Tragedi di Jagakarsa: Kesaksian Sekuriti Ungkap Detik-Detik Kebakaran Maut di Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Halo Sobat cakwar.com. Kabar duka menyelimuti dunia birokrasi kita. Musibah kebakaran hebat melanda rumah pribadi Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, pada Jumat (8/5/2026). Peristiwa yang terjadi di Perumahan Tanjung Barat Indah, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini menyisakan duka mendalam karena sang pemilik rumah dinyatakan meninggal dunia.

Banyak dari kita mungkin bertanya-tanya, bagaimana bisa api begitu cepat menjalar hingga memakan korban jiwa? Harpen (36), petugas keamanan atau sekuriti yang berjaga di lokasi, membeberkan kronologi mencekam saat jago merah mulai mengamuk di lantai empat bangunan tersebut.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Mari kita simak ulasannya agar kita bisa mengambil pelajaran penting soal keamanan rumah dan mitigasi bencana kebakaran dari kejadian ini.

Panggilan Telepon Penuh Kepanikan dari Lantai Atas

Jumat itu awalnya berjalan normal bagi Harpen. Sebagai petugas keamanan, ia berjaga di posnya yang berada di lantai bawah. Menurut Harpen, saat kejadian ada empat orang yang sedang beraktivitas di lantai empat, termasuk Haerul Saleh bersama tiga orang lainnya bernama Vanes, Alo, dan Anto.

Ketegangan dimulai ketika ponsel Harpen berdering. Itu adalah telepon dari Vanes. Saat diangkat, bukan sapaan yang diterima Harpen, melainkan suara teriakan panik yang memekakkan telinga dari lantai atas.

Tak lama setelah telepon itu, dua orang lainnya, Alo dan Anto, berlari turun tangga dengan napas tersengal-sengal. Mereka berteriak memberi tahu bahwa ada kebakaran di lantai atas. Suasana yang tadinya tenang berubah drastis menjadi kekacauan total dalam hitungan detik.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Xiaomi Redmi Note 7 Restart Terus? Jangan Buru-Buru Ganti HP, Ini Solusi Service Mesin Terpercaya di Surabaya!

Miskomunikasi Fatal dan Upaya Pemadaman yang Terbatas

Dalam situasi darurat, sering kali informasi yang tidak lengkap menjadi kendala besar. Harpen mengaku awalnya ia mengira Haerul Saleh sudah berhasil keluar bersama Alo dan Anto. “Saya kira Bapak sudah keluar, ternyata Bapak belum keluar,” tuturnya dengan nada penuh penyesalan.

Begitu menyadari bahwa sang majikan masih terjebak di tengah kepungan api, Harpen dan yang lainnya langsung bergegas naik ke lantai atas. Mereka mencoba melakukan perlawanan terhadap api dengan peralatan seadanya.

Sayangnya, mereka menghadapi kendala klasik yang sering terjadi di rumah pribadi:

  • Kapasitas Alat Pemadam: Mereka menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) berukuran kecil.
  • Jumlah yang Tidak Memadai: Meski APAR tersedia di rumah tersebut, jumlahnya tidak cukup untuk menjinakkan api yang sudah terlanjur membesar di lantai empat.
  • Akses dan Asap: Api yang bersumber di lantai paling atas membuat proses evakuasi dan pemadaman mandiri menjadi jauh lebih sulit.

 

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Pentingnya Mitigasi Kebakaran di Rumah Bertingkat

Sobat Cakwar, tragedi ini menjadi pengingat keras bagi kita semua. Memiliki rumah megah atau bertingkat tentu membanggakan, namun risiko kebakarannya pun jauh lebih tinggi. Titik api di lantai atas sering kali sulit dideteksi oleh mereka yang berada di lantai bawah jika tidak ada sistem alarm yang memadai.

Belajar dari kasus di rumah Haerul Saleh, APAR kecil saja tidak cukup untuk memproteksi rumah dengan area yang luas. Diperlukan perencanaan keamanan kebakaran yang lebih matang, seperti pemasangan sensor asap (smoke detector) dan penyediaan tabung pemadam berukuran besar (minimal 6-9 kg) di setiap lantai.

Kita juga perlu rutin melakukan simulasi mandiri. Miskomunikasi seperti yang dialami Harpen—di mana ia mengira korban sudah keluar—sebenarnya bisa dihindari jika setiap penghuni rumah tahu jalur evakuasi dan titik kumpul yang jelas.

Rekomendasi Cakwar.com: Realme X2 Pro Kamu Cepat Lowbat? Jangan Buru-buru Ganti HP, Ini Solusi Baterai Drop Cepat yang Ampuh!

Insight Praktis untuk Keamanan Rumah Anda:

Agar kejadian serupa tidak terulang, berikut tips praktis yang bisa Anda terapkan sekarang juga:

  1. Cek Kondisi Listrik: Kebanyakan kebakaran rumah di Jakarta dipicu arus pendek. Pastikan instalasi listrik di lantai atas tidak mengalami beban berlebih.
  2. Sediakan APAR di Tiap Lantai: Jangan hanya menaruh pemadam di dapur lantai bawah. Setiap lantai, terutama area kamar, wajib punya akses cepat ke alat pemadam.
  3. Pasang Detektor Asap: Alat ini harganya relatif terjangkau tapi sangat vital untuk memberi peringatan dini, terutama saat penghuni sedang tidur atau berada di lantai berbeda.
  4. Komunikasi Darurat: Pastikan semua asisten rumah tangga atau sekuriti tahu nomor telepon darurat Damkar (112) dan memiliki akses kunci darurat.

 

Media sosial:

 

Kesimpulan: Doa dan Pelajaran untuk Kita Semua

Kepergian Haerul Saleh adalah kehilangan besar bagi institusi BPK dan negara. Tragedi ini bukan sekadar berita duka, tapi juga “alarm” bagi kita semua untuk lebih peduli pada sistem keamanan rumah. Nyawa jauh lebih berharga daripada estetika bangunan.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan semoga kita semua semakin waspada terhadap potensi bahaya di sekitar kita. Selamat jalan, Pak Haerul Saleh.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions