Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo ngerasa ada yang “ganjil” saat ngelihat sebuah kasus hukum yang lagi viral? Nah, perasaan yang sama ternyata juga dirasakan oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Baru-baru ini, dalam acara pengukuhan Profesor Emeritus di Universitas Borobudur, Jakarta Timur, Sabtu (2/5/2026), Megawati melempar kritik pedas yang bikin suasana ruangan langsung hening. Topiknya nggak main-main: soal kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang secara mengejutkan dibawa ke pengadilan militer.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Bagi Megawati, hukum itu bukan cuma soal tumpukan kertas atau pasal-pasal yang kaku. Beliau mengingatkan kita semua bahwa hukum harus punya “hati” dan memberikan keadilan yang nyata buat manusianya. Penasaran kenapa beliau sampai bilang ini sebuah keanehan? Yuk, kita bedah pelan-pelan!
Hukum Adalah Kata Kerja, Bukan Sekadar Prosedur
Dalam pidatonya, Megawati mengutip pesan sang ayah, Bung Karno, yang menyatakan bahwa hukum adalah kata kerja. Artinya, hukum itu harus dijalankan dan bergerak untuk melayani manusia, bukan malah manusia yang dijajah oleh aturan hukum yang kaku.
Artikel Lainnya:
Megawati menyoroti sosok Andrie Yunus yang menjadi korban penyerangan sadis. Beliau mempertanyakan dengan nada emosional, apakah seorang korban tidak boleh meminta keadilan yang sebenar-benarnya untuk dirinya sendiri?
“Lho apa nggak punya hati? Punya apa tidak? Sebetulnya,” tanya Megawati. Kritik ini ditujukan kepada sistem yang seringkali lebih sibuk mengurusi prosedur formal daripada melihat rasa sakit dan kerugian nyata yang dialami oleh korban.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Tatap Muka di Monas! Presiden Prabowo Catat Langsung 11 Tuntutan Buruh, Driver Ojol Dapat “Bonus” Besar
Kenapa Harus Pengadilan Militer? Sebuah Tanda Tanya Besar
Hal yang paling bikin Megawati “geleng-geleng kepala” adalah keputusan membawa perkara ini ke Pengadilan Militer. Sebagaimana kita tahu, kasus ini melibatkan empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI) sebagai tersangka.
Empat oknum tersebut adalah Kapten Nandala Dwi Prasetia, Lettu Sami Lakka, Lettu Budhi Hariyanto Widhi, dan Serda Edi Sudarko. Persidangan perdana mereka memang sudah digelar pada Rabu (29/4/2026) lalu di pengadilan militer. Namun, bagi Megawati, ini terasa aneh.
Keadilan Formal vs Keadilan Hakiki
Megawati mengingatkan para praktisi hukum bahwa keadilan tidak cukup hanya dilihat dari terpenuhinya prosedur administratif. Berikut adalah poin-poin penting dari kegelisahan beliau:
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Saat ini, kasus Andrie Yunus memang sedang dalam sorotan tajam. Bahkan, Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) dikabarkan telah menggugat praperadilan Kapolda Metro Jaya ke PN Jakarta Selatan terkait penanganan kasus ini.
Rekomendasi Cakwar.com:
Insight Praktis: Mengapa Kita Harus Peduli?
Sebagai warga negara, memahami kritik Megawati ini penting karena:
Media sosial:
Kesimpulan: Menanti Keadilan untuk Andrie Yunus
Kritik Megawati Soekarnoputri ini menjadi pengingat keras bagi para penegak hukum di tanah air. Kasus penyiraman air keras adalah kejahatan serius yang merusak masa depan seseorang. Jika proses hukumnya dirasa “aneh” oleh mantan Presiden, tentu ada sesuatu yang perlu dievaluasi secara mendalam.
Mari kita lihat ke depannya, apakah persidangan di pengadilan militer ini mampu menjawab kegelisahan publik dan memberikan hukuman yang setimpal, atau justru malah membuktikan kekhawatiran Megawati tentang hukum yang kehilangan “hati”-nya.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
Refly Harun “Gedor” Komisi III DPR RI: Kasus Ijazah Jokowi Harus Stop Demi Hukum, Bukan Karena Minta Maaf! May 2, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Masih mengikuti perkembangan drama...
Read MoreHukum Bukan Pasal Mati! Megawati Soekarnoputri Pertanyakan “Keanehan” Pengadilan Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus May 2, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo ngerasa ada yang...
Read MoreHujan Janji Prabowo di May Day 2026: Angin Segar Buat Buruh atau Sekadar “Omon-Omon” Tanpa Dana? May 2, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Peringatan Hari Buruh Internasional atau May...
Read MoreTatap Muka di Monas! Presiden Prabowo Catat Langsung 11 Tuntutan Buruh, Driver Ojol Dapat “Bonus” Besar May 2, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah bayangkan nggak, sedang menyampaikan keluh...
Read MoreKetika Waktu Tiba-tiba Berhenti di Pergelangan Tangan: Solusi Cerdas Mengatasi Apple Watch Mati Total May 2, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernahkah kamu merasa ada yang kurang saat pergelangan...
Read MoreiPhone 15 Pro Max Panas Saat Gaming? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Jitu Biar HP Tetap Awet! May 2, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lagi...
Read MoreKamera iPhone 14 Pro Rusak? Jangan Panik! Ini Penyebab, Solusi, dan Tips Rahasia Perawatannya agar Tetap Jernih May 1, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernahkah kamu sedang ingin mengabadikan...
Read MoreBukan Cuma Buat Gaya! Kenali Masalah iPad yang Sering Muncul dan Solusi Jitu Biar Perangkatmu Tetap Awet May 1, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Siapa di sini yang sudah...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions