Gelombang protes dari warganet dan kalangan santri melanda media sosial setelah salah satu tayangan di stasiun televisi Trans 7 dianggap menyinggung H Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Tayangan tersebut berasal dari program XPOSE dengan judul yang menuai kontroversi: “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”
Judul itu dianggap provokatif dan menyinggung nilai-nilai kesopanan serta adab kehidupan santri di pesantren, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo yang dikenal memiliki tradisi dan tata krama yang kuat.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Reaksi Warganet: Boikot Trans 7 Jadi Trending Topic
Tak butuh waktu lama setelah penayangan episode tersebut, tagar #BoikotTrans7 menjadi trending topic di berbagai platform media sosial seperti X (Twitter), Instagram, hingga TikTok.
Ribuan unggahan muncul dari santri, alumni pondok pesantren, dan masyarakat umum yang menyayangkan sikap Trans 7. Mereka menilai tayangan itu tidak menghargai lembaga pendidikan Islam serta sosok ulama yang dihormati banyak kalangan.
“Santri diajarkan adab dan kesopanan di pesantren. Jangan jadikan itu bahan lelucon,” tulis seorang pengguna X.
“KH Anwar Manshur adalah ulama besar. Tayangan itu bentuk ketidakhormatan pada pesantren dan para santri,” tambah warganet lainnya.
Para santri juga mengunggah foto dan video kegiatan di pondok pesantren untuk menunjukkan bahwa kehidupan santri justru mencerminkan nilai-nilai disiplin, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap guru — bukan seperti yang digambarkan dalam tayangan Trans 7 tersebut.
Respon dari Kalangan Pesantren dan Alumni Lirboyo
Dari pihak Pondok Pesantren Lirboyo, beberapa alumni menyatakan kekecewaannya terhadap Trans 7. Mereka meminta pihak stasiun televisi untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.
KH Anwar Manshur sendiri dikenal sebagai sosok alim dan rendah hati, yang memiliki ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia. Kehidupan santri di Lirboyo selama ini dijalankan berdasarkan nilai-nilai Islam yang mendalam, bukan hal-hal yang bersifat ekstrem atau tidak masuk akal.
Menurut salah satu alumni, judul tayangan XPOSE itu terlalu menyederhanakan kehidupan pondok pesantren dan berpotensi menciptakan kesalahpahaman di kalangan masyarakat yang belum mengenal dunia pesantren lebih dekat.
“Pesantren bukan tempat aneh, tapi pusat pendidikan moral dan agama. Kalau media ingin meliput, seharusnya dilakukan dengan pendekatan yang penuh etika dan empati,” ujarnya.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉 Baca juga artikel tentang Mikrofon Prabowo Bocor di KTT Gaza: Momen Tak Terduga Bersama Donald Trump
Pihak Trans 7 Diminta Bertanggung Jawab
Setelah gelombang protes semakin besar, publik menuntut Trans 7 untuk segera memberikan klarifikasi resmi. Mereka menilai, sebagai media nasional, Trans 7 harus menjaga profesionalitas dan sensitif terhadap isu-isu keagamaan, terutama yang menyangkut ulama dan lembaga pendidikan Islam.
Sejumlah tokoh publik dan organisasi santri juga ikut bersuara. Mereka berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh media agar lebih berhati-hati dalam menyusun narasi dan memilih judul program.
“Kebebasan pers memang penting, tetapi bukan berarti bebas menyinggung nilai-nilai keagamaan,” kata salah satu tokoh santri muda.
Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Trans 7 terkait kontroversi tersebut. Namun, tekanan publik terus meningkat, dan banyak warganet berkomitmen tidak akan menonton program Trans 7 sampai ada permintaan maaf terbuka.
Kehidupan Santri dan Nilai-Nilai Pesantren
Kontroversi ini juga membuka kembali diskusi tentang pentingnya memahami kehidupan pesantren dengan perspektif yang benar. Santri di pondok seperti Lirboyo dididik bukan hanya untuk memahami ilmu agama, tetapi juga untuk menanamkan adab, kesederhanaan, dan rasa hormat kepada guru.
Kegiatan sehari-hari santri seperti makan bersama, membaca kitab, hingga mengikuti pengajian adalah bagian dari pembentukan karakter. Maka dari itu, menyederhanakan kehidupan santri sebagai hal yang “aneh” atau “kuno” adalah bentuk ketidakpahaman terhadap tradisi pendidikan Islam di Indonesia.
Cak War merekomendasikan: Forto – Premium Gadget Repair Service tempat service handphone android terpercaya di surabaya
Penutup: Bijak Bermedia dan Hormati Nilai Keagamaan
Kasus boikot Trans 7 ini menjadi pengingat bagi media dan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola konten publik. Dunia pesantren merupakan bagian penting dari pendidikan bangsa yang berkontribusi besar dalam membangun moral dan karakter generasi muda.
Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk saling menghormati, terutama terhadap ulama dan lembaga pendidikan Islam.
📌 Baca juga artikel tentang: Vitamin K2: Nutrisi Penting untuk Kesehatan Tulang dan Jantung yang Sering Terlupakan
Untuk mendapatkan berita dan edukasi terkini seputar dunia sosial, budaya, dan pendidikan Islam, kunjungi Cakwar.com — sumber informasi terpercaya dan berimbang bagi pembaca Indonesia.
Lebih dari Sekadar HP! Samsung Hadirkan Awesome Intelligence di Galaxy A57 & A37 5G untuk Generasi Kreatif April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa...
Read MoreAturan Main Pemilu Mau Dirombak? Dasco Ahmad Ungkap DPR Sedang Godok Ambang Batas Parlemen yang ‘Manusiawi’ April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa sayang...
Read MoreBukan Cuma Buat Perempuan! Vaksin HPV Kini Menyasar Laki-Laki, Ini Alasannya April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu mendengar tentang vaksin HPV? Sebagian besar dari...
Read MoreDunia Lagi Memanas! Kapolri Instruksikan Korps Brimob Siaga Penuh Hadapi Dampak Konflik Selat Hormuz April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah terpikir nggak sih, apa hubungannya konflik di...
Read MoreMitos ‘Clean Install’ macOS: Kapan Anda Benar-benar Perlu Menghapus Seluruh Data MacBook? April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa MacBook kesayanganmu mulai terasa “berat”,...
Read MoreLembab Bukan Berarti Basah: Ancaman Cairan Tersembunyi yang Sering Merusak Sensor iPhone & MacBook April 21, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa kaget luar biasa...
Read MoreAnatomi Kerusakan Flexgate pada MacBook: Mengapa Desain Tipis Apple Menjadi Bumerang Bagi Pengguna? April 20, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu lagi asyik kerja atau nonton...
Read MoreSiklus Baterai dan Mitos 80%: Benarkah Fitur Limit Pengisian Baterai Bikin iPhone Lebih Awet? April 20, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih kamu merasa was-was setiap kali...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions