Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali melakukan pergantian Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Bima Kota menyusul perkembangan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat pejabat sebelumnya. Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda NTB, AKBP Hariyanto, kini ditunjuk untuk mengisi posisi Plh Kapolres Bima Kota.
Pergantian ini terjadi setelah AKBP Didik Putra Kuncoro ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkotika. Sebelumnya, posisi tersebut sempat diisi oleh AKBP Catur Setiawan sebagai Plh untuk menggantikan Didik. Namun, dalam evaluasi terbaru, Polda NTB kembali melakukan rotasi.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Penunjukan AKBP Hariyanto Dinilai Prosedural
Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Barat, Kombes Mohammad Kholid, menegaskan bahwa penunjukan AKBP Hariyanto merupakan langkah yang normal dan sesuai mekanisme internal.
“Mengisi kekosongan sambil menunggu Kapolres dari Mabes. Memang setiap 7 hari sprint (penugasan) dievaluasi,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (21/2).
Ia menjelaskan bahwa jabatan Plh bersifat sementara dan dievaluasi secara berkala. Penunjukan Hariyanto disebut sebagai bagian dari proses manajerial untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan stabil.
Menurut Kholid, pasca dugaan pelanggaran yang menyeret pejabat sebelumnya, Polda NTB langsung melakukan tindakan melalui Propam dan koordinasi dengan Bareskrim.
“Pasca adanya dugaan pelanggaran dan kemudian pascatindakan yang dilakukan oleh Polda NTB dan Propam dan Bareskrim. Maka nanti perkembangannya tentu akan disampaikan oleh Polda NTB,” jelasnya.
Artikel Lainnya:
Kronologi Pergantian Jabatan
Kasus ini bermula dari penetapan AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai tersangka dalam perkara peredaran narkoba. Status tersebut membuat posisi Kapolres Bima Kota kosong dan harus segera diisi untuk menjaga kelancaran tugas kepolisian di wilayah tersebut.
Sebagai langkah awal, AKBP Catur Setiawan ditunjuk menjadi Plh Kapolres Bima Kota. Namun, dalam evaluasi berikutnya, Polda NTB menunjuk AKBP Hariyanto untuk menggantikan Catur.
Rotasi cepat dalam jabatan Plh bukan hal yang asing dalam struktur kepolisian, terutama dalam situasi yang memerlukan penanganan sensitif. Jabatan Plh umumnya bersifat sementara hingga ada keputusan resmi dari Mabes Polri terkait pejabat definitif.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Logat Berubah Jadi Madura Usai Stroke, Kasus Langka Foreign Accent Syndrome Ditemukan di RSUD Dr Moewardi
Rekam Jejak AKBP Catur Setiawan
Pergantian ini juga menyoroti kembali rekam jejak AKBP Catur Setiawan. Saat masih berpangkat AKP, ia pernah menjabat sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Ternate.
Pada 4 Mei 2017, Catur dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu setelah menjalani tes urine oleh Biddokes Polda Maluku Utara. Saat itu, ia dijatuhi sanksi disiplin oleh Kapolda Maluku Utara, Brigjen Dwi Apriyanto.
Catur sempat dicopot dari jabatannya, namun kemudian kembali berdinas di tempat lain. Riwayat tersebut kembali menjadi sorotan publik seiring dinamika pergantian Plh Kapolres Bima Kota.
Meski demikian, pihak Polda NTB tidak secara langsung mengaitkan riwayat lama tersebut dengan keputusan rotasi terbaru. Penunjukan Hariyanto disebut murni bagian dari evaluasi rutin.
Tantangan Institusi di Tengah Kasus Internal
Kasus yang melibatkan pejabat kepolisian dalam perkara narkotika menjadi ujian serius bagi institusi. Kepolisian selama ini berada di garis depan dalam pemberantasan peredaran narkoba. Ketika ada oknum yang terlibat, kepercayaan publik dapat terdampak.
Dalam beberapa tahun terakhir, Polri berupaya memperkuat pengawasan internal melalui Divisi Propam dan sistem evaluasi berkala. Penanganan kasus secara terbuka dan prosedural menjadi kunci untuk menjaga integritas lembaga.
Penunjukan Plh secara cepat juga merupakan langkah untuk memastikan tidak terjadi kekosongan komando yang dapat mengganggu pelayanan publik dan penegakan hukum di wilayah Bima Kota.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Menunggu Penetapan Kapolres Definitif
Saat ini, Polda NTB masih menunggu keputusan dari Mabes Polri terkait penunjukan Kapolres Bima Kota definitif. Hingga penunjukan tersebut dilakukan, AKBP Hariyanto akan menjalankan tugas sebagai Plh.
Sebagai Wadansat Brimob Polda NTB, Hariyanto memiliki latar belakang operasional yang kuat. Tantangannya kini adalah menjaga stabilitas internal serta memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Situasi ini juga menjadi perhatian publik, mengingat Bima Kota merupakan wilayah strategis di NTB dengan dinamika sosial yang cukup kompleks.
Rekomendasi Cakwar.com: Wakil Dubes RI di Jepang Terima Peserta IYFLTPJ ke-41, Dorong Petani Muda Kuasai Teknologi Pertanian Modern
Komitmen Penegakan Hukum
Polda NTB menegaskan bahwa proses hukum terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro akan berjalan sesuai ketentuan. Penanganan melibatkan Propam dan Bareskrim menunjukkan bahwa kasus ini mendapat perhatian serius.
Transparansi dalam proses hukum diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat. Dalam konteks pemberantasan narkoba, konsistensi penegakan hukum menjadi faktor penting.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan internal di tubuh aparat penegak hukum harus berjalan seiring dengan tugas eksternal dalam memberantas kejahatan.
Media sosial:
Pergantian Plh Kapolres Bima Kota oleh Polda NTB mencerminkan dinamika internal yang tengah berlangsung menyusul kasus dugaan narkoba yang melibatkan pejabat sebelumnya. Penunjukan AKBP Hariyanto diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sambil menunggu keputusan definitif dari Mabes Polri.
Perkembangan kasus ini masih akan terus dipantau publik, terutama terkait proses hukum dan kebijakan internal kepolisian ke depan. Untuk mengikuti berita terbaru seputar hukum, keamanan, dan isu nasional lainnya, Anda dapat membaca laporan mendalam lainnya di media digital cakwar.com.
Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Belu, Polisi Segera Panggil Piche Kota sebagai Tersangka February 21, 2026 Rahmat Yanuar Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), segera...
Read MoreTradisi Perlon Unggahan Trah Bonokeling di Pekuncen Banyumas, Warisan Leluhur Sambut Ramadan yang Tetap Lestari February 21, 2026 Rahmat Yanuar Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana berbeda terasa di Desa...
Read MorePolda NTB Ganti Plh Kapolres Bima Kota, AKBP Hariyanto Ditunjuk Usai Kasus Narkoba February 21, 2026 Rahmat Yanuar Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali melakukan pergantian Pelaksana Harian (Plh) Kapolres...
Read MoreArti Mokel yang Ramai di X Saat Ramadan 2026, Ini Asal-Usul dan Maknanya February 21, 2026 Rahmat Yanuar Memasuki awal Ramadan 2026, lini masa media sosial kembali dipenuhi istilah yang...
Read MoreBocoran iPhone 17e: Rilis 19 Februari 2026 dengan Harga Mulai 599 Dollar AS? February 16, 2026 Rahmat Yanuar Kabar mengenai iPhone 17e kembali mencuat dan memicu perbincangan di kalangan penggemar...
Read MoreiOS 26.3 Resmi Dirilis, Apple Permudah Transfer Data dari iPhone ke Android February 12, 2026 Rahmat Yanuar Apple kembali menghadirkan pembaruan sistem operasi lewat iOS 26.3 dengan sejumlah perubahan yang...
Read MoreSkor DxOMark 2025: Huawei Pura 80 Ultra Kalahkan iPhone 17 Pro untuk Kamera, Tapi Apple Unggul di Video February 12, 2026 Rahmat Yanuar Setiap kali Apple meluncurkan iPhone generasi terbaru,...
Read MoreApple Luncurkan iPhone 17e 19 Februari 2026, Seri Ekonomis dengan Chip A19 dan Apple Intelligence 2.0 February 11, 2026 Rahmat Yanuar iPhone 17e jadi lini ramah anggaran pertama Apple yang...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions