Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo merasa kalau kebijakan di negeri kita ini kadang maju dua langkah, mundur dua langkah, terus geser ke kanan dan ke kiri? Kalau iya, ternyata perasaan lo sama banget dengan apa yang dirasakan oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Dalam acara pengukuhan Profesor Emeritus Prof. Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Sabtu (2/5/2026), putri proklamator ini melempar metafora yang cukup unik tapi nusuk. Di usianya yang sudah menginjak 79 tahun, semangatnya buat memelototi kondisi negara ternyata nggak kendor sedikit pun.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Beliau menyebut kondisi Indonesia saat ini mirip banget sama tarian Poco-poco. Waduh, maksudnya gimana tuh? Apakah negara kita lagi diajak senam massal, atau ada makna yang lebih dalam di balik istilah tersebut? Yuk, kita bedah bareng-bareng kegelisahan sang Ketua Umum PDIP ini!
Metafora Poco-poco: Maju Mundur Cantik atau Jalan di Tempat?
Buat lo yang belum tahu, Poco-poco itu tarian khas dari Maluku dan Sulawesi Utara yang gerakannya sederhana tapi berulang: maju, mundur, dan geser. Nah, dalam konteks politik, Megawati melihat negara kita nggak benar-benar melangkah maju secara konsisten.
Artikel Lainnya:
“Saya ini sudah 79 lho, artinya apa semangatnya yang masih besar. Karena saya lihat ini negara makin hari kaya poco-poco,” celetuk Megawati dalam pidatonya. Beliau merasa ada ketidakpastian arah dalam pengelolaan negara, terutama menyangkut isu-isu krusial yang menyentuh rakyat banyak.
Ibarat orang yang lagi menari, gerakan yang terus berulang tanpa kemajuan yang berarti bikin kita bertanya-tanya: sebenarnya kita mau dibawa ke mana? Apakah pembangunan dan kebijakan ini benar-benar buat kesejahteraan rakyat, atau cuma buat kepentingan segelintir elite saja?
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Refly Harun “Gedor” Komisi III DPR RI: Kasus Ijazah Jokowi Harus Stop Demi Hukum, Bukan Karena Minta Maaf!
Independensi DPR yang Mulai Goyang
Salah satu hal yang paling bikin Megawati resah adalah isu mengenai upaya pemerintah untuk “mengambil alih” peran DPR. Sebagai lembaga legislatif yang seharusnya menjadi pengawas pemerintah, independensi DPR adalah harga mati dalam sistem demokrasi kita.
Megawati mempertanyakan kalau sampai fungsi kontrol DPR dikebiri atau didikte oleh eksekutif, maka keseimbangan kekuasaan (checks and balances) bakal runtuh. Itulah alasan beliau menyebut kondisi ini sebagai fenomena Poco-poco.
“Kalau sampai DPR saja sampai hari ini katanya mau diambil oleh pemerintah. Lho, saya bilang kok diambil oleh pemerintah? Menunjukkan bahwa ya itu, keadaan sekarang ini kok menurut saya yang saya sebut poco-poco tadi,” imbuhnya.
Fenomena *Hyper-Regulation*: Hukum yang Kehilangan Nurani
Selain soal politik, Megawati juga menyinggung masalah serius di dunia hukum kita, yaitu hyper-regulation atau regulasi yang berlebihan. Bayangkan, negara kita punya tumpukan undang-undang yang sangat banyak, tapi apakah semuanya berpihak pada keadilan?
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Menurut Megawati, mengutip pidato Prof. Arief Hidayat, hukum saat ini cenderung hanya menjadi tumpukan teks yang kaku. Kita sering terjebak dalam pasal-pasal, tapi lupa pada nilai-nilai moral, etika, dan kemanusiaan yang seharusnya jadi fondasi utama.
Rekomendasi Cakwar.com: Hukum Bukan Pasal Mati! Megawati Soekarnoputri Pertanyakan “Keanehan” Pengadilan Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus
Insight Praktis: Apa yang Bisa Kita Lakukan Sebagai Warga?
Melihat kondisi yang disebut “Poco-poco” ini, kita sebagai masyarakat nggak boleh cuma jadi penonton. Ada beberapa langkah kecil yang bisa kita ambil:
Media sosial:
Kesimpulan: Saatnya Berhenti “Poco-poco” dan Melangkah Tegak
Sindiran Megawati Soekarnoputri ini adalah pengingat keras bagi kita semua. Negara tidak boleh dikelola dengan gerakan yang hanya berputar di tempat atau sekadar mengikuti irama kepentingan sesaat. Hukum dan politik harus kembali ke jalurnya yang benar: melayani manusia dan mewujudkan keadilan.
Semoga kritik dari tokoh bangsa ini bisa memicu perbaikan nyata di sisa masa jabatan pemerintahan dan menjadi pelajaran berharga bagi proses pemilu yang akan datang. Jangan sampai kita terus-terusan “Poco-poco” sementara negara lain sudah lari kencang ke depan.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
HP Realme Kena Air Tidak Bisa Dicas? Jangan Langsung Charge, Ini Solusinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar HP Realme Anda tidak sengaja kecemplung air, kena tumpahan kopi hangat, atau kehujanan...
Read MoreFace ID iPhone Tidak Mengenali Wajah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Buka HP di pagi hari sambil pasang muka bantal, eh iPhone malah nolak unlock...
Read MoreEks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi Asabri Tapi Masih Terima Gaji: Mengapa Begitu? July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa elus dada saat membaca berita hukum di tanah air?...
Read MoreEks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Ironi Gelar Doktor Akuntabilitas July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) bersama keluarga untuk menikmati...
Read MoreFace ID iPhone Tidak Mengenali Wajah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya August 6, 2026 Rahmat Yanuar Buka HP di pagi hari sambil pasang muka bantal, eh iPhone malah nolak unlock...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read MoreBisa Bikin Lemot dan Baterai Boros! Ini Dampak Buruk Jarang Me-Restart iPhone Anda July 23, 2026 Rahmat Yanuar Coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mematikan atau me-restart iPhone kesayangan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions