Pasar Kripto Melemah: BTC, ETH, dan SOL Kompak Terkoreksi Akibat Sentimen Risk-Off Global

Pasar aset kripto kembali bergerak melemah pada perdagangan Selasa (2/12/2025). Sentimen penghindaran risiko atau risk-off yang meningkat di pasar global membuat investor cenderung menarik modal dari aset berisiko, termasuk kripto. Kondisi ini membuat hampir seluruh aset digital berkapitalisasi besar di jajaran Top 10 CoinMarketCap kompak mencatatkan pelemahan sejak awal perdagangan pagi.

Tekanan jual yang terjadi secara bertahap sejak akhir pekan lalu semakin kuat, terutama setelah pasar finansial global menunjukkan kecenderungan hati-hati terhadap berbagai faktor ekonomi makro. Hal ini menyebabkan momentum penguatan yang sempat terbentuk di awal bulan kembali melemah.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Bitcoin Terkoreksi, Kapitalisasi Pasar Susut ke US$1,72 Triliun

Bitcoin (BTC), sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, memimpin pelemahan. Berdasarkan data CoinMarketCap, BTC diperdagangkan di level US$86.631, turun 1,04% dalam 24 jam terakhir. Jika dilihat dalam sepekan, BTC telah melemah 1,57%, menandakan tekanan jual yang cukup konsisten.

Nilai kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di sekitar US$1,72 triliun. Angka ini menunjukkan adanya penyusutan modal pasar yang kembali menahan laju penguatan yang sempat mendorong Bitcoin mendekati level resistance penting pada awal bulan Desember.

Para analis menyebutkan bahwa meski pelemahan yang terjadi tidak terlalu tajam, penurunan ini cukup mencerminkan sikap hati-hati investor. Faktor global seperti kemungkinan penundaaan pelonggaran kebijakan moneter, data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, hingga ketidakpastian geopolitik ikut memperkuat sentimen penghindaran risiko.

Ethereum Ikut Terkoreksi Lebih Dalam

ETH Melemah Secara Harian dan Mingguan

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua, juga tidak mampu bertahan dari tekanan pasar. Dalam 24 jam terakhir, ETH melemah 1,93%, dan sepanjang sepekan terkoreksi lebih dalam yaitu 4,83%. Harga ETH saat ini bertengger di sekitar US$2.801.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang: Reuni 212 Digelar di Monas Hari Ini, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku di 10 Ruas Jalan

Penurunan yang lebih besar secara mingguan menunjukkan bahwa altcoin unggulan seperti Ethereum cenderung lebih rentan terhadap penarikan modal ketika pasar bergerak dalam mode risk-off. Investor yang memiliki paparan besar pada ETH tampak mulai menurunkan eksposurnya, terutama menjelang rilis data ekonomi penting yang dapat memengaruhi arah pasar secara keseluruhan.

Sentimen Teknis dan Fundamental Menekan ETH

Sejumlah analis juga menyoroti bahwa pergerakan Ethereum dipengaruhi oleh faktor teknikal, di mana ETH gagal mempertahankan level support jangka pendeknya. Dari sisi fundamental, perkembangan terkait potensi peningkatan biaya transaksi serta minimnya katalis positif baru turut menghambat penguatan harga.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Altcoin Berkapitalisasi Besar Tertekan, Solana Alami Koreksi Tajam

SOL Jadi Salah Satu Aset dengan Penurunan Paling Agresif

Di jajaran altcoin, Solana (SOL) menjadi salah satu aset dengan pelemahan paling agresif. Harga SOL terkoreksi 1,09% dalam 24 jam terakhir dan anjlok 8,20% sepanjang sepekan, membuatnya turun ke level US$127,13.

Pelemahan tajam ini sekaligus memperlihatkan betapa rentannya altcoin ketika sentimen pasar berubah lebih defensif. Banyak investor cenderung melepas altcoin terlebih dahulu sebelum membuang aset seperti Bitcoin yang dianggap lebih stabil.

Rekomendasi Cakwar.com: KPK Panggil Ridwan Kamil Terkait Kasus Pengadaan Iklan BJB

Tekanan Penjualan Meluas ke Altcoin Lain

Selain Solana, sebagian besar altcoin berkapitalisasi besar lainnya juga mencatatkan kinerja negatif. Sentimen risk-off yang meningkat telah memicu arus keluar modal (capital outflow) dari pasar kripto, di mana investor lebih memilih menunggu kejelasan arah pasar daripada mempertahankan posisi pada aset volatil.

Menurut para analis, selama sentimen makro global belum menunjukkan perbaikan, altcoin diperkirakan akan menghadapi tekanan yang lebih kuat dibandingkan Bitcoin. Hal ini karena tingkat risikonya yang jauh lebih tinggi dan ketergantungan pada sentimen pasar jangka pendek.

Media sosial:

Kesimpulan: Sentimen Risk-Off Membayangi Pasar Kripto

Pelemahan pasar kripto yang terjadi pada perdagangan 2 Desember 2025 menjadi sinyal bahwa investor global tengah bersikap defensif. Bitcoin, Ethereum, hingga Solana kompak terkoreksi, menandakan bahwa pasar masih dibayangi ketidakpastian arah ekonomi.

Dalam kondisi seperti ini, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan global yang memengaruhi arah aset berisiko. Volatilitas tinggi berpotensi terus terjadi hingga ada kejelasan mengenai kebijakan moneter maupun kondisi geopolitik.

Untuk mendapatkan informasi berita dan edukasi terkini seputar kripto, teknologi, hingga ekonomi digital, pantau terus cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions