Pergantian menteri di Kabinet Merah Putih kembali jadi sorotan publik. Salah satunya adalah penunjukan Mukhtaruddin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), menggantikan Abdul Kadir Karding. Nama Mukhtaruddin mungkin belum terlalu populer di telinga masyarakat luas, tapi kiprahnya di dunia politik dan birokrasi ternyata sudah panjang.
🔹 Latar Belakang Pendidikan
Mukhtaruddin menempuh pendidikan di Universitas Lambung Mangkurat, mengambil jurusan Ilmu Administrasi Negara. Dengan bekal akademis ini, ia kemudian mengawali perjalanan kariernya di dunia pendidikan sekaligus pemerintahan daerah.
🔹 Awal Karier
Setelah lulus kuliah, Mukhtaruddin sempat menjadi staf pengajar di STIE Nusantara. Karier birokratnya dimulai pada tahun 1990 sebagai Kabid Promosi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, posisi yang ia jalani hingga tahun 2002.
🔹 Kiprah di DPR RI
Perjalanan politik Mukhtaruddin cukup panjang dan berlapis. Ia tercatat beberapa kali menjadi anggota DPR RI, yakni pada periode 2004–2009 dan kembali di periode 2019–2025.
Dalam tugasnya di DPR, Mukhtaruddin sempat menjabat di dua komisi penting:
🔹 Posisi Strategis di Partai Golkar
Selain di legislatif, Mukhtaruddin juga aktif di struktur Partai Golkar. Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:
Rekam jejak ini menunjukkan bahwa Mukhtaruddin bukan orang baru di dunia politik dan organisasi.
🔹 Tantangan Sebagai Menteri Perlindungan PMI
Sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtaruddin akan menghadapi tantangan besar. Beberapa di antaranya:
Dengan pengalaman di DPR dan Golkar, publik berharap Mukhtaruddin mampu memberikan terobosan dalam meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan pekerja migran Indonesia yang jumlahnya jutaan.
Kesimpulan
Mukhtaruddin adalah sosok politisi sekaligus birokrat yang punya pengalaman panjang, baik di legislatif maupun organisasi partai. Dari seorang pengajar, pejabat daerah, hingga kini dipercaya Presiden sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Kehadirannya di kursi menteri ini diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi nasib pekerja migran Indonesia yang menjadi pahlawan devisa di negeri orang.
Hakim Ragukan Motif “Dendam Pribadi” Prajurit BAIS TNI dalam Kasus Air Keras Andrie Yunus: Inisiatif Sendiri atau Perintah? May 6, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Dunia hukum militer kita...
Read MoreGugatan Ijazah Jokowi Kembali Bergulir di PN Solo: Antara Obsesi Pembuktian dan Anomali Hukum Perdata May 6, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu mendengar ada orang...
Read MoreAmbang Batas Parlemen Mau Naik Jadi 5 Persen? Begini Alasan Pakar Demi Demokrasi yang Lebih “Satset”! May 6, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa bingung...
Read MoreTeka-teki Penyerangan Aktivis KontraS: Saksi BAIS TNI Bantah Ada Operasi Khusus, Hakim Ragukan Motif “Dendam Pribadi” May 6, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa ada...
Read MoreKaca Kamera iPhone 14 Plus Retak? Jangan Sepelekan! Ini Risiko dan Solusi Repair Camglass Terbaik di Surabaya May 6, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo lagi...
Read MoreMacBook Mulai Lemot dan Cepat Panas? Jangan Buru-buru Ganti Baru, Coba Tips “MacBook Hacks” Ini! May 6, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Ingat nggak masa-masa indah pas pertama kali...
Read MoreGanti LCD Tapi True Tone Hilang? Kenali iCopy, Alat Sakti Biar Layar iPhone Tetap Terasa Orisinal! May 4, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com**! Pernah nggak sih lo atau teman...
Read MoreSang Veteran Masih Gagah! Apakah iPhone 11 Masih Layak Pakai di Tahun 2026 atau Waktunya Masuk Museum? May 4, 2026 Rahmat Yanuar Sobat cakwar.com, pernah nggak sih lo lagi asyik...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions