Trump Kritik Serangan Kapal Selam AS terhadap Kapal Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya atas operasi militer yang menenggelamkan sebuah kapal perang Iran di dekat perairan Sri Lanka pada 4 Maret lalu. Insiden tersebut menewaskan puluhan awak kapal dan menjadi salah satu episode terbaru dalam ketegangan yang meningkat antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Trump menilai tindakan militer tersebut terlalu jauh karena kapal perang Iran seharusnya bisa ditangkap, bukan dihancurkan dengan torpedo yang diluncurkan dari kapal selam Amerika Serikat.
Dalam sebuah rapat umum di Hebron, Kentucky, Trump menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan yang diambil oleh pihak militer.
Ia mempertanyakan alasan di balik keputusan untuk menenggelamkan kapal tersebut, yang menurutnya justru menghilangkan kesempatan untuk menahan para awak kapal sebagai tawanan.
“Saya berkata, apa-apaan ini kenapa kita membunuh mereka? Mengapa kita tidak menangkap mereka saja dan memanfaatkan mereka di Angkatan Laut kita?” ujar Trump dalam pidatonya, seperti dikutip berbagai laporan media internasional.
Pernyataan tersebut langsung memicu diskusi luas mengenai strategi militer Amerika Serikat di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Insiden Penenggelaman Kapal Iran di Dekat Sri Lanka
Insiden yang dipersoalkan Trump terjadi di perairan internasional dekat Sri Lanka, ketika sebuah kapal selam Amerika Serikat meluncurkan torpedo yang menghantam kapal perang Iran.
Serangan itu menyebabkan kapal tersebut tenggelam dan menimbulkan korban jiwa di kalangan awak kapal.
Menurut laporan dari Angkatan Laut Sri Lanka, sekitar 87 jenazah berhasil ditemukan, sementara 32 pelaut berhasil diselamatkan dari laut.
Kapal tersebut diketahui membawa sekitar 180 awak kapal saat insiden terjadi.
Upaya pencarian dan penyelamatan dilakukan oleh otoritas Sri Lanka yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.
Meski begitu, hingga kini masih terdapat sejumlah awak kapal yang belum ditemukan.
Peristiwa ini menjadi salah satu insiden militer paling signifikan dalam eskalasi konflik terbaru antara Iran dan Amerika Serikat.
Artikel Lainnya:
Trump Pertanyakan Keputusan Militer
Dalam pidatonya di Kentucky, Trump menyampaikan bahwa ia sempat mempertanyakan keputusan militer kepada para pejabat di lingkaran pemerintahannya.
Menurutnya, pendekatan yang diambil oleh militer terlalu agresif dan seharusnya ada alternatif lain yang bisa dipertimbangkan.
Trump bahkan menyebut dirinya merasa kesal dengan timnya setelah mengetahui bagaimana operasi tersebut dijalankan.
“Saya agak kesal dengan tim saya. Saya berkata, ‘Mengapa kita harus membunuh mereka?’” kata Trump.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu jenderal yang hadir dalam diskusi tersebut memberikan jawaban yang menurutnya mengejutkan.
Trump mengatakan sang jenderal menjawab bahwa menenggelamkan kapal musuh dianggap sebagai operasi yang “lebih menyenangkan”.
Pernyataan tersebut langsung memicu berbagai reaksi dari kalangan analis militer maupun pengamat hubungan internasional.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Krisis LPG di India Akibat Perang Iran: Jutaan Restoran Terancam Tutup karena Gangguan Pasokan Energi
Pemerintah AS Sebut Operasi Militer Penting
Di sisi lain, pejabat pertahanan Amerika Serikat memberikan penjelasan berbeda mengenai insiden tersebut.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa serangan terhadap kapal perang Iran merupakan langkah strategis dalam konteks konflik yang sedang berlangsung.
Menurut Hegseth, operasi itu bahkan menjadi momen bersejarah bagi Angkatan Laut Amerika Serikat.
Ia menyebut bahwa insiden tersebut merupakan serangan pertama terhadap kapal musuh oleh kapal selam Amerika sejak Perang Dunia II.
“Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional. Sebaliknya, kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo,” ujar Hegseth dalam konferensi pers.
Ia juga menggambarkan operasi tersebut sebagai “kematian senyap”, merujuk pada kemampuan kapal selam menyerang tanpa terdeteksi.
Operasi Langka dalam Sejarah Angkatan Laut AS
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh perwira tinggi militer Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine.
Ia menegaskan bahwa operasi ini merupakan peristiwa langka dalam sejarah modern Angkatan Laut AS.
Menurut Caine, terakhir kali kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal musuh dalam operasi tempur adalah pada masa **Perang Dunia II**.
Karena itu, operasi tersebut dipandang sebagai momen penting dalam sejarah militer Amerika.
Namun, di sisi lain, insiden ini juga menambah ketegangan geopolitik di kawasan yang sudah sensitif.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Ketegangan di Selat Hormuz dan Timur Tengah
Trump dalam pidatonya juga menyinggung meningkatnya ketegangan di kawasan Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur perdagangan energi paling penting di dunia.
Selat tersebut menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi jalur utama distribusi minyak global.
Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan ini menjadi titik panas konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Iran sebelumnya dituduh melakukan serangan terhadap sejumlah kapal yang melintas di kawasan tersebut, meskipun Teheran kerap membantah tuduhan tersebut.
Ketegangan yang meningkat di wilayah itu membuat sejumlah negara meningkatkan kehadiran militernya untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.
Rekomendasi Cakwar.com: Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Waktu, Tanda-Tanda, dan Amalan yang Dianjurkan
Dampak terhadap Stabilitas Kawasan
Insiden penenggelaman kapal perang Iran di dekat Sri Lanka menunjukkan bahwa konflik di Timur Tengah kini mulai berdampak hingga ke wilayah lain.
Perairan Samudra Hindia, yang selama ini dikenal sebagai jalur perdagangan penting, kini juga menjadi bagian dari dinamika konflik global.
Para analis menilai bahwa kejadian semacam ini berpotensi meningkatkan ketegangan antara negara-negara besar.
Selain itu, insiden militer di perairan internasional juga menimbulkan pertanyaan tentang aturan keterlibatan militer dan hukum internasional.
Ketika konflik semakin meluas, berbagai negara mulai menyerukan upaya diplomasi agar eskalasi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Media sosial:
Penutup
Pernyataan Presiden Donald Trump yang mengkritik tindakan militer Amerika Serikat dalam menenggelamkan kapal perang Iran menunjukkan adanya perbedaan pandangan mengenai strategi militer di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Insiden yang menewaskan puluhan awak kapal tersebut menjadi salah satu episode penting dalam ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya.
Di tengah situasi global yang semakin kompleks, perkembangan konflik ini masih terus menjadi perhatian dunia karena dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan keamanan internasional.
Untuk mengikuti berbagai perkembangan terbaru seputar geopolitik, konflik global, dan dinamika hubungan internasional, Anda juga dapat membaca artikel menarik lainnya di media digital cakwar.com.
Skandal Penyadapan Petinggi Polri dan Polemik Reformasi Kepolisian: Ada Apa di Balik Gejolak Internal dan Dampaknya bagi Kabinet Prabowo? November 6, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan jika lembaga yang seharusnya menjaga...
Read MoreKenapa HP Flagship Layar LTPO 120Hz Sering Ghost Touch Saat Musim Hujan? Penyebab, Solusi, dan Tips Mencegahnya November 6, 2026 R.Y. Fajri Bayangkan Anda sedang berjalan pulang setelah beraktivitas, tiba-tiba...
Read MoreCara Mengelola File dan Folder di iMac agar Rapi dan Mudah Dicari, Panduan Praktis Pengguna Apple November 6, 2026 R.Y. Fajri Cara Mengelola File dan Folder di iMac agar Rapi...
Read MoreJokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Fakta Persidangan, Respons Terdakwa, dan Analisis Hukumnya November 5, 2026 R.Y. Fajri Sidang Ijazah Jokowi dan Roy Suryo: Dokumen Ditunjukkan, Perdebatan Belum...
Read MoreCara Mengelola File dan Folder di iMac agar Rapi dan Mudah Dicari, Panduan Praktis Pengguna Apple November 6, 2026 R.Y. Fajri Cara Mengelola File dan Folder di iMac agar Rapi...
Read MorePengaturan iPhone yang Wajib Dicek Berkala agar Tidak Lemot, Baterai Awet, dan Data Tetap Aman November 5, 2026 R.Y. Fajri Pendahuluan: Jangan Tunggu iPhone Bermasalah Baru Memeriksa Pengaturannya Pernah merasa...
Read More10 Pengaturan Sederhana iMac agar Lebih Nyaman, Produktif, dan Awet November 4, 2026 R.Y. Fajri Pendahuluan: Jangan Asal Pakai iMac, Cak! Punya iMac dengan layar besar dan tampilan elegan memang...
Read MoreMacBook Awet Bertahun-tahun? Rahasia Performa dan Tips Perawatan, Kenali Service Apple Surabaya yang Tepat! November 3, 2026 R.Y. Fajri Pernah melihat seseorang masih menggunakan MacBook keluaran beberapa tahun lalu, tetapi...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions