Halo Sobat cakwar.com! Kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, semakin menarik untuk diikuti. Dalam persidangan terbaru yang digelar Kamis (7/5/2026), tim penasihat hukum terdakwa menghadirkan sosok yang bukan sembarangan: Laksamana Muda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto.
Buat kamu yang belum tahu, beliau adalah Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI periode 2011-2013. Kehadirannya sebagai ahli bertujuan untuk membedah: apakah aksi penyiraman air keras yang dilakukan oknum prajurit ini termasuk “Operasi Intelijen” atau sekadar “Aksi Emosional Pribadi”?
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Dengan gaya bahasa yang lugas, Ponto menuangkan ingatannya tentang doktrin intelijen militer yang selama ini tertutup rapat bagi awam. Yuk, kita simak poin-poin pentingnya agar kita makin paham dunia intelijen kita!
Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Pelampiasan Emosi
Dalam persidangan, Soleman Ponto menegaskan bahwa operasi intelijen bukanlah tindakan spontan apalagi emosional. Menurutnya, tindakan yang lahir dari dendam pribadi atau reaksi spontan individu pada dasarnya tidak memenuhi karakter operasi intelijen strategis.
Artikel Lainnya:
Beliau menjelaskan bahwa di lingkungan BAIS TNI, sebuah operasi harus memiliki tujuan strategis yang jelas bagi negara. Artinya, sasaran yang dipilih harus berkaitan dengan keamanan nasional, pertahanan, atau perlindungan objek vital. Jika tujuannya cuma karena “sakit hati” nonton TV, maka itu sudah keluar dari jalur doktrin.
“Intelijen adalah alat negara, bukan alat emosi,” ujar Ponto. Pernyataan ini seolah menjadi tamparan bahwa profesionalisme prajurit intelijen harusnya jauh di atas ego pribadi.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Pixel 4a Tiba-Tiba Mati Padahal Baterai Masih 50%? Jangan Panik, Ini Solusi Jitu Biar Nggak Parno Lagi!
4 Unsur Pokok Operasi Intelijen Militer Menurut Soleman Ponto
Sobat Cakwar, untuk membedakan mana operasi resmi dan mana aksi “liar”, Ponto membeberkan empat unsur yang tidak bisa dipisahkan:
7 Indikator Pembuktian Operasi Resmi
Jika suatu tindakan diklaim sebagai operasi militer, Ponto menantang pembuktian melalui tujuh hal berikut:
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
Menurut Ponto, jika sebuah aksi justru memperlihatkan ketidakteraturan, dilakukan secara terbuka, penuh emosi personal, dan meninggalkan jejak hukum yang gamblang, maka itu indikator kuat bahwa tindakan tersebut bukan merupakan operasi intelijen resmi.
Rekomendasi Cakwar.com: Mengupas Evolusi Smartphone Samsung: Dari Ponsel “Batu Bata” Hingga Era Kecerdasan Buatan (AI) di 2025
Insight Praktis: Mengapa Edukasi Ini Penting?
Edukasi dari Soleman Ponto ini sangat penting bagi kita masyarakat awam agar:
Media sosial:
Kesimpulan: Aksi Individual atau Operasi?
Dari penjelasan Laksamana Muda (Purn.) Soleman B. Ponto, kita bisa menarik benang merah bahwa dunia intelijen strategis sangatlah presisi dan terkendali. Jika sebuah penyerangan dilakukan secara “kasar” dan mudah terendus, secara akademik itu lebih dekat dikategorikan sebagai tindakan individual.
Kini, bola panas ada di tangan hakim untuk menilai apakah para terdakwa bertindak atas perintah “operasi khusus” atau memang murni karena emosi pribadi yang tak terkendali. Kita tunggu saja perkembangan sidang berikutnya!
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
Mengintip LHKPN Rudi Margono, Plt Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah di Tengah Badai Korupsi July 11, 2026 Rahmat Yanuar Pergeseran pimpinan di dalam Korps Adhyaksa kembali membetot perhatian publik setelah...
Read MoreBadai Pengunduran Diri Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus July 11, 2026 Rahmat Yanuar Dinamika panggung politik dalam negeri dan penegakan hukum di Indonesia kembali dikejutkan...
Read MoreMengulik Masa Kuliah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang Kini Mundur di Tengah Skandal Besar: Catatan Rekan Alumni July 11, 2026 Rahmat Yanuar Mendengar nama Febrie Adriansyah belakangan ini pasti langsung...
Read MoreSkandal Mega Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Guncang Publik: DPR RI Ingatkan ‘Perang Institusi’ July 11, 2026 Rahmat Yanuar Dunia politik dalam negeri dan penegakan hukum internasional di Indonesia mendadak...
Read MoreHarga iPhone Melonjak Drastis Per Juli 2026: Intip Daftar Lengkapnya dan Tips Hemat Rawat Gawai Lama Anda July 11, 2026 Rahmat Yanuar Bagi Anda para pencinta ekosistem iOS di tanah...
Read MoreFace ID iPhone 17 Pro Error Setelah Terjatuh? Jangan Panik, Ini Analisis Teknis dan Solusi Perbaikannya di Service Apple Surabaya! July 11, 2026 Rahmat Yanuar Pernahkah Anda mengalami momen mendebarkan...
Read MoreInternet Macet Total? Ini 4 Keteledoran Pengguna yang Bikin iMac Gagal Konek Wi-Fi Rumah July 10, 2026 Rahmat Yanuar Berbeda dengan MacBook yang ringkas dan bisa Anda bawa ke mana-mana...
Read MoreBukan Rusak Permanen! Ini 4 Keteledoran Pengguna yang Bikin AirPods Mati Sebelah + Solusi Pembersihannya July 10, 2026 Rahmat Yanuar Sedang asyik mendengarkan musik favorit saat olahraga pagi, mendengarkan siniar...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions