Heboh Anggaran Sepatu “Sekolah Rakyat” Rp700 Ribu, Brand Lokal Stradenine Buka Suara: Harga Aslinya Cuma Rp179 Ribu!

Halo Sobat cakwar.com! Pernah nggak sih lo merasa kaget pas lihat label harga barang yang jauh banget dari harga aslinya? Nah, hal inilah yang lagi bikin jagat media sosial panas dingin. Program pemerintah bertajuk Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) mendadak jadi sorotan tajam warganet.

Pemicunya? Apalagi kalau bukan soal angka. Dokumen pengadaan sepatu untuk anak sekolah ini mencantumkan pagu anggaran sebesar Rp700 ribu per pasang. Padahal, produk yang fotonya dicatut dalam rilis tersebut adalah milik brand lokal asal Surabaya, Stradenine, yang harganya di pasaran nggak sampai Rp200 ribu. Selisihnya? Rp521 ribu per pasang, Sob! Bayangkan kalau dikalikan puluhan ribu pasang, nilainya bisa bikin elus dada.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Yuk, kita bedah bareng-bareng fakta di balik kontroversi ini, biar kita nggak cuma sekadar ikut-ikutan emosi tapi juga paham duduk perkaranya.

Stradenine Klarifikasi: “Kami Nggak Jual Sepatu Seharga Itu!”

Begitu foto produknya viral disandingkan dengan angka Rp700 ribu, brand sepatu Stradenine langsung bergerak cepat melakukan klarifikasi. Melalui unggahan di Instagram resminya pada Minggu (3/5/2026), mereka menegaskan beberapa poin penting yang bikin netizen sedikit tercerahkan.

Berikut adalah poin utama dari klarifikasi Stradenine:

  • Benar Itu Produk Mereka: Stradenine mengakui bahwa foto yang beredar adalah salah satu artikel mereka.
  • Harga Asli Jauh Lebih Murah: Pihak brand menegaskan harga asli sepatu tersebut cuma Rp179.900. Jauh banget kan dari angka Rp700 ribu?

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Profil Hari Karyuliarto: Eks Direktur Gas Pertamina yang Divonis 4,5 Tahun Penjara Kasus Korupsi LNG Rp1,8 Triliun

  • Tidak Terlibat Program: Stradenine menyatakan tidak pernah menerima pesanan langsung, apalagi terlibat dalam pengaturan anggaran Rp700 ribu tersebut.
  • Visi Harga Terjangkau: Sebagai brand kebanggaan Surabaya, mereka berkomitmen menjual sepatu di rentang harga Rp100 ribu hingga Rp300 ribu saja agar bisa dijangkau semua kalangan.

Intinya, Stradenine nggak mau disangkutpautkan dengan dugaan mark-up anggaran yang lagi ramai dibicarakan. Mereka tetap konsisten jadi brand lokal yang ramah di kantong.

Gus Ipul Angkat Bicara: “Itu Baru Pagu Awal”

Melihat kegaduhan yang terjadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, langsung pasang badan. Gus Ipul menjelaskan bahwa angka Rp700 ribu yang viral itu sebenarnya adalah pagu alokasi awal.

Beliau menekankan bahwa proses pengadaan barang di pemerintahan punya mekanisme panjang. Berikut penjelasan dari Gus Ipul:

  1. Mekanisme Lelang: Angka Rp700 ribu bukanlah harga final. Melalui proses lelang transparan, harga bisa jadi jauh lebih murah dari alokasi awal.
  2. Peringatan Keras: Gus Ipul memberikan warning keras kepada jajarannya di Kemensos agar tidak main-main dengan dana bantuan siswa.
  3. Ancaman Hukum: Mantan Wakil Gubernur Jatim ini menegaskan tidak segan melaporkan anak buahnya ke pihak berwajib jika terbukti ada penyelewengan.
  4. Komitmen Integritas: Bersama Wamen, Gus Ipul berjanji tidak akan mengintervensi proses pengadaan barang demi menjaga transparansi.

 

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Mengapa Publik Begitu Sensitif Soal Ini?

Sobat Cakwar, wajar banget kalau masyarakat langsung “gaspol” melayangkan kritik. Total anggaran pengadaan sepatu ini mencapai Rp27 miliar untuk sekitar 39.345 pasang sepatu. Di tengah semangat efisiensi anggaran negara, selisih harga Rp521 ribu per pasang tentu memicu pertanyaan besar soal transparansi.

Rekomendasi Cakwar.com: Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang Misterius: Sebut Ada “Orang Penting” di Balik Layar, Bukan Sekadar Mass Report!

Insight Praktis: Mengapa Pengawasan Publik Penting?

Gus Ipul sendiri mengapresiasi peran netizen dan masyarakat dalam mengawasi anggaran ini. Tanpa “suara” dari warganet yang jeli membandingkan harga, mungkin isu ini nggak akan mendapatkan perhatian sebesar sekarang. Pengawasan publik adalah:

  • Alarm bagi Pemerintah: Agar lebih teliti dalam menyusun pagu anggaran.
  • Celah Transparansi: Mendorong pemerintah untuk lebih detail menjelaskan spesifikasi teknis barang.
  • Pilar Demokrasi: Memastikan uang pajak kita benar-benar kembali ke rakyat dalam bentuk manfaat yang maksimal.

 

Media sosial:

 

Solusi ke Depan: Kawal Bersama Sampai Tuntas!

Gus Ipul sudah mengajak masyarakat untuk ikut mengawal detail harga ini sampai proses lelang selesai. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk melihat apakah mekanisme lelang benar-benar bisa menekan harga menjadi lebih rasional, atau justru tetap bertahan di angka yang bikin dahi berkerut.

Jangan lupa, tujuan mulia dari Sekolah Rakyat adalah mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sangat disayangkan jika niat baik ini harus ternoda oleh urusan teknis pengadaan yang kurang rapi. Mari kita kawal terus perkembangannya agar anak-anak didik kita mendapatkan sepatu terbaik dengan harga yang jujur.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions