Kasus dugaan tindak pidana korupsi kembali mengguncang lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Dua mantan Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi dan Suryo Utomo, disebut-sebut terseret dalam penyelidikan terbaru terkait dugaan manipulasi kewajiban pembayaran pajak perusahaan pada periode 2016–2020. Perkembangan ini memicu perhatian publik karena melibatkan petinggi institusi yang sebelumnya dipercaya mengemban tugas meningkatkan penerimaan negara.
Pemanggilan Suryo Utomo sebagai saksi dilakukan oleh Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Selasa pekan ini. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriyatna, yang menyebut bahwa pemeriksaan dilakukan guna mendalami peran para pejabat terkait dalam dugaan praktik manipulasi pajak oleh oknum pegawai pajak.
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Kasus ini diduga melibatkan upaya memperkecil kewajiban perpajakan perusahaan tertentu melalui rekayasa data, pengurangan beban pajak yang tidak semestinya, serta potensi penyalahgunaan wewenang oleh aparat pajak. Dugaan tindak pidana ini membuat Kejaksaan Agung bergerak cepat untuk mengurai rantai keterlibatan pihak-pihak terkait.
Rincian Pemanggilan Suryo Utomo oleh Jampidsus
Saksi Kunci dalam Dugaan Manipulasi Pajak
Pemanggilan mantan Dirjen Pajak Suryo Utomo (SU) dilakukan untuk menggali informasi terkait dugaan manipulasi kewajiban perpajakan berbagai perusahaan yang berlangsung selama empat tahun, yakni 2016 hingga 2020. Pada periode itu, Suryo menjabat sebagai salah satu pejabat penting sebelum kemudian diangkat sebagai Dirjen Pajak pada tahun 2019.
Artikel Lainnya:
Jetour T2 Resmi Masuk Indonesia: Penantang Serius Fortuner dan Pajero di Segmen SUV Ladder-Frame
Artikel Rekomendasi Cakwar.com :
Menurut Anang Supriyatna, pemeriksaan Suryo dilakukan untuk mengetahui apakah ada peran atau kelalaian yang memicu terjadinya dugaan pengurangan kewajiban pajak secara tidak sah. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian panjang penyelidikan yang dilakukan sejak awal tahun.
Tidak hanya Suryo, Jampidsus juga memanggil Bernadette Ning Dijah (BNDP), selaku Kepala KPP Madya Dua Semarang, yang diduga mengetahui atau terlibat dalam proses pengurangan kewajiban perpajakan tersebut. Pemanggilan dua saksi penting ini menunjukkan bahwa penyidik tengah memperkuat bukti sebelum menetapkan tersangka.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
👉 Baca juga artikel tentang: Presiden Prabowo Teken Rehabilitasi untuk Tiga Terpidana Korupsi ASDP: Ada Apa dengan Hukum di Indonesia?
Keterlibatan Ken Dwijugiasteadi dalam Sorotan
Nama Mantan Dirjen Pajak Lain juga Disebut
Selain Suryo Utomo, nama Ken Dwijugiasteadi—yang menjabat sebagai Dirjen Pajak sebelum Suryo—juga ikut terseret dalam pemberitaan. Meski belum dipanggil secara resmi, namanya muncul dalam berbagai laporan internal sebagai sosok yang mengetahui sebagian prosedur perpajakan pada periode awal kasus berlangsung.
Kejaksaan Agung belum mengonfirmasi secara detail apakah Ken akan dipanggil dalam waktu dekat, namun penyidik memastikan bahwa setiap pejabat yang dianggap mengetahui proses manipulasi pajak wajib memberikan keterangan.
Kasus yang menyeret dua mantan Dirjen ini semakin menjadi perhatian publik karena menunjukkan adanya kemungkinan masalah sistemik pada mekanisme pengawasan internal. Publik mempertanyakan bagaimana manipulasi pajak bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa terdeteksi secara menyeluruh.
Dugaan Manipulasi Pajak 2016–2020
Modus: Memperkecil Kewajiban Pembayaran Pajak Perusahaan
Dugaan tindak pidana yang tengah diselidiki meliputi:
Modus ini merugikan negara karena membuat potensi penerimaan pajak menjadi lebih kecil daripada yang seharusnya. Jika benar demikian, hal ini merupakan bentuk nyata penyalahgunaan jabatan oleh aparat negara.
Kejaksaan Agung menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan menargetkan semua pihak yang terlibat, baik pegawai level bawah maupun pejabat puncak.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Dampak Kasus Terhadap Kepercayaan Publik
Kasus yang melibatkan pejabat tinggi Direktorat Pajak tentu menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara, sehingga integritas aparat pajak sangat penting.
Jika terbukti terjadi manipulasi, maka:
Oleh karena itu, penyidikan yang transparan, tegas, dan tuntas menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.
Rekomendasi Cakwar.com: Topan Tropis Fina Terjang Darwin: Ribuan Warga Australia Hidup Tanpa Listrik
Langkah Kejaksaan Agung dalam Penyidikan
Pemeriksaan Saksi Berlanjut
Kejaksaan Agung memastikan proses penyidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya pemeriksaan saksi tambahan, termasuk pejabat dari kementerian maupun pihak perusahaan yang diduga menikmati keuntungan dari manipulasi pajak tersebut.
Sejumlah dokumen laporan pajak, bukti digital, dan catatan transaksi sedang dianalisis untuk memastikan aliran keuntungan dan peran masing-masing pihak.
Media sosial:
Penutup
Kasus dugaan korupsi yang menyeret dua mantan Dirjen Pajak ini menjadi pengingat bahwa tata kelola perpajakan harus benar-benar diperkuat. Proses hukum yang berjalan saat ini diharapkan mampu mengungkap kebenaran dan memberikan efek jera bagi semua pihak yang pernah atau berpotensi menyalahgunakan kewenangan.
Untuk informasi berita edukatif, analisis, dan perkembangan terbaru lainnya, kunjungi dan follow cakwar.com dan temukan wawasan yang lebih lengkap setiap hari.
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi Asabri Tapi Masih Terima Gaji: Mengapa Begitu? July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa elus dada saat membaca berita hukum di tanah air?...
Read MoreEks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Ironi Gelar Doktor Akuntabilitas July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) bersama keluarga untuk menikmati...
Read MoreKejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi BGN! Ulasan Skandal Pengadaan July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda merasa sangat kecewa ketika program pemerintah yang niat awalnya mulia untuk kesejahteraan masyarakat justru...
Read MoreMotor Listrik BGN Rp1 Triliun Berujung Korupsi dan Disegel Kejagung July 24, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda membayangkan membeli kendaraan atau perangkat canggih dengan harga mahal, tetapi begitu barang sampai...
Read MoreiMac Kesayangan Makin Lemot? Waspadai 6 Kebiasaan Sepele Ini yang Bikin Performa iMac Drop July 24, 2026 Rahmat Yanuar Meringis melihat ikon rainbow ball (spinning beach ball) berputar-putar tanpa henti...
Read MoreCuma Buka Browser tapi MacBook Panas Membara? Ini 5 Pemicu Tersembunyi July 24, 2026 Rahmat Yanuar Lagi asyik santai sambil membuka beberapa tab di peramban web untuk membaca berita politik...
Read MoreBisa Bikin Lemot dan Baterai Boros! Ini Dampak Buruk Jarang Me-Restart iPhone Anda July 23, 2026 Rahmat Yanuar Coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mematikan atau me-restart iPhone kesayangan...
Read MoreJangan Langsung Update! Lakukan 6 Hal Penting Ini Sebelum Upgrade iPadOS July 23, 2026 Rahmat Yanuar Melihat notifikasi pembaruan sistem operasi iPadOS terbaru di layar tablet dan ingin langsung menekan...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions