Heboh! Elza Syarief Mundur dari Kasus Knorupsi Makan Bergizi Gratis Setelah 12 Hari

Dunia hukum dan politik tanah air kembali diguncang kabar mengejutkan. Pengacara kondang Elza Syarief secara mendadak menyatakan mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum Sony Sonjaya.

Sony merupakan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang kini berstatus tersangka. Ia terjerat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG), sebuah program nasional yang sedang hangat menjadi sorotan publik.

Keputusan ini terasa sangat instan dan dramatis. Terhitung sejak resmi ditunjuk pada Rabu (3/6/2026), Elza tercatat hanya 12 hari mendampingi tersangka kasus korupsi tata kelola makan bergizi gratis tersebut.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Tepat pada Senin, 15 Juni 2026 kemarin, sang pengacara senior memilih untuk angkat kaki dan mencabut kuasanya. Bagi pembaca setia cakwar.com yang terus mengawal berita terkini, mari kita ulas secara mendalam apa yang sebenarnya terjadi di balik layar perkara besar ini.

Alasan Utama Elza Syarief Pilih Mundur: Tuding Eks Klien Tidak Jujur

Langkah mundur yang diambil oleh seorang pengacara sekaliber Elza tentu tidak terjadi tanpa alasan kuat. Kepada awak media pada Selasa (16/6/2026), Elza secara blak-blakan membuka tabir keputusannya.

Ia menilai mantan kliennya tersebut tidak bersikap jujur atas perkara hukum yang kini sedang menjeratnya di Kejaksaan Agung. Ketidakjujuran inilah yang menjadi batasan moral bagi Elza untuk terus maju.

Menurut penuturan Elza, Sony Sonjaya sebelumnya sempat bersumpah bahwa dirinya bersih dari aliran dana haram. Namun, seiring berjalannya waktu, Elza mendapatkan informasi valid dari beberapa orang, terutama dari saksi bernama Asep.

Informasi tersebut mengungkap bahwa Sony diduga menerima aliran uang secara rutin dari Asep. Hal ini tentu bertolak belakang dengan komitmen awal mereka untuk mengajukan status Justice Collaborator (JC) demi membongkar kasus secara transparan.

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Apple Pencil Tidak Mau Konek atau Gagal Pairing ke iPad? Ini Cara Mengatasinya

Merasa Tidak Nyaman dan Diperlakukan sebagai Sosok yang “Berbahaya”

Selain faktor kejujuran klien, Elza Syarief juga mengaku merasa sangat tidak nyaman selama mengemban tugas sebagai penasihat hukum Sony. Ia mengendus adanya skenario dari pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin membatasi ruang geraknya.

Elza menuding ada upaya sistematis untuk menutup akses informasi mengenai detail perkara korupsi tata kelola makan bergizi gratis ini dari dirinya. Pihak-pihak tersebut disinyalir merasa ketakutan jika kedok mereka akan terbuka lebar di hadapan hukum jika Elza tetap memegang kasus ini.

“Saya tidak nyaman, sepertinya mereka ingin saya tidak menjadi kuasa hukumnya karena takut terbongkar kedoknya. Mereka merasa saya berbahaya dan memicu situasi agar saya mencabut kuasa,” ungkap Elza secara lugas.

Melihat gelagat yang tidak sehat tersebut, Elza memilih mengambil langkah proaktif untuk mundur sebelum didepak secara sepihak. Menariknya, selama 12 hari masa kerja tersebut, Elza mengklaim dirinya bekerja secara pro bono alias gratis demi murni membuka kasus ini agar terang benderang ke publik.

Kronologi Penangkapan Sony Sonjaya yang Dinilai Penuh Kejanggalan

Sebelum dinamika internal ini pecah, Elza sempat membeberkan kronologi penangkapan mantan jenderal polisi bintang dua tersebut yang dinilainya sangat janggal dan terburu-buru oleh tim Kejaksaan Agung.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Dalam wawancara khusus pada Selasa (9/6/2026), Elza mengisahkan bahwa rangkaian peristiwa dimulai saat Sony dijemput mendadak oleh petugas tanpa surat tugas resmi yang jelas. Merasa hak hukumnya terancam, Sony segera meminta keluarganya untuk menghubungi kantor hukum Elza Syarief.

Meskipun Elza bergerak cepat dan sudah tiba di lobi Jampidsus Kejaksaan Agung sejak pukul 10.30 WIB, aksesnya untuk mendampingi pemeriksaan dipersulit. Ia tertahan selama berjam-jam di luar ruangan dengan berbagai alasan administratif dari penyidik.

Kejutan besar terjadi pada pukul 17.00 WIB. Tanpa adanya koordinasi ataupun pemberitahuan resmi kepada tim pengacara, Sony Sonjaya diturunkan dari ruang pemeriksaan bersama dua tersangka lainnya, yaitu Dadang Hindayana dan Lodewyk Pusung. Ketiganya sudah langsung mengenakan rompi tahanan berwarna pink dan langsung digiring menuju Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Rekomendasi Cakwar.com: Link YouTube atau Instagram Selalu Membuka Browser? Ini Cara Reset Default Apps Android

Tekanan Psikologis dan Manuver Pengacara Pengganti di Dalam Rutan

Kejanggalan tidak berhenti sampai di situ saja. Saat Elza akhirnya berhasil menerobos akses untuk menemui Sony di dalam rutan pada malam harinya, ia menemukan kondisi mantan kliennya tersebut dalam keadaan sangat lelah secara fisik dan mental.

Sony mengaku sempat diisolasi dari pengacara pilihannya sendiri saat berada di dalam. Ia diarahkan oleh oknum penyidik untuk menandatangani dokumen kuasa baru kepada pengacara muda bernama Situmorang dengan dalih mempercepat proses penahanan.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, Elza menemukan adanya potensi benturan kepentingan (conflict of interest) yang sangat fatal. Pengacara bernama Situmorang tersebut ternyata merupakan kuasa hukum resmi dari tersangka lain dalam kasus yang sama, yaitu Dadang Hindayana. Beruntung, saat itu Sony secara tegas menolak manuver tersebut.

Media sosial:

 

Pengakuan Mengejutkan Sony Sonjaya: “Saya Siap Mati, Titip Anak Istri”

Di balik ketegangan hukum tersebut, sempat ada momen emosional yang terjadi antara Elza dan Sony. Sebelum isu ketidakjujuran mencuat, Sony sempat menyatakan komitmennya untuk blak-blakan membongkar seluruh mafia yang bermain dalam proyek nasional MBG ini.

Dalam sebuah obrolan empat mata, Sony bahkan sempat melontarkan kalimat yang membuat bulu kuduk berdiri. Ia menyatakan siap menanggung risiko tertinggi demi menegakkan kebenaran dalam kasus ini.

“Bu Elza, saya siap mati. Saya pesan titip anak dan istri saya,” kenang Elza menirukan ucapan mantan kliennya dengan nada sedih.

Mendengar sumpah tersebut, Elza langsung menginstruksikan Sony untuk menyebutkan seluruh nama yang terlibat di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Seluruh data komunikasi, nama pejabat, serta bukti chatting terkait jual beli titik dapur umum MBG dikabarkan tersimpan rapi di dalam ponsel milik Sony yang kini disita oleh pihak Kejagung sebagai barang bukti utama.

Profil Elza Syarief: Pengacara Senior yang Kenyang Pengalaman Perkara Besar

Mundurnya Elza dari pusaran kasus kakap ini tentu menjadi catatan baru dalam perjalanan kariernya yang panjang. Lahir di Jakarta pada 24 Juli 1957, sosok wanita berdarah Minang ini memang sudah sangat familiar di mata publik Indonesia.

Lulusan Doktor Hukum Bisnis Universitas Padjajaran dengan predikat Cumlaude ini mulai diperhitungkan di kancah hukum nasional sejak sukses menangani kasus-kasus besar keluarga Cendana pada era 1990-an. Ia pernah dipercaya langsung oleh Bambang Trihatmodjo hingga menjadi corporate lawyer pribadi bagi Tommy Soeharto.

Selain piawai menangani hukum bisnis dan korporasi, Elza juga dikenal luas sebagai pengacara langganan para selebritas papan atas Indonesia dan aktif sebagai guru besar di beberapa universitas terkemuka. Ketegasan dan sikapnya yang vokal di media massa membuatnya selalu menjadi momok yang diperhitungkan oleh lawan-lawan hukumnya.

Menatap Kelanjutan Kasus Korupsi MBG

Dengan mundurnya Elza Syarief dari jajaran tim pembela Sony Sonjaya, peta pembelaan hukum kasus korupsi tata kelola makan bergizi gratis ini dipastikan akan berubah drastis. Publik kini menunggu apakah Kejaksaan Agung mampu menjaga integritas barang bukti digital di ponsel tersangka demi menyeret nama-nama besar lain yang diduga ikut menikmati aliran dana haram tersebut.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di  cakwar.comUntuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com,” dan “jika apple anda bermasalah apapun variannya forto solusinya dan dapatkan berita terkini tentang handphone android agar tidak ketinggalan informasi teknologi terbaru” jika pembaca mencari informasi berita terkini tentang politik dalam dan luar negeri, pendidikan, teknologi, wisata, olah raga, kuliner, musik, militer dan lain-lain.  informasi berita terkini tentang politik dalam dan luar negeri, pendidikan, teknologi, wisata, olah raga, kuliner, musik, militer dan lain-lain.  

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions