Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo merasa lagi asyik diskusi atau nonton bareng karya seni, tiba-tiba harus bubar karena didatangi aparat? Kejadian ini baru saja menimpa teman-teman jurnalis dan aktivis di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026) malam lalu.
Acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi’ karya Watchdoc mendadak riuh. Bukan karena antusiasme penonton, tapi karena kehadiran personel TNI yang meminta kegiatan tersebut dihentikan. Kejadian ini langsung memancing reaksi keras dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya
Isu ini bukan sekadar soal satu judul film, tapi tentang sejauh mana ruang demokrasi kita masih terbuka. Yuk, kita bedah bareng-bareng apa yang sebenarnya terjadi di Ternate dan kenapa YLBHI sampai angkat bicara!
Kritik Pedas YLBHI: TNI Masuk Wilayah Sipil?
Ketua YLBHI, Muhammad Isnur, menilai langkah Kodim 1501/Ternate membubarkan nobar tersebut adalah bentuk intervensi yang tidak pada tempatnya. Menurut Isnur, aparat keamanan nggak punya wewenang untuk jadi “polisi selera” atau penentu apa yang boleh ditonton warga.
Artikel Lainnya:
Isnur menekankan bahwa tugas utama aparat adalah memastikan keamanan, bukan menafsirkan sebuah karya seni. Ia khawatir jika aparat terlalu jauh masuk ke wilayah ekspresi budaya, masyarakat bakal dihantui rasa takut untuk berpikir kritis.
“Demokrasi yang sehat tidak dibangun dengan pelarangan, melainkan dengan keberanian untuk membuka ruang dialog dan perbedaan pendapat,” jelas Isnur kepada media.
YLBHI juga menyoroti bahwa tindakan ini diduga melanggar UU TNI sendiri, karena sudah masuk ke urusan sipil yang seharusnya bukan domain militer. Jika pelarangan seperti ini dibiarkan, Isnur khawatir praktik intoleransi dan tindakan sewenang-wenang bakal makin kuat di negeri ini.
Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya
Baca juga artikel tentang: Vivo Y81 Tiba-Tiba Restart Sendiri? Jangan Dianggap Remeh, Ini Penyebab dan Solusi Ampuhnya!
Kronologi Pembubaran di Benteng Oranje
Gimana sih awalnya sampai acara ini dibubarkan? Jadi, acara ini diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate bersama Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Maluku Utara di kawasan bersejarah Benteng Oranje.
Berikut ringkasan kejadiannya:
Penjelasan TNI: Demi Kondusivitas dan Isu SARA
Di sisi lain, Letkol Inf Jani Setiadi punya alasan sendiri kenapa pihaknya melakukan tindakan tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil berdasarkan hasil pantauan di media sosial yang menunjukkan banyak penolakan terhadap judul film tersebut.
Pihak TNI mengklaim bahwa judul ‘Pesta Babi’ dinilai provokatif oleh sebagian masyarakat di dunia maya. Mengingat kondisi Maluku Utara yang dinilai masih sensitif terhadap isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), TNI merasa perlu mengambil langkah antisipasi.
Tempat service Device Terbaik di Surabaya:
“Saya minta kegiatan ini silakan dilanjutkan dengan diskusi (pelestarian lingkungan), itu positif. Tapi untuk pemutaran film, saya minta dihentikan agar tidak dipolitisir di kemudian hari,” ujar Jani. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kondusivitas wilayah adalah prioritas utama aparat.
Refleksi: Dialog vs Pelarangan
Sobat Cakwar, kasus ini membawa kita pada sebuah pertanyaan besar: mana yang lebih efektif menjaga keamanan, dialog atau pelarangan?
Rekomendasi Cakwar.com: Kamera iPhone Goyang Kayak Gempa? Kenali Masalah “Camera Shaking” dan Cara Ampuh Mengatasinya Tanpa Panik!
Isnur dari YLBHI berpendapat bahwa karya seni memang nggak harus disukai semua orang. Kalau ada perbedaan pandangan, seharusnya dijawab dengan kritik balik atau diskusi terbuka, bukan dengan intimidasi atau pembubaran paksa.
Berikut adalah beberapa poin insight yang bisa kita petik dari kejadian ini:
Media sosial:
Penutup
Kejadian di Ternate ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ruang publik harus dijaga agar tetap sehat. Diskusi dan perbedaan pendapat adalah vitamin bagi demokrasi. Tanpa itu, kita mungkin hanya akan hidup dalam keseragaman yang semu.
Semoga artikel ini memberikan edukasi bagi pembaca cakwar.com agar lebih paham mengenai isu hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi di Indonesia. Yuk, mari kita kawal terus demokrasi kita!
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.
Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Jusuf Kalla? Ini Klarifikasi Lengkap dan Sikap Tegasnya! May 11, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Dunia politik tanah air kembali memanas dengan...
Read MorePakar Siber Sebut Berantas Judi Online Itu Gampang! Masalahnya, Pemerintah Benar-Benar Mau atau Tidak? May 11, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Belakangan ini, pemberitaan kita lagi panas banget soal...
Read MoreKuliah di Negeri Tirai Bambu: Mengenal 2 Universitas Terbaik di China yang Jadi Rebutan Lulusan SMA Sedunia! May 11, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Baru saja lulus SMA atau...
Read MoreMenguak Fakta di Balik Film Dokumenter ‘Pesta Babi’: Sinopsis, Sosok Sutradara, Hingga Alasan Pelarangannya! May 11, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo merasa bimbang pas mau...
Read MoreKamera iPhone Goyang Kayak Gempa? Kenali Masalah “Camera Shaking” dan Cara Ampuh Mengatasinya Tanpa Panik! May 11, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih, lo lagi mau ambil...
Read MoreSelamat Tinggal Colok Jarum! Mengenal eSIM iPhone: Teknologi Masa Depan yang Bikin Hidup Pengguna Apple Makin Praktis May 11, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Masih ingat nggak zaman dulu...
Read MoreLayar iPhone Berkedip Halus? Jangan Panik Dulu, Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya di Sini! May 9, 2026 Rahmat Yanuar Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo lagi asik scrolling media...
Read MoreiPhone X Sering Mati Mendadak? Waktunya Kasih “Napas Baru” dengan Battery Replacement yang Tepat! May 9, 2026 Rahmat Yanuar Bro, lo pernah nggak lagi asik-asiknya scroll TikTok atau lagi meeting...
Read More
© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions