Tokoh Senior Desak Erick Thohir Mundur dari Ketua Umum MES, Tim 9 Minta Segera Gelar Munaslub

Kepemimpinan Erick Thohir di organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tengah menjadi sorotan. Sebanyak sembilan tokoh senior MES, yang menamakan diri mereka Tim 9 Penyelamat MES, secara terbuka mendesak Erick Thohir mundur dari jabatan Ketua Umum.

Desakan itu disampaikan langsung oleh Prof Babun Suharto, selaku inisiator Tim 9, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (13/10/2025). Ia menyebut bahwa kepengurusan MES di bawah Erick Thohir telah vakum selama dua tahun terakhir, sehingga berdampak buruk terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

“Sudah dua tahun kepengurusan Erick Thohir ini vakum. Ini jelas sangat merugikan dan membahayakan organisasi,” ujar Prof Babun tegas.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Kepemimpinan Erick Thohir Dinilai Gagal Besarkan MES

Menurut Tim 9, Erick Thohir gagal membesarkan MES sesuai dengan harapan para pendiri dan anggota. Padahal, organisasi ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi syariah nasional, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk halal dan keuangan syariah.

Prof Babun menilai, di bawah kepemimpinan Erick, berbagai program strategis yang seharusnya dijalankan tidak berjalan efektif. Bahkan, kegiatan dan rapat organisasi pun disebut jarang dilakukan.

“MES ini seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi syariah nasional, bukan hanya simbol atau wadah tanpa kegiatan nyata,” katanya.

Selain itu, beberapa anggota senior juga menyoroti minimnya komunikasi dan transparansi pengurus pusat kepada pengurus daerah. Banyak cabang MES di berbagai provinsi mengaku tidak pernah menerima arahan ataupun dukungan program sejak 2023.

Hal itu membuat sejumlah daerah mengambil inisiatif sendiri untuk tetap menjalankan kegiatan ekonomi syariah tanpa dukungan langsung dari pengurus pusat.

Tim 9 Desak Munaslub untuk Pilih Ketua Umum Baru

Sebagai langkah penyelamatan organisasi, Tim 9 Penyelamat MES mendesak agar segera diadakan musyawarah luar biasa (munaslub) guna memilih Ketua Umum baru yang dianggap lebih aktif dan mampu memajukan MES.

“Kami tidak berniat menjatuhkan siapa pun, tapi ingin menyelamatkan marwah dan semangat organisasi. Munaslub ini penting agar MES bisa kembali hidup dan berkontribusi bagi ekonomi umat,” jelas Prof Babun.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉 Baca juga artikel tentang  Tagar Boikot Trans 7 Viral, Warganet Protes Tayangan yang Singgung KH Anwar Manshur

Tim 9 juga berharap pemilihan ketua baru nantinya dilakukan secara terbuka, demokratis, dan profesional, dengan memperhatikan aspirasi dari seluruh anggota MES di tingkat pusat dan daerah.

Mereka menekankan bahwa MES harus kembali ke khitah awal — sebagai organisasi yang berperan aktif mengembangkan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam, bukan sekadar menjadi forum formalitas tanpa aksi nyata.

Peran Strategis MES dalam Ekonomi Syariah Nasional

MES didirikan dengan visi besar untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia, yang mencakup sektor perbankan, investasi halal, industri makanan dan minuman halal, hingga pariwisata syariah.

Sebagai organisasi yang melibatkan tokoh-tokoh ekonomi, akademisi, dan pelaku usaha, MES seharusnya menjadi wadah sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

Namun, kondisi vakum yang disebutkan Tim 9 membuat banyak program kerja terhenti, termasuk upaya edukasi ekonomi syariah dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah. Akibatnya, posisi MES di tingkat nasional disebut mengalami penurunan pengaruh dalam dua tahun terakhir.

“Jika dibiarkan berlarut-larut, ini akan mematikan semangat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” kata Prof Babun.

Cak War merekomendasikan: Forto – Premium Gadget Repair Service tempat service handphone android terpercaya di surabaya

Menanti Respons Erick Thohir dan Pengurus MES

Hingga berita ini diturunkan, Erick Thohir selaku Ketua Umum MES belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan mundur tersebut. Namun sejumlah pihak dalam kepengurusan pusat disebut tengah membahas situasi internal organisasi untuk mencari jalan keluar terbaik.

Beberapa pengamat ekonomi syariah menilai, langkah Tim 9 ini merupakan bentuk kontrol internal yang sehat agar MES tetap berfungsi sebagai organisasi yang independen dan berorientasi pada kemajuan umat.

“Kalau organisasi besar seperti MES tidak aktif, tentu banyak program ekonomi syariah nasional yang bisa terganggu,” ujar salah satu pengamat ekonomi Islam dari UIN Jakarta.

📌 Baca juga artikel tentang: Anak Riza Chalid Didakwa Perkaya Diri Rp3,07 Triliun dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah

Penutup: KembalikanSemangat Ekonomi Syariah Bersama Cakwar.com

Kontroversi di tubuh MES ini menjadi pengingat penting bahwa organisasi ekonomi umat harus dijalankan dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Semangat ekonomi syariah tidak boleh berhenti karena perbedaan kepemimpinan.

Untuk mengikuti berita terkini dan edukatif seputar ekonomi syariah, kebijakan publik, dan isu nasional lainnya, kunjungi Cakwar.com — portal informasi terpercaya yang menyajikan berita aktual, inspiratif, dan mencerahkan untuk masyarakat Indonesia.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions