Negara Menang Banyak! Satgas PKH Kembalikan Rp10,2 Triliun dan Jutaan Hektare Lahan, Gus Falah: Bukti Kejaksaan Agung Gak Main-Main!

Halo Sobat cakwar.com! Ada kabar gembira dari garda terdepan penegakan hukum sumber daya alam kita. Baru-baru ini, aset negara yang selama ini “hilang” atau dikuasai secara ilegal akhirnya pulang ke rumah. Nggak tanggung-tanggung, jumlahnya bikin melongo!

Kejaksaan Agung RI melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) baru saja menyerahkan uang sebesar Rp10,2 triliun hasil denda administratif kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Penyerahan ini dilakukan langsung di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026).

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Pencapaian ini pun langsung mendapat apresiasi setinggi langit dari Senayan. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah, menyebut ini sebagai bukti nyata bahwa negara hadir untuk menjaga kekayaan alamnya.

Gus Falah: Satgas PKH Adalah Ujung Tombak Penyelamat Aset

Menurut Gus Falah, keberhasilan ini bukan sekadar soal angka, tapi soal wibawa hukum. Ia menilai Satgas PKH telah menjalankan mandat negara dengan sangat efektif di bawah komando Kejaksaan Agung.

“Penyerahan denda Rp10,2 triliun dan pengembalian lahan 2,3 juta hektare ini adalah bukti konkret. Ini menunjukkan keseriusan Kejaksaan Agung dalam menyelamatkan aset negara yang selama ini dikuasai secara ilegal,” ujar Gus Falah dalam keterangannya.

Beliau juga menegaskan bahwa kesuksesan Satgas PKH otomatis merupakan rapor hijau bagi Jaksa Agung. Penegakan hukum di sektor kehutanan memang bukan perkara mudah karena seringkali berhadapan dengan mafia lahan yang licin.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Idul Adha 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Cek Jadwal Muhammadiyah, Sidang Isbat Pemerintah, dan Tips Libur Panjangnya!

Rincian “Uang Kaget” Rp10,2 Triliun: Dari Mana Saja Asalnya?

Mungkin lo penasaran, uang sebanyak itu datangnya dari mana saja? Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan rincian detailnya di hadapan Presiden Prabowo. Ternyata, uang tersebut terbagi dalam dua komponen besar:

  1. Denda Administratif: Sebesar Rp3,4 triliun yang berhasil ditagih langsung dari para pelanggar.
  2. Pajak PNBP & Non-Pajak PBB: Sebesar Rp6,8 triliun yang berasal dari hasil pengawasan ketat Satgas PKH terhadap kewajiban para pengusaha hutan.

Selain uang tunai, negara juga mendapatkan kembali “tanah air” dalam bentuk fisik seluas 2,3 juta hektare. Sebagai gambaran, luas ini jauh lebih besar daripada luas provinsi Jawa Barat!

Lahan 2,3 Juta Hektare: Siapa Saja yang “Kena Smash”?

Pengembalian lahan ini nggak terjadi begitu saja. Ada tindakan tegas berupa pencabutan izin bagi perusahaan atau subjek hukum yang bandel. Berikut rincian lahan yang disita kembali oleh negara:

  • Izin Konsesi: Dicabut seluas 733.180 hektare dari 29 subjek hukum.
  • Pemanfaatan Hutan: Dicabut seluas 1,04 juta hektare dari 22 subjek hukum.
  • Pelanggaran Sawit & HTI: Penertiban lahan seluas 420.472 hektare dari 159 subjek hukum.
  • Kewajiban Plasma: Pengembalian seluas 192.300 hektare dari 106 subjek hukum yang selama ini melalaikan hak masyarakat sekitar.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

Harapan ke Depan: Jangan Kasih Kendor!

Gus Falah berharap momentum positif ini nggak berhenti sampai di sini saja. Beliau mendorong agar langkah tegas seperti ini terus diperkuat. Tujuannya jelas: agar penegakan hukum nggak cuma berhenti di atas kertas atau proses pidana, tapi ada uang dan lahan yang benar-benar masuk kembali ke kas negara.

“Langkah-langkah seperti ini harus terus diperkuat agar mampu memberikan manfaat nyata bagi keuangan negara dan masyarakat luas,” pungkas Gus Falah dengan penuh semangat.

Rekomendasi Cakwar.com: Realme C15 Restart Terus Tanpa Sebab? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Servis Mesin yang Tepat!

Semoga artikel ini memberikan edukasi bagi pembaca artikel cakwar.com. Yuk, kita kawal terus proses penegakan hukum di tanah air agar sumber daya alam kita benar-benar digunakan untuk kemakmuran rakyat!

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions