Operasi militer Meksiko yang menewaskan bos kartel narkoba paling diburu, El Mencho, membuka babak baru dalam perang panjang melawan jaringan kejahatan terorganisasi di kawasan Amerika Utara. Di balik operasi tersebut, muncul peran sebuah satuan tugas baru yang dipimpin militer Amerika Serikat (AS), yang disebut memberikan dukungan intelijen krusial.
Informasi ini diungkap seorang pejabat pertahanan AS kepada Reuters, dengan syarat anonim, dan menjadi sorotan karena menandai peningkatan koordinasi keamanan lintas negara dalam menghadapi kartel narkoba yang selama ini beroperasi di kedua sisi perbatasan.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Operasi Militer di Jalisco dan Tewasnya El Mencho
Target utama operasi militer Meksiko pada Minggu (22/2) adalah Nemesio Oseguera Cervantes**, yang lebih dikenal dengan julukan El Mencho. Ia merupakan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh dan ditakuti di Meksiko.
Penggerebekan dilakukan di Tapalpa, negara bagian Jalisco, wilayah yang dikenal sebagai basis kuat CJNG. Awalnya, operasi itu dirancang untuk menangkap El Mencho hidup-hidup. Namun perlawanan sengit dari anggota kartel memicu baku tembak intens dengan personel militer Meksiko.
Kementerian Pertahanan Meksiko melaporkan empat anggota CJNG tewas di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya mengalami luka berat dan meninggal saat dievakuasi ke Mexico City. Salah satu korban tewas tersebut disebut sebagai El Mencho.
Kematian figur sentral dalam jaringan kartel narkoba ini dinilai sebagai pukulan besar bagi CJNG, meskipun juga berpotensi memicu ketidakstabilan lanjutan.
Peran Satuan Tugas Gabungan AS
Sorotan tertuju pada keterlibatan sebuah satuan baru bernama Joint Interagency Task Force-Cartel Counter atau Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga-Penangkal Kartel. Satuan ini, menurut sejumlah pejabat AS yang dikutip Reuters, resmi diluncurkan bulan lalu.
Tujuan utamanya adalah memetakan jaringan anggota kartel narkoba di kedua sisi perbatasan AS-Meksiko. Satuan ini melibatkan berbagai lembaga pemerintah AS, mulai dari unsur militer hingga badan intelijen dan penegak hukum.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Pelaku Pembunuhan Remaja HMZ di Sungai Kedung Winong Malang Ditangkap, Polisi Dalami Motif
Seorang pejabat pertahanan AS menyebut bahwa otoritas Amerika memberikan “informasi tambahan” yang membantu operasi militer Meksiko. Meski tidak dirinci bentuk informasi tersebut, dukungan intelijen biasanya mencakup pemantauan komunikasi, pelacakan pergerakan, hingga analisis jaringan keuangan dan logistik.
Kementerian Pertahanan Meksiko dalam pernyataannya juga mengakui adanya informasi tambahan dari pihak AS, namun tidak menjelaskan secara detail sejauh mana keterlibatan tersebut.
Kerja sama ini menunjukkan bahwa perang melawan kartel narkoba tidak lagi sekadar urusan domestik Meksiko, melainkan telah menjadi isu keamanan regional.
Gelombang Kekerasan Pasca Operasi
Seperti yang kerap terjadi dalam dinamika organisasi kriminal, tewasnya pemimpin utama tidak serta-merta menghentikan aktivitas kartel. Justru, dalam beberapa kasus, kondisi tersebut memicu eskalasi kekerasan.
Pasca operasi militer di Tapalpa, sejumlah wilayah Meksiko dilaporkan mengalami gangguan keamanan. Mobil-mobil dibakar di jalan raya, pria bersenjata memblokir akses transportasi, dan bentrokan sporadis terjadi di beberapa negara bagian.
Aksi-aksi tersebut diduga sebagai respons kelompok kartel terhadap operasi militer yang menewaskan pemimpinnya. Dalam konteks kartel, kekerasan sering digunakan sebagai pesan kekuatan sekaligus upaya mempertahankan wilayah pengaruh.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Pengamat keamanan menyebut bahwa periode transisi kepemimpinan dalam organisasi seperti CJNG dapat menjadi fase paling rawan. Perebutan kendali internal atau upaya menunjukkan dominasi kepada rival bisa meningkatkan risiko konflik.
Kartel dan Kompleksitas Perbatasan AS-Meksiko
Kartel narkoba Meksiko telah lama menjadi tantangan serius bagi stabilitas keamanan regional. Selain menguasai jalur distribusi narkotika ke Amerika Serikat, jaringan ini juga terlibat dalam perdagangan senjata, pencucian uang, dan berbagai bentuk kejahatan lintas negara.
Perbatasan AS-Meksiko sepanjang lebih dari 3.000 kilometer menjadi salah satu titik paling sensitif dalam isu ini. Selama bertahun-tahun, kedua negara menjalin kerja sama dalam bentuk pertukaran intelijen, pelatihan aparat, hingga dukungan teknologi pengawasan.
Rekomendasi Cakwar.com: Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Belu, Polisi Segera Panggil Piche Kota sebagai Tersangka
Pembentukan satuan tugas gabungan yang dipimpin AS menandai pendekatan yang lebih terkoordinasi dan terfokus pada pemetaan jaringan kartel secara menyeluruh. Dengan menggabungkan sumber daya lintas lembaga, diharapkan upaya penindakan menjadi lebih presisi.
Namun, kerja sama semacam ini juga kerap memicu perdebatan politik, terutama terkait isu kedaulatan dan batas peran negara asing dalam operasi keamanan domestik.
Tantangan Ke Depan
Tewasnya El Mencho bisa menjadi momentum penting dalam upaya melemahkan CJNG. Namun pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa pembongkaran satu figur tidak otomatis membubarkan jaringan.
Struktur kartel umumnya bersifat terdesentralisasi dan adaptif. Mereka memiliki lapisan kepemimpinan dan jaringan operasional yang dapat bergerak cepat menggantikan figur utama.
Selain itu, akar persoalan kartel tidak hanya terletak pada figur pimpinan, tetapi juga pada faktor sosial-ekonomi, permintaan narkotika global, serta lemahnya institusi di beberapa wilayah.
Karena itu, operasi militer dan dukungan intelijen perlu diimbangi dengan strategi jangka panjang yang mencakup penegakan hukum, pembangunan ekonomi lokal, serta kerja sama internasional yang berkelanjutan.
Media sosial:
Penutup
Operasi militer Meksiko yang menewaskan El Mencho menjadi salah satu peristiwa paling signifikan dalam perang melawan kartel narkoba dalam beberapa tahun terakhir. Peran satuan tugas intelijen AS menunjukkan bahwa ancaman kartel dipandang sebagai isu lintas batas yang memerlukan respons kolektif.
Meski demikian, gelombang kekerasan yang muncul pasca-operasi mengingatkan bahwa stabilitas belum sepenuhnya pulih. Tantangan ke depan tidak hanya soal menangkap atau menewaskan pemimpin kartel, tetapi juga membongkar sistem yang memungkinkan mereka tumbuh.
Perkembangan situasi ini masih akan terus menjadi perhatian dunia, terutama terkait dampaknya terhadap keamanan regional dan hubungan bilateral AS-Meksiko.
Untuk mengikuti analisis dan laporan mendalam lainnya seputar isu keamanan internasional dan peristiwa penting global, pembaca dapat menjelajahi artikel-artikel terbaru di media digital cakwar.com.
Arsenal Pesta Gol di Kandang Tottenham, Menang 4-1 dan Perlebar Jarak dari Manchester City February 23, 2026 Rahmat Yanuar Derby London Utara kembali menghadirkan drama dan intensitas tinggi. Namun kali...
Read MoreTips Menjaga Kesehatan Pencernaan Saat Puasa Ramadan 2026, Ahli Gizi Soroti Pentingnya Buah dan Sayur February 23, 2026 Rahmat Yanuar Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan 2026 bukan hanya soal...
Read MoreLaporan Financial Times: Iran dan Rusia Capai Kesepakatan Senjata 500 Juta Euro untuk Rudal Portabel Verba February 23, 2026 Rahmat Yanuar Pemerintah Iran dilaporkan diam-diam mencapai kesepakatan senjata senilai 500...
Read MoreBGN Atur Skema Khusus Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Idul Fitri 1447 H, Distribusi Diganti Paket Bundling February 23, 2026 Rahmat Yanuar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan...
Read MoreBocoran iPhone 17e: Rilis 19 Februari 2026 dengan Harga Mulai 599 Dollar AS? February 16, 2026 Rahmat Yanuar Kabar mengenai iPhone 17e kembali mencuat dan memicu perbincangan di kalangan penggemar...
Read MoreiOS 26.3 Resmi Dirilis, Apple Permudah Transfer Data dari iPhone ke Android February 12, 2026 Rahmat Yanuar Apple kembali menghadirkan pembaruan sistem operasi lewat iOS 26.3 dengan sejumlah perubahan yang...
Read MoreSkor DxOMark 2025: Huawei Pura 80 Ultra Kalahkan iPhone 17 Pro untuk Kamera, Tapi Apple Unggul di Video February 12, 2026 Rahmat Yanuar Setiap kali Apple meluncurkan iPhone generasi terbaru,...
Read MoreApple Luncurkan iPhone 17e 19 Februari 2026, Seri Ekonomis dengan Chip A19 dan Apple Intelligence 2.0 February 11, 2026 Rahmat Yanuar iPhone 17e jadi lini ramah anggaran pertama Apple yang...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions