Rusia Klaim Tembak Jatuh 113 Drone Ukraina, Kilang Minyak di Velikiye Luki Terbakar

Serangan drone kembali memanaskan eskalasi konflik antara Rusia dan Ukraina. Pemerintah Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh 113 unit drone Ukraina dalam satu malam serangan besar yang terjadi pada Rabu (18/2/2026) hingga Kamis (19/2/2026) waktu setempat. Salah satu drone dilaporkan menghantam kilang minyak di kota Velikiye Luki, sekitar 500 kilometer di barat Moskow, dan memicu kebakaran pada tangki penyimpanan.

Serangan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir, menandai intensitas baru dalam perang berbasis teknologi jarak jauh yang kini menjadi pola umum di kedua pihak.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

113 Drone Dicegat dalam Satu Malam

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut sistem pertahanan udara mereka telah “mencegat dan menghancurkan 113 drone Ukraina” di sejumlah wilayah. Serangan tersebut disebut berlangsung dalam rentang waktu semalam, menyasar berbagai titik strategis.

Rusia tidak merinci seluruh lokasi yang menjadi target, namun menyatakan bahwa sistem pertahanan udara bekerja efektif mencegah kerusakan yang lebih luas. Klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen, dan hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari pihak Ukraina terkait serangan tersebut.

Dalam dinamika konflik modern, perang drone menjadi instrumen penting. Sejak 2023, kedua negara semakin mengandalkan drone untuk menyerang infrastruktur militer maupun fasilitas energi yang bernilai strategis. Biayanya relatif lebih rendah dibanding rudal jarak jauh, namun dampak psikologis dan ekonominya signifikan.

Kilang Minyak Terbakar di Velikiye Luki

Dari seluruh insiden yang dilaporkan, serangan ke kilang minyak di Velikiye Luki menjadi perhatian utama. Gubernur wilayah tersebut, Mikhail Vedernikov, mengatakan bahwa drone menghantam fasilitas penyimpanan minyak dan menyebabkan kebakaran pada tangki bahan bakar.

Menurut pernyataan otoritas setempat, api berhasil dikendalikan beberapa jam kemudian dan tidak ada laporan korban jiwa. Namun, kebakaran di fasilitas energi menegaskan bahwa infrastruktur sipil dan ekonomi tetap menjadi target rentan dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun ini.

Velikiye Luki sendiri bukan kota garis depan, melainkan wilayah yang relatif jauh dari zona pertempuran utama. Fakta bahwa lokasi ini menjadi sasaran menunjukkan perluasan jangkauan serangan drone Ukraina ke wilayah yang lebih dalam di Rusia.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomendedPricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉Baca juga artikel tentang: Ekspor Indonesia ke Arab Saudi Tembus US$2,89 Miliar, Instrumen Musik Melejit 14.024%: Sinyal Transformasi Ekonomi?

Eskalasi atau Strategi Tekanan?

Pertanyaan yang muncul adalah: apakah serangan ini menandai eskalasi baru atau bagian dari pola tekanan berkelanjutan?

Sejumlah analis militer menilai serangan drone skala besar sering digunakan sebagai strategi tekanan psikologis dan ekonomi. Meskipun sebagian besar drone dapat dicegat, biaya operasional sistem pertahanan udara tidak kecil. Setiap intersepsi melibatkan rudal atau sistem pertahanan yang nilainya jauh lebih tinggi dibanding drone itu sendiri.

Selain itu, serangan ke wilayah yang jauh dari garis depan dapat memicu kekhawatiran publik dan memaksa pemerintah memperluas perlindungan keamanan domestik.

Di sisi lain, Rusia kemungkinan akan merespons dengan serangan balasan, baik dalam bentuk serangan udara maupun peningkatan operasi di garis depan. Siklus ini berisiko memperpanjang konflik dan memperumit upaya diplomasi yang sejauh ini belum menunjukkan kemajuan signifikan.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Dampak terhadap Stabilitas Regional

Serangan terhadap infrastruktur energi memiliki implikasi lebih luas dari sekadar kerusakan fisik. Gangguan produksi atau distribusi energi dapat memengaruhi pasar regional, terutama jika terjadi secara berulang.

Meskipun kebakaran di Velikiye Luki dilaporkan berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa, insiden semacam ini tetap menjadi sinyal kerentanan. Negara-negara di kawasan Eropa Timur dan Eurasia terus memantau perkembangan konflik, terutama karena dampaknya terhadap keamanan energi dan stabilitas geopolitik.

Sejak awal perang, berbagai negara telah meningkatkan sistem pertahanan udara dan pengawasan wilayah udara mereka sebagai langkah antisipatif terhadap potensi meluasnya konflik.

Rekomendasi Cakwar.com: FIFA dan Board of Peace Jalin Kemitraan, Gianni Infantino Dorong Sepak Bola sebagai Sarana Perdamaian Global

Perang Teknologi yang Kian Intens

Konflik Rusia-Ukraina kini semakin menunjukkan karakter perang teknologi. Drone, sistem pertahanan udara canggih, serta operasi siber menjadi elemen utama di samping pertempuran darat.

Penggunaan drone dalam jumlah besar mencerminkan perubahan paradigma peperangan modern: lebih fleksibel, lebih sulit dilacak, dan mampu menjangkau wilayah jauh tanpa risiko langsung terhadap pilot atau pasukan.

Di tengah dinamika ini, masyarakat sipil tetap menjadi pihak yang paling terdampak secara psikologis maupun ekonomi. Meski tidak selalu berada di garis depan, ancaman serangan jarak jauh menciptakan rasa tidak aman yang berkepanjangan.

Media sosial:

Situasi Masih Berkembang

Hingga Kamis pagi waktu setempat, otoritas Rusia menyatakan situasi telah terkendali. Namun, ketegangan belum mereda. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Ukraina terkait klaim 113 drone yang ditembak jatuh.

Seperti dalam banyak episode konflik sebelumnya, informasi awal kerap berasal dari pernyataan pemerintah masing-masing pihak dan membutuhkan verifikasi lanjutan.

Yang jelas, serangan ini memperlihatkan bahwa konflik masih jauh dari kata usai. Intensitas perang drone menunjukkan bahwa kedua belah pihak terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas militer mereka.

Konflik Rusia-Ukraina kembali menunjukkan babak baru dengan serangan drone skala besar dan dampaknya terhadap infrastruktur energi. Perkembangan ini menjadi pengingat bahwa dinamika geopolitik global masih bergerak cepat dan penuh ketidakpastian.

Untuk mengikuti analisis mendalam dan perkembangan terbaru isu internasional lainnya, pembaca dapat menemukan berbagai artikel informatif dan aktual di media digital cakwar.com

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions