Longsor Bukit Kedaluh Jalur Wisata Penanjakan Bromo, Tujuh Motor Wisatawan Tertimbun

Hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan Tosari sejak Selasa pagi hingga Rabu dini hari memicu longsor di jalur wisata menuju Penanjakan Bromo. Tebing di Bukit Kedaluh, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, ambrol pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Material tanah dan batu menutup badan jalan dan menimbun tujuh sepeda motor milik wisatawan.

Peristiwa longsor di jalur wisata Penanjakan Bromo ini sempat melumpuhkan total akses dari Wonokitri menuju titik favorit wisatawan untuk menikmati matahari terbit di kawasan Gunung Bromo. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material dan antrean kendaraan tak terhindarkan.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Kronologi Longsor di Bukit Kedaluh

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan longsor terjadi setelah kawasan Tosari diguyur hujan deras disertai angin kencang dalam durasi cukup panjang.

“Longsor terjadi sekitar pukul 01.00 WIB setelah kawasan Tosari diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak Selasa pagi hingga Rabu dini hari,” ujarnya.

Di Bukit Kedaluh, tebing sepanjang kurang lebih 20 meter dengan tinggi sekitar 10 meter ambrol. Material tanah bercampur batu langsung menutup badan jalan, membuat kendaraan tidak bisa melintas.

“Korban jiwa nihil. Namun ada tujuh unit sepeda motor milik wisatawan yang tertimbun material longsor di Bukit Kedaluh,” kata Sugeng.

Saat kejadian, sebagian besar wisatawan sudah berada di sekitar lokasi untuk menunggu momen sunrise. Beruntung, tidak ada pengendara yang sedang melintas tepat di titik longsor ketika tebing runtuh.

Jalur Wisata Lumpuh dan Antrean Mengular

Akibat longsor tersebut, jalur wisata dari Wonokitri menuju Penanjakan sempat lumpuh total. Kendaraan roda dua dan roda empat tertahan di kedua sisi jalan, memicu antrean panjang di tengah suhu dingin khas pegunungan.

Penanjakan sendiri dikenal sebagai salah satu spot utama untuk menikmati panorama matahari terbit dengan latar Gunung Bromo dan hamparan lautan pasir. Setiap hari, terutama musim liburan dan akhir pekan, ratusan kendaraan wisatawan memadati jalur ini sejak dini hari.

“Material longsor menutup badan jalan sehingga jalur tidak bisa dilalui sementara waktu. Kami fokus pada pembersihan dan evakuasi kendaraan yang tertimbun,” jelas Sugeng.

Petugas BPBD bersama warga setempat langsung melakukan pendataan serta proses evakuasi sepeda motor yang tertimbun. Alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material tanah dan batu.

.Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉Baca juga artikel tentang: Lima Pelaku Curanmor Bersenpi Rakitan Diringkus Polsek Kelapa Dua di Ruko Fifth Avenue Tangerang

Longsor Susulan di Bukit Dingklik

Tidak hanya di Bukit Kedaluh, longsor juga dilaporkan terjadi di Bukit Dingklik yang lokasinya tidak jauh dari titik pertama. Namun, di lokasi tersebut tidak ada laporan kerugian material maupun korban.

Tim BPBD Kabupaten Pasuruan diterjunkan untuk melakukan asesmen menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan stabilitas tebing di sekitar jalur wisata dan mengantisipasi potensi longsor susulan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil Tosari. Tim kami diterjunkan untuk assessment dan percepatan penanganan agar jalur wisata bisa segera dibuka kembali,” tegas Sugeng.

Langkah koordinasi lintas instansi menjadi krusial mengingat jalur ini merupakan akses utama menuju kawasan wisata Bromo dari sisi Pasuruan.

Faktor Cuaca dan Kerentanan Lereng

Wilayah Tosari dan Wonokitri memang berada di kawasan perbukitan dengan kontur tanah yang cukup curam. Curah hujan tinggi dalam waktu lama berpotensi melemahkan struktur tanah, terlebih jika drainase alami tidak mampu menampung debit air.

Secara umum, musim hujan kerap meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang. Di daerah pegunungan, pergerakan tanah bisa terjadi secara tiba-tiba ketika lapisan tanah jenuh air.

BPBD mengingatkan bahwa perubahan cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir perlu menjadi perhatian bersama. Intensitas hujan yang tinggi dalam durasi panjang menjadi salah satu pemicu utama longsor di kawasan rawan.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Dampak terhadap Sektor Pariwisata

Kawasan Bromo merupakan salah satu destinasi unggulan Jawa Timur yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Akses menuju Penanjakan menjadi jalur vital karena menjadi titik favorit untuk menikmati panorama matahari terbit.

Gangguan akses akibat longsor tentu berdampak sementara terhadap aktivitas wisata. Namun, pemerintah daerah memastikan penanganan dilakukan secara cepat agar operasional wisata bisa kembali normal.

Para pelaku usaha lokal, seperti penyedia jeep wisata, homestay, dan warung makan, juga berharap jalur segera dibuka kembali. Aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Wonokitri sangat bergantung pada kunjungan wisatawan.

Rekomendasi Cakwar.com: Messi Jadi Korban Invasi Suporter di Puerto Rico, Inter Miami Menang 2-1 atas Independiente del Valle

Imbauan untuk Wisatawan dan Warga

BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat dan pengunjung yang hendak menuju kawasan Bromo agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah perbukitan.

Wisatawan disarankan memantau informasi cuaca dan kondisi jalur sebelum berangkat. Selain itu, pengelola wisata diharapkan aktif memberikan pembaruan situasi kepada calon pengunjung untuk menghindari penumpukan kendaraan di area rawan.

Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri melintas jika kondisi jalan belum dinyatakan aman oleh petugas. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dibanding mengejar momen wisata.

Media sosial:

 

Upaya Pemulihan dan Antisipasi Ke Depan

Hingga proses pembersihan berlangsung, petugas fokus pada pembukaan badan jalan dan evakuasi kendaraan terdampak. Setelah jalur kembali bisa dilalui, asesmen lanjutan akan dilakukan untuk memastikan tidak ada retakan atau potensi longsor susulan di tebing sekitar.

Pemerintah daerah juga mempertimbangkan langkah mitigasi jangka panjang, seperti penguatan tebing dan peningkatan sistem drainase. Edukasi kepada masyarakat dan pelaku wisata terkait kesiapsiagaan bencana turut menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam kawasan Bromo juga menyimpan potensi risiko bencana, terutama saat musim hujan. Kesiapan infrastruktur dan kewaspadaan semua pihak menjadi kunci agar sektor pariwisata tetap berjalan aman dan berkelanjutan.

Perkembangan penanganan longsor di jalur wisata Penanjakan Bromo akan terus dipantau. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar peristiwa daerah, bencana alam, dan isu aktual lainnya, pembaca dapat mengikuti artikel menarik lainnya di media digital cakwar.com.

VIDEO:

Utk sementara waktu HINDARI BEPERGIAN KE BROMO DIMUSIM PENGHUJAN

 

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions