Korupsi Pengadaan Motor Listrik Makan Bergizi Gratis Rp1,1 T Diungkap Kejagung, Harga Per Unit Tidak Wajar!

Masyarakat Indonesia tentu masih ingat betapa besarnya harapan yang digantungkan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program nasional yang digadang-gadang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutar roda ekonomi lokal ini justru dirampok oleh oknum pejabat di dalamnya.

Baru-baru ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) sukses membongkar skandal megakorupsi yang terjadi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Bukannya fokus mengurus asupan nutrisi anak-anak sekolah, para tersangka justru asyik menggelembungkan dana untuk pengadaan aset operasional yang nilainya sangat fantastis.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik makan bergizi gratis era kepemimpinan Dadan Hindayana Cs ini langsung menjadi sorotan tajam publik. Bagaimana tidak, anggaran jumbo yang seharusnya mengalir menjadi sepiring makanan sehat bagi generasi penerus bangsa, justru menguap ke kantong para koruptor lewat modus operandi jatah proyek penunjukan vendor.

Nilai Anggaran Jumbo dan Skema Mark-Up Harga Per Unit yang Ugal-Ugalan

Pihak Jampidsus Kejaksaan Agung mengonfirmasi bahwa nilai proyek untuk pengadaan kendaraan operasional roda dua berbasis baterai ini menyentuh angka kurang lebih Rp1,1 Triliun. Anggaran luar biasa besar tersebut diduga kuat telah dimanipulasi sedemikian rupa sejak awal perencanaan dokumen lelang dimulai.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa tim penyidik menemukan kejanggalan fatal pada Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Para tersangka secara sengaja menetapkan acuan harga sepihak yang melanggar hukum demi meloloskan nilai pengadaan yang sangat tidak masuk akal di pasaran.

ANALISIS KETIDAKWAJARAN HARGA UNIT           

* Total Anggaran      : Rp 1,1 Triliun                    

* Total Unit Motor    : 21.801 Unit                       

* Rata-rata Per Unit  : ± Rp 47 Juta Lebih                

* Status Lapangan     : Di-markup, Jauh Di Atas Harga Pasar

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Apple Watch Mentok di Logo Apple Terus? Ini Cara Mengatasi Bootloop watchOS

Jika dihitung secara kasar, nilai patokan satu unit motor operasional tersebut dihargai menembus angka Rp47 juta lebih. Bagi sebuah armada operasional massal, angka tersebut dinilai sangat tidak wajar mengingat harga pasar motor listrik bersubsidi saat ini jauh di bawah nominal tersebut. Saat ini, tim ahli Kejagung masih terus menghitung nilai riil dari nilai anggaran mark up bgn dadan cs tersebut.

Komisaris Vendor Swasta Ikut Terseret Masuk Rutan Salemba

Buntut dari keserakahan ini, Kejagung kembali menambah daftar panjang pelaku yang bertanggung jawab dalam pusaran kasus rasuah ini. Pihak penyidik resmi menetapkan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, Andri Mulyono (AM), sebagai tersangka kelima karena memiliki peran krusial dalam kongkalikong rekayasa harga ini.

Andri Mulyono diduga kuat menjadi otak dari pihak swasta yang menyediakan unit armada komersial sekaligus menyepakati skema penggelembutan harga bersama pejabat teras BGN. Guna mencegah hilangnya alat bukti tambahan, penyidik langsung menjebloskan tersangka vendor motor listrik andri mulyono ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Dengan ditangkapnya bos vendor swasta tersebut, kini tim penyidik telah mengantongi lima nama tersangka utama yang saling bekerja sama merampok uang negara:

  • Dadan Hindayana (Eks Kepala BGN)
  • Sonny Sonjaya (Eks Wakil Kepala BGN)
  • Loedwijk Pusung (Eks Wakil Kepala BGN)
  • AYS (Pihak Swasta penghubung)
  • Andri Mulyono (Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal)
  •  

 

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Modus Intervensi Kerangka Kerja dan Daftar Barang yang Di-Mark Up

Kasus ini menjadi gambaran nyata bagaimana kekuasaan disalahgunakan secara sistematis sejak dari hulu. Hasil penyidikan mengungkap bahwa Dadan Hindayana bersama dua wakilnya melakukan tekanan fisik dan jabatan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di internal lembaga pembuat kebijakan.

Mereka melakukan modus intervensi kak pejabat pembuat komitmen agar penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) proyek tidak dibuat berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, melainkan disesuaikan dengan spesifikasi vendor titipan. Alhasil, anggaran negara bocor ke berbagai pos pengadaan barang mewah yang tidak mendesak untuk operasional gizi anak.

Rekomendasi Cakwar.com: iMac Tiba-Tiba Mati Total dan Tidak Bisa Power On? Ini Langkah Pertolongannya

DAFTAR BARANG MARK UP BADAN GIZI NASIONAL      

  1. Motor Listrik : 21.801 Unit (Anggaran Rp 1,1 Triliun)
  2. Sepatu : 32.000 Pasang (Menyalahi Aturan)
  3. Gadget Tablet : 31.000 Unit (Spesifikasi Dimanipulasi)
  4. Televisi 75″ : 5.400 Unit (Harga Jauh dari Nilai Pasar)

Manipulasi massal pada daftar barang mark up badan gizi nasional ini menyebabkan fungsi utama lembaga menjadi timpang. Alokasi dana segar yang seharusnya dibelanjakan untuk membeli telur, susu, ikan, dan sayuran segar dari peternak lokal justru habis tersedot untuk membiayai pengadaan logistik non-makanan yang harganya sudah digelembungkan.

Media sosial:

 

Gurita Bisnis Yayasan Fiktif dan Aliran Dana Miliaran Rupiah Per Hari

Kebejatan para tersangka tidak berhenti pada sektor pengadaan barang operasional saja. Penyidik Kejaksaan Agung juga menemukan fakta mencengangkan terkait tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah sekolah penerima manfaat.

Sesuai aturan baku, SPPG seharusnya dikelola secara mandiri oleh yayasan lokal yang terafiliasi langsung dengan sekolah tempat anak-anak belajar. Tujuannya jelas, agar perputaran modal tetap terjaga di masyarakat bawah dan kualitas pengawasan makanan menjadi lebih terjamin secara swadaya.

Namun pada kenyataannya, Dadan Cs meloloskan banyak yayasan bodong mumpuni yang terbukti tidak memiliki kualifikasi dasar sebagai mitra SPPG. Yayasan-yayasan tersebut sengaja diloloskan melalui manipulasi sistem verifikasi portal kemitraan BGN karena adanya atensi khusus dari para petinggi institusi tersebut.

Sebagai imbalan atas pengaturan proyek haram ini, yayasan-yayasan buatan yang terafiliasi langsung dengan kantong pribadi Dadan, Sonny, dan Loedwijk tersebut menerima aliran dana insentif bernilai miliaran rupiah setiap harinya. Hingga saat ini, auditor negara masih terus bekerja keras menyisir rekening koran para pelaku guna menetapkan angka pasti total kerugian negara proyek mbg secara keseluruhan.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.comUntuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com,” dan “jika apple anda bermasalah apapun variannya forto solusinya dan dapatkan berita terkini tentang handphone android agar tidak ketinggalan informasi teknologi terbaru” jika pembaca mencari informasi berita terkini tentang politik dalam dan luar negeri, pendidikan, teknologi, wisata, olah raga, kuliner, musik, militer dan lain-lain.  informasi berita terkini tentang politik dalam dan luar negeri, pendidikan, teknologi, wisata, olah raga, kuliner, musik, militer dan lain-lain.  

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions