramantyo dan diproduksi oleh rumah produksi yang juga sukses menggarap film-film laris seperti Habibie & Ainun serta Bumi Manusia.

Dalam film ini, Reza Rahadian kembali unjuk kemampuan aktingnya sebagai tokoh sentral bernama Raka, seorang pria dewasa yang selama hidupnya belum pernah merasakan hangatnya keluarga. Dipasangkan dengan aktris muda berbakat Adhisty Zara, yang memerankan karakter Nayla, seorang remaja yatim piatu yang tanpa sengaja hadir dalam hidup Raka, film ini menggali tema keluarga, ikatan emosional, dan makna menjadi seorang ayah dari sisi yang berbeda

Kisah Penuh Air Mata Tentang Arti Menjadi Keluarga

Sinopsis:

“Panggil Aku Ayah” berkisah tentang Raka, seorang pria sukses di usia 40-an yang bekerja sebagai arsitek ternama di Jakarta. Di balik karier cemerlangnya, ia menyimpan luka masa kecil karena ditinggal ayah kandungnya. Trauma itu membuat Raka menutup diri dari urusan keluarga dan memilih hidup sendiri, menjauh dari relasi emosional yang mendalam.

Namun hidup Raka berubah total saat ia menemukan seorang gadis remaja bernama Nayla, 13 tahun, tertidur di kursi taman dekat rumahnya. Setelah dicari tahu, Nayla adalah anak yatim piatu yang baru saja melarikan diri dari panti asuhan karena tidak betah dengan sistem yang ia anggap kaku dan tidak manusiawi.

Awalnya Raka ingin melaporkan Nayla ke pihak berwajib, namun hati kecilnya menolak. Dari sinilah kisah menyentuh itu dimulai. Nayla yang keras kepala, ceria, dan spontan lambat laun meluluhkan hati Raka. Ia menghidupkan rumah sunyi Raka dengan tawa dan keceriaan. Di sisi lain, Raka pun mulai belajar menjadi sosok ayah yang selama ini tidak pernah ia rasakan kehadirannya.

Film ini bukan hanya bicara tentang adopsi atau pertemuan dua orang asing, tapi lebih dari itu: tentang bagaimana dua hati yang sama-sama luka bisa saling menyembuhkan hanya dengan kehadiran dan kasih sayang sederhana.

Dibintangi Aktor dan Aktris Papan Atas

Selain Reza Rahadian dan Adhisty Zara, film ini juga menghadirkan deretan pemeran pendukung yang tak kalah kuat, di antaranya:

  • Christine Hakim sebagai Bu Sari, tetangga Raka yang menjadi jembatan awal antara Raka dan Nayla.
  • Arswendy Bening Swara sebagai Pak Hadi, pengurus panti asuhan.
  • Indah Permatasari sebagai Anya, mantan kekasih Raka yang memiliki andil dalam masa lalunya.

Chemistry antara Reza dan Zara menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Proses reading dan workshop dilakukan selama dua bulan untuk membangun kedekatan layaknya ayah dan anak, dan hasilnya akan membuat penonton hanyut dalam suasana emosional dari awal hingga akhir film.

Lokasi Syuting dan Detail Produksi

Syuting dilakukan di berbagai lokasi di Jakarta Selatan, Depok, dan beberapa area suburban untuk menggambarkan kontras kehidupan metropolitan dengan sisi humanis kehidupan masyarakat biasa. Rumah produksi Sinema Karya Nusantara juga menggandeng tim sinematografi dari luar negeri untuk menghasilkan visual sinematik yang hangat dan penuh nuansa emosional.

Soundtrack film ini digarap oleh Yovie Widianto, dengan lagu utama berjudul “Peluk Aku, Ayah” yang dinyanyikan oleh Afgan dan Ziva Magnolya. Lagu ini dipercaya akan menjadi anthem film yang menggugah perasaan penonton.

Untuk Siapa Film Ini?

Film “Panggil Aku Ayah” cocok ditonton oleh semua kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua. Bagi mereka yang sedang mengalami fase kehilangan, konflik keluarga, atau bahkan sedang merindukan figur ayah, film ini bisa menjadi bentuk pelukan emosional yang menenangkan.

Ini bukan sekadar tontonan akhir pekan, tapi sebuah pengingat akan pentingnya kehadiran dan penerimaan dalam keluarga. Sebuah film yang bisa menyentuh hati siapa saja yang pernah merasa sendiri.

Catat Tanggalnya!

Jangan lewatkan penayangan perdana film “Panggil Aku Ayah” mulai 20 September 2025 di seluruh bioskop Indonesia. Tiket presale akan tersedia mulai awal September melalui platform pemesanan online.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions